REY (ISTRI KEMBAR CEO  1 )

REY (ISTRI KEMBAR CEO 1 )
71 tidak terkendali


__ADS_3

Amin mengepalkan tangan nya , tidak menyangka Ridwan menyelidiki kehidupan nya sejauh itu , apa pula maksud dia dengan semua ini .


"Orang orang seperti presdir king belum tentu menerima wanita yang telah mempunyai anak , walau itu anak kandung sendiri , mereka kebanyakan hanya mempermainkan wanita ."..


"Kamu terlalu banyak berpikir . Aku dan presdir king tidak punya hubungan apa apa . Hubungan kami hanya sebatas karyawan dan atasan , dan kebetulan aku sekretarisnya .dan bagaimana aku bisa sampai di sini , itu hanya sebagai pasangan nya menghadiri pesta ." jelas Amin .


Ridwan merasa rongga dadanya telah di penuhi oleh udara segar .ia lega setelah mendapat jawaban dari Amin . Seperti harapan yang telah terkubur kembali bangkit dan memberinya kesempatan lagi .


"Apa aku boleh pergi sekarang ." ucap Amin .


Ridwan segera menggeser badan nya . Memberi jalan untuk amin , tanpa banyak membuang waktu lagi , amin segera pergi meninggalkan Ridwan sendirian di balkon tersebut .


Setelah kepergian Amin , tidak lama kemudian amanda datang dengan menggendong Jefri . Ridwan swmpat terlonjak ia khawatir Amanda mengetahui pertemuan nya dengan Amin . Tapi di lihat dari raut wajah dan tempramen nya , sepertinya amanda tidak mengetahuinya .


"Ridwan , aku mencarimu ke mana mana , ternyata kamu ada di sini , sejak tadi jefri mengeluh mual dan aku menemani nya di kamar mandi sangat lama . Sepertinya dia terlalu lelah bermain . Bagaimana kalau kita pulang lebih awal saja ." ucap Amanda .


Ridwan melirik ke dalam kerumunan pesta dan kemudian menganggukan kepala ." baiklah kita pulang ." jawab Ridwan .


***


Di dalam ballroom , Amin duduk seorang diri di sudut ruangan menyaksikan ke ramaian pesta di sana . Karena tidak ada yang dia kenal , jadi ia merasakan kebosanan . Bahkan ketika ia ingin melakukan sesuatu pun ia urungkan .


"Nona bisa kita beesula ."


Amin mengangkat wajahnya , dan ia melihat sepasang orang paru baya telah berdiri di sampingnya . Mereka berdua telah membawa gelas yang berisi wine ingin bersula dengan nya .


Sebenarnya Amin ingin menolak karena ia tidak terbiasa dengan minuman berakohol , tapi karena mempertimbangkan nama baik King , dia tidak mungkin menolaknya .


"Tidak masalahkan kalau hanya minum sedikit ." gumam Amin sedikit ragu .tapi pasangan paru baya itu terus menyodorkan gelas wine nya membuat amin tidak bisa menolaknya

__ADS_1


Pada akhirnya Amin menghabiskan segelas wine , demi menjaga nama baik king .tapi , amin benar benar meremehkan pengaruh alkohol terhadap dirinya .hanya beberapa menit setelah meneguk wine . Wajahnya tampak memerah dan matanya sedikit berat .


"Oh tidak ,kenapa aku terlalu payah dalam hal ini .? Padahal baru sat gelas ." gumam Amin . Kemudian bangkit dari kursinya .ingin pergi ke toilet untuk mencuci wajahnya .


Mungkin dengan mencuci wajahnya akan membuatnya lebih sadar , namun setelah melakukan nya ia tau itu hanya tindakan sia sia .Amin melihat wajahnya dari pantulan cermin


"Seharusnya aku tidak menyentuh minuman beralkohol. Aku terlalu ceroboh ." Amin kembali membasuh wajahnya . Setelah membasuh wajahnya berulang kali ,Amin ingin kembali ke ruangan dansa .


Dengan langkah yang agak sempoyongan , dia berjalan dengan sangat hati hati , ia tidak mau jatuh tersungkur .


