REY (ISTRI KEMBAR CEO  1 )

REY (ISTRI KEMBAR CEO 1 )
37 seseorang meracuni minuman nya .


__ADS_3

Seorang perawat datang mengantar hasil pemeriksaan Maxsim . Seperti sebelum sebelumnya kalau keadaan Maxsim karena di sebabkan karena kekebalan tubuh Maxsim yang lemah .


Amin sudah pernah berkonsultasi dengan sungguh sungguh terhadap dokter rumah sakit tapi hasilnya tetap sama seperti yang sekarang tertulis dalam kertas hasil pemeriksaan Maxsim .


"Mama axsim ingin pulang ." dengan suara yang merengek manja Maxsim menarik narik lengan Amin .


"iya kita pulang sekarang axsim ." ucap Amin , setelah memastikan keadaan Maxsim ,Amin di perbolehkan untuk membawa Maxsim pulang .


"Min lihat itu mobil pria yang antar aku dan Maxsim ke rumah sakit tadi , dan aku juga belum ucapkan terimakasih , karena buru buru harus langsung membawa Maxsim ." ucap Julia sambil menunjuk ke mobil mayback hitam yang terparkir di depan rumah sakit .


Amin ingin mendekati mobil itu tapi , mobil itu keburu pergi lagi sebelum amin melangkahkan kakinya ." padahal aku hanya ingin mengucapkan terimakasih saja ." gumam Amin dalam hati .


***


Mobil mayback hitam milik King memasuki sebuah hotel bintang lima setelah meninggalkan rumah sakit .Haris turun membukakan pintu untuk king .mereka berdua langsung menuju ke lantai paling atas hotel itu . Kamar president suit .


" Haris , kamu sewa kamar hotel apa untuk ku ." ucap King menatap Haris dengan tegas , sambil melangkah masuk ruang vvip itu . IA merasa kecewa karena kamar hotel yang haris pesan tidak sesuai dengan ekspetasinya .


"Sangat buruk , bahkan tempat seperti ini yang di bilang terbaik . Lelucun macam apa coba ." ucap king sambil memeriksa semua sudut ruangan yang tidak memiliki fasilitas yang sama dengan tempat tinggalnya .


"Bagaimana bisa tuan membandingkan , fasilitas hotel kota kecil ini dengan fasilitas kediaman anda , kalau saya lihat mungkin harga hotel ini tidak sebanding dengan lampu gantung rumah Anda ." gerutu Haris dalam hati . Ia tidak berani terang terangan memprotes King .


   " Jika tuan tidak menyukai tempat ini . Kita bisa pergi ke tempat yang lain..


" Tidak perlu , aku yakin kualitas hotel yang lain pasti juga sama , aku malas untuk pindah ." jawab king .


Haris hanya membatin sambil tersenyum . Dia benar benar tidak habis pikir dengan sikap tuan nya , Haris jadi bertanya tanya ."Apa semua orang kaya mempunyai penilaian dan pemikiran yang sama seperti tuanya , tidak penilaian itu hanya berlaku pada tuan king putra rafael samudra . Penerus kerajaan bisnis menteng samudra group .

__ADS_1


"Haris bagaimana dengan tugas mu ." tanya King tiba tiba membuat Haris menunduk seketika .


"maaf tuan , kami sedang berusaha ." jawab Haris .


King mendengus , ia benar benar di buat kecewa . Selalu di buat kecewa dengan jawaban yang sama , semenjak mengurus bisnis menteng yang sangat membuat dirinya sibuk . Tidak bisa lagi terjun sendiri melacak keberadaan wanita yang telah ia rengut keperawanan nya malam itu .


" ini sudah hampir empat tahun , aku hanya menyuruhmu mencari seorang wanita , sampai kapan kalian akan berusaha ." ucap king .


"Yah ini kan salah tuan sendiri sembarangan meniduri seorang wanita yang tidak di kenal , sekarang malah menyalahkan kami . " gumam Haris yang masih tetap diam di depan King .


