
Waktu telah menunjukan hampir tengah malam King terbangun oleh suara berisik orang orang di depan rumah bunda nya . King telah tidur seharian penuh ,ia merasa hari itu adalah hari ternyeyak dalam tidur nya selama ini .
King membuka matanya , makam bundanya juga terlihat begitu indah dengan hiasan lampu warna warni . Tapi ia engan untuk beranjak dari posisi tidurnya . Ia kembali memejamkan matanya , king merasakan kehangatan yang belum pernah ia rasakan dalam tidurnya selama ini .
"Haris , Kenapa brisik sekali .kalian menganggu tidur nyenyak aku yang tidak pernah aku rasakan selama ini ." ucap King . Rafael yang sebenarnya mendekap king dalam pelukan nya , hatinya terasa sakit mendengar ucapan putranya.
"Tuan muda , aku tau , kalau tuan muda mau berdamai dengan masa lalu , kenyaman ini akan tuan muda dapatkan setiap hari ." ucap Haris .
"Omong kosong apa kamu ." ucap King .
"Tuan muda , apa sebenarnya yang tuan muda inginkan sekarang , katakan sebagai permintaan di hari ulang tahun tuan muda siapa tahu akan di kabulkan ." ucap haris .
"Apa mungkin , aku ingin kehangatan ini dalam setiap tidurku , tapi apa mungkin aku dapatkan , selama dia tidak pernah mengetahui kehadiran ku di dunia ini . Aku capek , aku lelah berharap , aku selalu di tuntut oleh diriku sendiri untuk melindungi kakak aku yang kesehatan nya bermasalah , aku selama ini berusaha untuk dewasa , Ayah , bunda ." isakan tangis king mulai kedengaran .
Mereka semua yang mendengarkan keluh kesah king hanya bisa menahan haru dan sedih serta ucapan maaf dalam hati mereka , Malik yang menyaksikan itu di layar cctv ikut menahan sakit .Aisyah yang berada di sampingnya menghapus air mata sendiri juga air mata suaminya .
Hambali memasang layar proyektor di ruangan Malik seperti sedang menonton layar bioskop . Mutmainah yang mendorong Abu rizal duduk di kursi roda bertemu dengan silvia yang mendorong rojak ingin bertemu dengan Malik , mereka bertemu di depan pintu ruangan Malik , bertepatan dengan Hambali yang membuka pintu .
Hambali mempersilahkan mereka masuk dengan memberi isyarat agar mereka tidak berisik . Aisyah dan malik duduk di kursi roda membelakangi pintu .
"Maafkan Ayah bang ." ucap Rafael sambil mengeratkan dekapan nya pada King . Spontan King membuka kelopak matanya terkejut , tangan nya berusaha membuka tangan Rafael yang melingkar di perutnya .
"Maafkan Ayah , yang tidak pernah mengetahui kehadiran Abang dan princes di dunia ini . Beei Ayah kesempatan , pelukan Ayah ini adalah pelukan pertama Ayah untuk anak anak Ayah . Selama ini pangeranlah yang memeluk Ayah bukan Ayah ." ucap Rafael .
"Kenapa , Apa karena kita lahir dari wanita yang Ayah cintai .-.
"Bukan begitu Bang ." potong Rafael . Rafael membalik badan King untuk menghadap dirinya .
__ADS_1
"Bukan Ayah tidak mencintai bunda Rey , tapi Ayah sedang menghukum diri Ayah sendiri . Ayah merasa tidak pantas menjadi Ayah kalian . Karena Ayah tak sedewasa dirimu yang hari ini baru menginjak umur tujuh tahun , tapi sudah mampu berperan sebagai orang tua , melindungi kakaknya .Tidak seperti Ayah baru mendengar sepatah kata dari orang lain . Ayah langsung kabur meninggal kan bundamu yang masih mengandung kalian ." ucap Rafael .
"Maaf ." King langsung bangun dari tiduran nya .
"Kenapa , Apa Abang tidak bisa memaafkan Ayah ." tanya Rafael , king menggelengkan kepalanya .
