REY (ISTRI KEMBAR CEO  1 )

REY (ISTRI KEMBAR CEO 1 )
8 .Pertemuan ( 2 )


__ADS_3

Sementara Jonathan dan keluarganya sampai di parkiran kantor Rafael , mereka kagum dengan tingginya gedung itu .


"Sayang kamu turun dulu temui Hrd tanya tempat interview di mana ." ucap Jonathan .


Mereka melihat para karyawan magang ada yang pakai hijab tapi tidak seperti yang di pakai oleh Safitri bercadar . Ada juga sorot mata sinis menatap kehadiran Safitri .


"Asalamuallaikum mbak ." sapa safitri pada resepsionis .


"Astagfirulloh mbak , penampilan kamu , yang rapi sedikit napa , lihat mereka semua .rapi dan kaca mata kamu tebal sekali ,culun tau ." ucap resepsionis meledek safitri .


"Apa penampilan anda sudah sempurna ." tanya seseorang .


"tentu ." jawab resepsionis dengan cepat .


"Kalau sempurna , kenapa CEO duda kamu tidak tertarik padamu ." ucap Jonathan yang tau kalau keponakan nya akan di buly .


"beri tau CEO Rafael , tuan Jonathan telah samapai ." ucap Jonathan .


"anda Tuan Jonathan silahkan langsung naik saja . CEO Rafael sudah menunggu Anda ." ucap Resepsionis .


Jonathan menepuk bahu safitri memberinya semangat dan dukungan . Sementara diruangan lantai lima puluh lima Rafael menatap apa yang terjadi di lobby perusahaan . Di ruangan itu juga ada Aisyah .


"Siapa tamu yang akan datang nak ." tanya Aisyah .


"Seseorang yang memandang aku di luar sebagai seorang anak , Tidak seperti Ayah kandungku seperti tidak mengenali aku ." ucap Rafael .


"kamu tau kenapa bisa begitu ." ucap Silvia yang datang tiba tiba .


"Silvia ...kamu seperti jailakung tau , datang tak di undang pergi tak di antar ." ucap Rafael .


"Terserah kata mu .aku hanya akan memberi taumu kalau anak aku dah lahir yang berhak atas perusahaan ini hanya anak ku ." ucap silvia .

__ADS_1


"Kalau anak mu dah lahir baru katakan ." ucap Rafael , dan mengusir silvia karena bentar lagi Rafael akan menerima tamu .


Benar saja Silvia berteriak saat membuka pintu di depan pintu telah ada tiga orang berdiri di sana .


"Kalian mau bunuh aku , kamu ngak lihat aku hamil besar kalau sampai terjadi apa apa dwngan anak dalam kandungan ku , aku akan cari kalian . Katakan siapa nama nama kalian ." teriak silvia .


"Silvia .." teriak Rafael membuat silvia beringsut pergi .


"Ayah , ibu maafkan kelakuan ibu tiri saya ." mereka mengangkat alisnya mendengar ucapan Rafael , kalau wanita itu ibu tirinya .


"Bagaimana , mau ngobrol dulu apa interview dulu , karena kamu dah anggap aku sebagai Ayah mu , satu saran Ayah . Jangan melihat mereka dari penampilan , tapi lihat tujuan dan niat nya ." ucap Jonathan .


"Baiklah tolong nanti Ayah juga ikut pilihkan satu untuk saya ."ucap Rafael .


"pilihkan apa ." Goda Jonathan . Rafael menarik nafasnya berat .


"Saya hanya ingin mencari seorang sekretaris saja ." ucap Rafael .


"yah mungkin seminggu lagi adalah hari bahagia untuk putraku tapi juga hari duka untuk ku , selama lima tahun ini , istriku sangat tenang tiada datang dalam tidur ku . Tapi akhir akhir ini dia mendatangi ku dan putraku ." ucap Rafael .


"Apa ada pesan istrimu yang belum kamu lakukan ." tanya Jonathan


"Aku masih punya hutang pernikahan dengan nya ."


"Apa ." pekik Jonathan sambil memukul meja tanpa sadar .


"kalian sudah punya anak tapi belum menikah , apa yang kalian sedang main main ." bentak Jonathan .