"Maaf tuan , kami tidak bisa memastikan sampai kapan tugas kami selesai . Yang pasti kami masih mengumpulkan data data yang ada di rumah sakit ibu kota , dan mengumpulkan semua data tentang kelahiran bayi di bulan maret tiga tahun yang lalu ." jawab Haris .


"Sampai sekarang kami belum bisa menemukan hasil tes DNA yang cocok dengan anda tuan . Jadi saya berharap anda untuk bersabar ."tambah haris seakan minta keringanan kepada tuan nya .


King hanya diam duduk tanpa menghiraukan ucapan Haris . Tapi tatapan matanya lurus kedepan , terlihat dengan jelas sekali Aura yang dingin dan mencekam .


Mereka berlomba lomba untuk mendapatkannya , tapi tidak pernah ia sangka di pesta kerajaan nya malam itu ada seseorang yang meracuni minuman nya dengan obat perangsang .


King merasakan keanehan itu dan segera pergi meninggalkan ruangan pesta . Dan meminta Haris untuk memesan sebuah kamar .Dengan membawa sebuah kartu electronik ia berjalan menyusuri lorong deretan kamar kamar di hotel itu King sampai di sebuah pintu kamar yang ia anggap kamarnya .


Saat king memasuki kamar itu , king sangat terkejut karena di dalam kamarnya ada seorang wanita . Ia mengira wanita itu di kirim oleh Haris , sehingga tanpa banyak bicara King langsung menyalurkan hasratnya yang sudah tak terkontrol .


Hingga King menyadari jika wanita yang telah ia tiduri bukan wanita yang di kirim oleh Haris , itu kesalahan dirinya yang salah memasuki kamar , Dimana mana wanita itu masih perawan .


"Tuan , tuan king ." sapa Haris membuyarkan lamunan King . King menoleh menatap Haris .


"Kenapa kamu masih di sini , pergilah biarkan , aku ingin sendiri . Bila butuh sesuatu aku akan menghubungimu " ucap King membuat mulut Haris terkunci seketika mendengar ucapan king . Tapi Haris tetap berusaha untuk tersenyum dan menunduk sebentar sebelum keluar meninggalkan King untuk sendiri .

__ADS_1


Namun tidak di pungkiri Haris mengeluh di dalam hati ." oh Tuan king yang terhormat , asistenmu ini baru saja ngomong panjang lebar , tapi sedikitpun tak ada yang kamu dengarkan ."


Setelah Haris telah pergi , king meraba sudut bibirnya ." Aku tidak mengingat wajahnya. Tapi aku masih mengingat dengan jelas manis rasa bibirnya ."


Seorang King penerus menteng samudra group begitu buruk oleh seorang wanita . Jika ada seseorang yang mendengarnya Pasti tidak akan percaya jika itu CEO menteng samudra group yang terkenal . Tapi itulah yang terjadi king terpikat oleh seorang wanita yang telah ia renggut pengalaman pertamanya


***


Sementara di apartemen Amin . Amin menghampiri julia dengan minuman di tangan nya .


"Bagaimana apa axsim sudah tidur ." tanya julia yang berdiri menghampiri Amin .


"Dia akan sangat susah tidur , jika dia sakit , dia akan sangat manja sekali ." ucap Amin .


"Dia pasti sifat kamu menurun padanya , kamu kan ibunya ." ucap Julia . Amin meletak kan tangan nya di bawah dagu , berpikir sesaat .


"Bukan , aku tidak seperti itu ." bantah Amin .


"hemm ....kalau begitu menuruni dari sifat Ayahnya dong .....uop ? Julia segera menutup mulutnya saat menyadari dirinya keceplosan .


"Maaf aku tidak bermaksud . Menginggatkan luka lamamu ." ucap Julia .Amin hanya tersenyum bersikap seakan tidak mendengar apa yang di katakan oleh Julia . Ia ajak julia untuk duduk di sampingnya .


"Min benar aku tidak sengaja .."ulang Julian.


"Sudah jangan bahas itu lagi , sini duduklah ." pinta amin sambil menepuk sofa di sampingnya .


"kenapa kamu memasang wajah serius itu , kamu membuat aku takut ? Ucap Julia .

__ADS_1


__ADS_2