"Kenapa , Ayah tidak memeluk kakak lebih dulu , padahal King sudah susah payah mempertemukan kalian , King tidak mau di katakan lagi sebagai adik durhaka .-
"Memang kamu adik durhaka ." sahut Princes .
"hah dia telah mengumpat aku lagi , seberapa besar pengorban aku tidak ada harganya di mata dia ." gumam king .
"kalau kamu bukan adik durhaka , kamu tidak akan pergi tinggalkan aku begitu saja ." tambah inces .
"Aneh , padahal dia di kota kembang , kenapa aku masih bisa dengar omelan dia , Haris besok antar aku ke dokter HT ." ucap king .
King memandang ke arah angkasa karena merasa ada sesuatu yang jatuh dari atas , kelopak bunga .
"Abang leon , happy bestday ." ucap pangeran sambil berlari menubruk King . King yang belum kembali kesadaran nya tak dapat menahan tubuh nya . Rafael dengan gesit menangkap tubuh kedua putra dan memeluknya dengan erat .
"Happy bestday putra putra Ayah ." bisik Rafael . Tiba tiba pangeran terisak .
"Abang jahat , kenapa Abang tidak bilang kalau Abang adalah Abang kandung pangeran , Abang tau selama ini pangeran kesepian , walau ada Ayah di samping pangeran ." ucap Pangeran di sela sela isakan tangisnya .
"Maaf kan Abang , abang belum siap dan tidak tau apa yang terjadi bila Abang mengatakan siapa Abang yang sesungguhnya ." ucap King .
"Pangeran jangan salahkan Abang king , semua ini salah Ayah ." ucap Rafael sambil mengecup kening kedua putranya .
__ADS_1
"Di mana princes ." tanya King kemudian .
"Sekarang kamu baru ingat kakakmu , adik durhaka ." ucap princes .
"princes , jangan biasakan berbicara arogan , princes seorang putri berbuatlah seperti seorang wanita yang elegan . Maaf bila Ayah selama ini tidak pernah menjalankan tugas dan kewajiban seorang Ayah , tapi sudah berani bicara seperti ini ." ucap Rafael , princes segera menunduk kan kepalanya dalam bopongan kyowo .
King dan pangeran mengulurkan tangan nya , kyowo paham arti uluran tangan itu .kyowo meletak kan princes di antara King dan pangeran . King dan pangeran segera memeluknya . Rafael mengelus kepala ketiga Anaknya satu persatu dengan kecupan di kepala mereka .
"Maafkan Ayah , Ayah janji mulai sekarang Ayah akan memprioritaskan kalian ." ucap Rafael sambil mendekap ketiga anaknya .
"Princes Hari ini , hari kejutan untuk King , hari terbahagia king ." ucap King .
"King maafkan princes yang telah merepotkan kamu selama ini .seharusnya princes yang menjaga dan memberi perhatian pada king , tapi .-
"Sudah jangan ingat masa itu , kita mulai lembaran bari di hari ulang tahun kita ini ." ucap King .
"King , pangeran , Ayah terimakasih atas kasih sayang kalian dan cinta Ayah . Ayah princes titip king .-
"princes ..
"Ayah dengar kan princes , princes sudah putuskan akan menjalani hidup bersama uncel calon suami , maka mulai hari ini princes akan mengikuti kemana uncel calon suami berada ." ucap princes .Rafael menatap kyowo , kyowo hanya menganggukan kepalanya .
"Tuan jangan cemas , setelah semua masalah terselesaikan saya akan bawa princes kembali ke korea ." ucap kyowo .
"Kenapa harus kembali ke korea ."tanya Rafael .
"Karena saya asli korea tuan ." jawab kyowo .
__ADS_1
"Tapi..
"Nak , kamu jangan cemas , Abi dan umi ,juga kakek abu juga akan tinggal di korea jadi jangan cemaskan princes , kalau kamu kangen datang menemuinya ." ucap abdullah ,Dengan berat hati Rafael menganggukan kepalanya .