
"Tuan , sepatu anda .." ucap Haris yang ingin bertindak , tapi King mengintruksikan agar dia tetap diam .
"presdir king ,maafkan kami . Dan dia hanya seorang anak kecil maafkan dia , dia tidak sengaja mengotori sepatu anda ." manager kedai bertindak dengan cepat untuk segera meminta maaf . Dia berdiri di samping Maxsim sambil menundukan kepalanya .
"Maaf , es klim axsim jatuh ." ucap Maxsim yang terus memandangi es krimnya . Manager kedai menatap.kasir seakan bertanya kebetadaan keluarga anak kecil itu .
Kasirpun paham dengan tatapan managernya .ia segera menghampiri mereka ." maaf presdir dan manager .tadi nenek adik ini lupa membawa uang , jadi neneknya pergi untuk mengambil uang ." jawab kasir .
Manager kedai mengepalkan tangan nya dan menyuruh kasir membawa maxsim pergi dulu .
"Adik mau es krim lagi , kakak akan memberi mu lagi , ayo ikut kakak ya ." bujuk kasir kedai kepada maxsim.maxsim yang tadi sudah berkaca kaca kini bersemangat lagi dalam sekejap sambil mengangguk .
Kasir wanita itu segera membawa maxsim pergi , sedangkan manager kedai berusaha meminta maaf kepada King ." presdir king ,ijinkan saya membersihkan sepatu anda ." ucap Manager .
"Tidak perlu ." ucap king sambil mengeluarkan sapu tangan dari sakunya dan mulai mengelap es krim yang ada di atas sepatunya .kemudian king kembali berdiri tegak menatap manager kedai .
"siapkan saja pesanan saya ." ucap king .
Manager kedai termagu sejenak kemudian berteriak ." eh apa masih belum juga selesai, cepat cepat jangan biarkan presdir king menunggu terlalu lama .
Pria yang berdiri di balik etalase dengan cekatan menuangkan es pesanan king ke dalam mangkuk khusus punya King . Setelah penuh ia segera menutupnya dan segera mengantarkan kepada manager kedai .
" presdir king maaf atas ketidak nyaman nan nya , jangan sungkan untuk datang di lain kesempatan ." ucap Manager kedai es krim sambil mengulurkan mangkuk es krim King , kepada Haris .
King tidak menjawab ia segera pergi dari kedai setelah meninggalkan beberapa uang ke pada kasir .setelah king pergi meninggalkan kedai es krim
Tak lama kemudian dari arah pintu halaman kedai datang Amin dan bini indah setengah berlari .mereka sedikit heran melihat keadaan kedai sedikit ramai .
"Aneh bukan nya tadi biasa biasa saja , kenapa sekarang menjadi ramai ." gumam bibi indah .
"Ibu , syukurlah kamu sudah datang .cucumu sekarang ada di ruangan manager cepatlah pergi ke sana untuk menjemputnya ." ucap sang kasir . Yang melihat kedatangan bi indah dan segera menghampirinya .
__ADS_1
Amin dan bi indah mengerutkan kening penuh tanda tanya , setelah mendengar ucapan kasir barusan .
"Kenapa anak saya ada di ruangan manager . Apakah dia merusak barang barang kedai ." tanya Amin khawatir .karena Amin pernah mengalami kejadian harus menghadap manager ,saat dirinya bekerja di sebuah rumah makan dan tanpa sengaja ia memecahkan piring dan harus menghadap kepada mamager ,dan bicara secara langsung .
Akan tetapi kali ini adalah Maxsim yang baru berusia tiga setengah tahun , apakah mereka ada perasaan menghadapi seorang anak kecil .?
"Ibu dan nona silahkan kalian masuk untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya ." ucap kasir menegur amin yang terpaku .
Amin dan bi indah saling pandang dan segera menuju ke ruangan manager yang di maksud oleh kasir . Begitu sampai di depan pintu . Mereka berdua sempat ragu , akhirnya Amin memberanikan diri mengetuk pintu .
Tok ....tok ..tok .
