REY (ISTRI KEMBAR CEO  1 )

REY (ISTRI KEMBAR CEO 1 )
34 ,Janji suci


__ADS_3

waktu telah menunjukan pukul 00:00 semua telah berkumpul di beranda belakang rumah , Di mana dulu Rafael mengucap janji suci nikah siri dengan Rey . Malam itu Rafael kembali mengucap Janji suci kepada kedua istri kembarnya di saksikan oleh keluarga nya dan kedua putra dan putrinya .


"Ayah , bunda selamat semoga sakinah .-


"Mawadah .-


"warohmah .- ucap ketiga anak anaknya .


"Terimakasih anak anak bunda ." ucap Safitri sambil memeluk ketiga anaknya .


"Selamat Ayah ." ucap mereka bersama .


"terima kasih sayang ." Rafael bergeser memeluk ketiga anaknya .


***


"Bagaimana paman , bibi , apa kalian bahagia mereka sudah mencapai tujuan nya ." tanya hambali .


"Yah , paman bahagia ." ucap Malik .


Mutmainah mendorong kursi Roda abu mendekati Malik .Malik menatap bibinya .


"Bibi ,"


"Jangan salahkan bibimu , " ucap Abu dan bersimpuh di depan Malik


"Paman , apa yang paman lakukan , berdirilah ,hambali ." panggil Malik . Hambali membantu Abu untuk berdiri awalnya Abu menolak .


"Paman , apa kamu ingin aku seperti dirimu , kalau ada yang ingin kamu sampaikan duduklah sama rendah denganku ." ucap Malik . Akhirnya Abu mengikuti permintaan Malik dan kembali duduk di kursi rodanya .


" Malik , paman minta maaf telah salah untuk balas dendam .dam maaf juga atas perlakuan kasar dan tidak wajar yang paman lakukan padamu ." ucap Abu rizal .


"Tidak ada yang perlu di salah kan paman . Aku malah berterimakasih , paman tetap menjaga harta kekayaan menteng ,anak dan istri saya dengan baik ." ucap Malik .


"Malik , paman menyesal dan malu sedikitpun kamu tidak menyalah paman yang telah merebut kebebasan kamu selama ini , membuat kedua orang tuamu .-

__ADS_1


"paman Anggap saja itu takdir , sekarang jaga bibi ku baik baik , bahagia kan masa tuanya ." ucap malik .


"Iya malik , abdul akan membawa paman bersama keluarganya ke korea . paman titip Rojak , kalian berdua saudara seibu .-


"Tidak perlu ," potong Rojak .


"Apa yang telah papa rebut dari dia , hari ini telah aku bayar tunai , kami akan menjalani hidup masing masing ." ucap Rojak dan melangkah pergi .


"Rojak , aku tidak melarang atau menyalahkan apa pun , satu yang ku minta darimu . Sebelum kau pergi jenguk dulu kakakmu zian atau ibu mertuamu , karena dia ibu asuh silvia dan bahagiakan silvia karena kakakmu yang bisa menghentikan kebencian dan dendam Ayahmu ." ucap Malik .


Tanpa berbicara Rojak melangkah pergi dengan tertatih . Hambali mengikutinya dari belakang .setelah sampai agak jauh dari ruangan Malik , hambali memanggilnya .


"Paman Rojak , temuilah bibi zain . Hidupnya tidak lama lagi , sebelum dia koma ,ia sangat ingin menyelamatkan paman Malik , tapi dia tidak bisa karena ginjalnya bermasalah . Ginjal dia hanya tinggal satu , satu ginjalnya telah dia donorkan untuk safitri putri Abangmu tirimu ," ucap Hambali .


"Sok jadi pahlawan ." gumam Rojak .


"paman , kamu tau siapa istri kakak tirimu , dia adalah wanita yang kau rengut kesucian nya malam itu ." mata Rojak membola .


"Paman malik sangat kecewa padamu , sehingga ia bawa bibi Angel untuk menikah dengan Abangmu yang tidak mempunyai keturunan setelah menikah beberapa tahun , ternyata istrinya tidak lain adalah adik tirinya sendiri , bibi zian lakukan ini karena ia tidak ingin ada abu rizal yang kedua atau ketiga .bersyukurlah bibi zian memberimu kesempatan untuk mu memiliki anak sendiri , tapi aku tetap berterimakasih padamu . karena paman sudah mengabulkan keinginan bibi zian menyelamatkan paman Malik."