"Abang ." Angel mengelus lengan Jonathan . Aisyah mendongak mendengar suara Angel seakan mengenali suara itu .


"Maaf Ayah , Aku bahagia Ayah marah dan membentak aku , aku merasa benar benar punya Ayah yang mendidik aku . Aku minta maaf Ayah , aku bisa jelaskan . enam tahun yang lalu saat aku mau menangani proyek di jogya ,tiba tiba datang seorang umi memberi tau aku bahwa Reyana telah melakukan operasi dan hari itu akan membuka kain kasa , dan Rey ingin pertama kali yang di lihat adalah diriku ." Rafael menceritakan kisahnya dengan Reyana kepada keluarganya tanpa Rafael sadari .

__ADS_1


Sedangkan di tempat lain . King juga meretas cctv di perusahaan Rafael jadi apa yang di katakan oleh Rafael king mendengar semuanya , tidak lupa King juga menyambungkan itu kepada princes .


"Tempat yang kami datangi tidak boleh tinggal sepasang muda mudi tanpa ikatan pernikahan . Sehingga kades menyaran kan untuk kita menikah siri , Reyana sangat bahagia dengan usul itu . Sehingga Reyana mengingginkan tempat kita buat ijab qobul menjadi tempat peristirahatan terakhir kami . Dan Alloh sedang bercanda dengan ku kita baru menikah Alloh telah menitipkan anak pada kami . dan begitu cepat pula Alloh mengambil Rey dari sisi ku dan putraku , sehingga aku belum sempat memberinya sebuah pernikahan . Dan aku juga tidak punya identitas Rey aku juga tidak tau di mana keluarga nya sekarang ." ucap Rafael menatap mereka semua .


"tapi Ayah melihat beban lain di dirimu ." tanya Jonathan ingin mengorek semua dengan jelas .


"Ya , di saat pertama kali aku bertemu dengan Rey dia sedang bersama wanita yang jadi ibu tiriku . Saat Rey hamil tuju bulan perutnya benar benar seperti hamil sembilan bulan , aku termakan oleh omongan silvia . Rey tidak mau menjelaskan dia hanya menyuruhku pergi bila aku ragu , dan bodohnya aku benar benar pergi , maaf kan aku ." ucap Rafael . Jonathan menepuk bahu Rafael .


"Bila ada kesempatan apa kamu mau menebus kesalahan kamu ." tanya jonathan Rafael mengangguk mantap .


"Baiklah , Kalau kamu menganggap Aku Ayah kamu . Carilah sekretaris yang penampilan nya unik di mata dan hatimu di mana orang lain akan menghina dan merasa jijik melihatnya . Itu yang pertama . Yang kedua bila suatu saat kamu kedatangan seseorang membutuhkan bantuan darimu , entah itu harta , entah nyawa atau anggota tubuhmu berikanlah , dan berpasrahlah pada Alloh ." ucap Jonathan .


"Baik Ayah , mungkin sekarang dah waktunya kita interview Yah ,mari ." ucap Rafael mengajak Jonathan pergi .


Setelah Rafael keluar Angela berdiri menatap ke arah Aisyah yang juga menatap nya .


" kak Aisyah ." Angel berlari memeluk Aisyah . Nafas Aisyah sempat terhenti . Kata hatinya tidak salah , wanita bercadar di depan nya Adalah Angela .


"Adek , kakak tidak salah mengenali suaramu ." ucap Aisyah memeluk erat Angel


" Bagai mana kamu bisa di sini . Apa hubungan kamu dengan tuan Jonathan ." tanya Aisyah .


"Dia Abang kandung aku , teman baik bang malik ." ucap Angel .


" Apa abdulloh tidak ikut kamu ke mari ." Angel menggelengkan kepala .


"Apa maksudmu geleng kepala ."tanya Aisyah penasaran


" maaf kak . Abi mendengar pembicaraan aku dengan Rey , tentang jati diri nya yang sesungguhnya , dia marah , dia tidak percaya dan mengusir kami semua ." ucap Angelia .


"O ya sini duduk , kakak mau tanya banyak cerita padamu ." ucap aisah mempersilahkan miranda untuk ikut duduk dan aisyah memesan kopi dan cemilan pasta OB.

__ADS_1


__ADS_2