Pada saat yang sama seorang pria memperhatikan Amin , sejak keluar dari toilet wanita .tatapan matanya yang tajam , tapi lembut . Pastinya akan menghipnotis banyak wanita yang melihatnya .


Ketika melihat Amin , tampak kening pria berjas hitam itu mengerut . Dia lalu melangkah menghampiri Amin dengan langkahnya yang lebar .


"siti Aminah .kamu benar benar menarik . Baru saja aku tinggal sebentar , kamu sudah seperti ini ."


"Ayo kita kembali , aku akan mengantar mu pulang .c king meraih tangan Amin hendak membawanya pergi . Tapi reaksi amin saat mabuk tidak dapat di kendalikan oleh akal sehat . Bukannya mengikuti langkah King , dia malah masuk ke dalam pelukan nya .


King terkejut hingga tidak bisa berkata kata . Dia mencoba menarik Amin . Tapi wanita itu malah memainkan tangan nya bergerak naik dan turun , di sekitar perut king .


"Siti aminah ,kamu sedang bermain main dengan api ." ucap King . Biasanya King tidak pernah tergoda oleh rayuan wanita , tapi entah kenapa saat amin yang menggodanya ia bisa bereaksi . Pertahanan nya bisa runtuh seketika .Suaranya sedikit serak dan nafasnya memburu .


"Siti aminah ,kamu ...


King menangkup wajah amin menatap sepasang mata yang telah berkabut .Bibirnya begitu merekah seakan mengundangnya untuk menikmati .


Tapi keberuntungan tidak berpihak padanya , tiba tiba amin muntah di jasnya . Setelah mengeluarkan semua isi perutnya amin kehilangan kesadaran nya dan pingsan dalam pelukan King .


Sementara king hanya bisa berdecak melihat jasnya penuh dengan muntahan amin .

__ADS_1


"Wanita ini ....apa dia tidak bisa menjaga diri sendiri ? Gumam king .


Entah kenapa King merasa kesal , bukan karena Amin muntah di jasnya . Tapi kesal karena amin sembarangan pingsan .


Beruntung setelah ia selesai pertemuan dengan Tuan Arnol ,king keluar dan langsung mencarinya .jika ia datang terlambat dan ada pria lain , apa dia masih akan pingsan setelah melakukan semua itu .


King segera menghubungi Haris agar segera bersiap di depan pintu keluar menunggunya . Setelah itu King segera membopong Amin pergi dari sana .


Dan Haris juga sudah bersiap menunggu kedatangan King .ketika melihat King datang membopong Amin , Haris dengan inisiatif segera membukakan pintu belakang .


"Tuan apa yang terjadi dengan Nona Amin ." tanya Haris yang penasaran


King segera melepas jasnya setelah duduk di dalam mobil ." tidak tau pasti apa yang terjadi , yang pasti wanita bodoh ini telah mabuk dan tidaknsadarkan diri ." jawab King


"Tuan kemana kita akan pergi ." tanya Haris .


King diam dan berpikir sebentar . Sebenarnya ia ingin sekali mengantar amin pulang ke rumahnya , tapi sejatinya ia tidak tau oasti letak rumah Amin .


"Pulang ke villa ."


Haris mengedipkan matanya beberpa kali mendengar tuan nya akan membawa amin pulang ke villa . Dimana villa ini adalah tempat tinggal tuan nya seumur hidupnya . Dan selama ini dia tidak pernah membawa wanita pulang ke villanya .


Wanita yang memasuki Villanya hanyalah petugas atau Artnya saja .malam ini adalah malam pertama villa tuan nya kedatangan seorang wanita . Dan wanita itu di bawa swndiri oleh Tuan nya .


"Sepertinya posisi Nyonya samudra benar benarv telah di tentukan ." gumam haris dalam hati .


King benar benar membawa amin pulang ke villa pribadinya . Setelah sampai di Villa king langsung membopong amin masuk ke dalam villa dan langsung naik ke lantai dua .


Bibi idah kepala pengurus di Villa terkejut hingga mematung di depan pintu ,saat melihat king pulang dengan membopong seorang wanita .kejadian ini merupakan sebuah keajaiban bagi orang orang terdekat King

__ADS_1


__ADS_2