"Silvia ." teriak Rojak .


"Bibi ." Hambali segera meraih kursi roda yang di bawa oleh silvia dan mendudukan silvia di kursi roda dan segera melarikan nya ke ruang UGD .


"Duduklah , aku antar kamu menemui istrimu ." Rojak menatap Aisyah , yang datang dengan membawa kursi Roda .dengan perasaan ragu ia pun duduk di kursi itu . Tanpa bicara Aisyah segera mendorong Rojak ke UGD .


Di depan lorong Ruang UGD mereka bertemu dengan Angel dan abdul yang telah kembali , sedangkan Kyowo langsung membawa princes kembali ke korea untuk melanjutkan perawatan yang lebih baik lagi .


"Aisyah ada apa ." tanya abdullah .


"Kenapa kak ." Angel ikut bertanya . Aisyah menggelengkan kepalanya .


"Kenapa kalian begitu cepat kembali ." tanya Aisyah .


"Di sana tidak ada tempat untuk kita , jadi kita putuskan untuk kembali , kita juga akan segera ke korea ." ucap Abdullah .

__ADS_1


"Princes bagaimana ." tanya Aisyah .


"Kyowo sudah membawanya langsung ke korea , pakai jet pribadi King ." jawab Angel .


"Kakak ipar ." Angel dan Aisyah saling pandang dengar panggilan Rojak, tidak tau itu di tujukan untuk siapa .kalau di pikir pikir mereka berdua juga termasuk kakak iparnya .


"Maafkan atas kesalahan ku di malam itu ." lanjut Rojak , Angel menunduk melihat abdul meraih tangan nya .


"Bila kali ini kandungan Istriku tidak bisa di selamatkan ,mungkin ini adalah karma yang harus aku terima ." ucap Rojak .


"Apa kandungan silvia kali ini ada masalah ." tanya Aisyah .


" Iya kandungan silvia yang kedua sebenarnya sangat lemah , rentan akan mudah keguguran . Aku tidak apa yang menyebabkan ini ,mendengar kisah perjalanan hidupku sebagai pangeran palsu keluarga menteng dia kelihatan baik baik saja , atau berusaha baik baik saja aku juga juga tidak tau . Aku sendiri juga tidak percaya .hanya dalam dua malam mampu merubah hidup aku ." jelas Rojak .


"Aku sudah memaafkan kamu dari dulu , tapi gunakan ini sebagai tolak awal dari masa depan kamu , sayangilah dan hargailah seorang wanita ." ucap Angel .


Tiba tiba Hambali keluar dengan buru buru ." Hambali bagaimana dengan silvia ." tanya Aisyah .


"Bibi dokter kandungan masih menolongnya .sekarang ada masalah dengan bibi zian ." ucap Hambali sambil lari .


"Rojak kamu mau di sini atau menemui kakakmu ." tanya Aisyah .


"Tapi bagaimana dengan Silvia ." tanya Rojak .


"Ada dokter dan suster kamu jangan cemaskan silvia ." ucap Aisyah akhirnya Rojak mengangguk .mereka telah berkumpul di depan pintu ruangan zian . Hambali keluar sambil membuka maskernya .


"Bagai mana nak ." tanya Abu Rizal .


"Alkhamdulillah bibi dah siuman dari komanya ." jawab hambali .


"Apa dia mengenalimu ." tanya Malik .


"Ya , dia mengenaliku dan aku mengatakan kalau seluruh keluarganya menunggu nya di luar , kalian boleh masuk semuanya .aku harus pergi dulu ." ucap hambali swgera pergi meninggalkan mereka .


"Mama bawa Ayah masuk lebih dulu ." ucap Abdul . Mutmainah mengangguk dan mendorong kursi roda abu , kemudian Diana menolong mendorong kursi roda Rojak . Dan di susul oleh Angel mendorong kursi roda Abdul di ikuti oleh Aisyah yang mendorong kursi roda Malik

__ADS_1


Mereka duduk berjajar empat kursi roda di samping ranjang tidur zian . Zian tersenyum memandang mereka satu persatu , setelah memandang mereka yang duduk di kursi roda , zian menatap mereka yang berdiri di belakang kursi roda . Tatapan mata zian berhenti pada Diana .


__ADS_2