"silahkan masuk ." jawab an dari dalam .
Amin segera masuk , di ikuti oleh bi indah .matanya berselancar mencari keberadaan Maxsim , tapi kenyataan tidak sesuai dengan ekspetasi dalam pikiran nya .ia melihat Maksim duduk di sofa dengan cone eskrim vanila di tangan nya , dia duduk tenang menikmati eskrimnya .
Bukan nya Amin berpikran buruk pada putranya hanya saja ...amin tak mau ambil pusing lagi . Sekarang yang terpenting adalah putranya baik baik saja
"Selamat siang manager ." sapa Amin .
"Iya , maaf apa anak saya melakukan kesalahan ." tanya Amin .
Manager kedai menarik nafas dalam kemudian menceritakan apa yang telah terjadi . " putra mu telah menjatuhkan eskrimnya di sepatu tamu kami , dan anda tau siapa tamu itu , dia seorang yang berkuasa di ibu kota ini , juga investor utama dikedai es krim ini . beruntung sekali dia dalam mood yang baik .jika tidak , saya juga tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi ." jelas manager .
"kamu sebagai ibu bukan mengawasi putramu ,tapi malah pergi entah kemana .jika ada yang harus si salahkan kamu lah tersangka utama .hanya itu yang ingin aku katakan , sekarang kamu boleh bawa pergi anakmu ."tambah manager kedai .
Amin menatap putranya yang hanya fokus dengan es krimnya ,yang tidak perduli dengan keributan di sekitarnya .
"Ya ,sekali lagi saya minta maaf ,memang ini kesalahan saya , dan terimakasih juga sudah menjaganya ." ucap Amin . Kemudian Amin berjalan setengah berlari menghampiri Maxsim yang belum menyadari kedatangan nya .
Amin segera memeluk dan menciumi putranya bertubi tubi ,hingga putranya mengelinjang geli .
__ADS_1
"Mama ,geli ! Hahaha ...mama geli ."teriak Maxsim.
"Sayang ,maafkan mama ya ." ucap amin sambil mengelus kepala putranya .
"Maafkan bibi juga ya ." ucap Bibi indah berkata dan mendekati Amin .
"Bibi jangan minta maaf , yang penting Maxsim baik baik saja ." ucap amin
***
Sementara King sedang dalam perjalanan .
"Tuan , bukankah anak kecil tadi sangat mengemaskan ." ucap Haris yang sedang mengemudi . Saat berhenti karena lampu merah ia tiba tiba teringat dengan maxsim , yang menjatuhkan es krim di sepatu king di kedai es krim tadi .
"Lumayan ." jawab king singkat dan padat tanpa mengangkat wajahnya .
Haris hanya tersenyum kecut mendengar jawaban King yang tidak begitu antusias . Dia diam beberapa detik kemudian kembali mengatakan sesuatu pada King .
"Tuan , tidak kah anda merasa akrab dengan anak laki laki kecil tadi."kali ini King mengangkat wajahnya dari laptop dan menatap kepada haris ,lewat kaca spion .
"Jangan bertele tele , apa sebenarnya yang akan kamu katakan." ucap King
Haris meneguk ludah nya dengan kasar ,dia membasahi bibirnya lalu coba mengatakan apa yang ada didalam pikirannya.
"Tuan mata hazel anak laki laki itu , sangat mirip dengan mata hazel anda . Bisa jadi jika dia adalah.- .
"Anak ku ." potong King .
"kamu pikir dia anak ku ." tambah king sambil mengerutkan keningnya .
Dia menutup laptopnya kemudian menatap tajam ke arah Haris.
__ADS_1
"Kamu pikir berapa banyak wanita yang tidur dengan ku . Hanya satu . Kalau kamu lupa,"ketus king .
"setiap kali bertemu dengan anak kecil yang mirip denganku ,kamu selalu bilang kalau dia anak ku . Coba kamu ingat dah berapakali kamu melakukan tes DNA pada anak anak yang kamu pikir mirip dengan ku . Apakah ada mereka yang mirip dengan keturunan samudra .