
"Aku tidak marah di sini aku menunggumu , kembalilah kakaku menunggumu ."
"Tapi Bun , -
"Kita satu suamiku , kita sama sama Reyana dan mata aku tetap akan menerangi jalan mu . Satu lagi litte king ego dia sangat tinggi , dia versi aku dan kamu jadi satu , sekarang dia tidur di rumah kita .," ucap Reyana .
"Biarkan aku di sini dulu bun , Ayah kangen dengan Bunda ."ucap Rafael sambil mendekap Reyana dan mengecup pucuk kepala nya .
"Bunda ." Rafael dan Reyana tersentak mendengar suara seorang anak kecil .
"King capek bun . Boleh king ikut bunda saja . Kesabaran princes di ujung kesabaran nya bun , dia mendesak king untuk mempertemukan dengan Ayah , dia mengatakan king Adik durhaka . bagaimana king mempertemukan nya dengan Ayah .sementara kita tidak ada dalam hati dan pikiran Ayah .
Bunda hari ini ulang tahun kami , king telah memberikan banyak hadiah kepada princes , sakitnya sudah sembuh , ada Ayah di sampingnya .Aku tidak menyalahkan Ayah tidak menganggap kami ada , Tapi yang membuat aku kecewa sama Ayah adalah , Ayah hanya berharap kakek yang selamat tidak berharap anak yang akan di tolong juga selamat , padahal dia putrinya sendiri ."
"Maaf ." ucap Rafael dan duduk di lantai sambil merebahkan kepala di pangkuan Reyana . Begitu juga dengan king yang merebahkan kepalanya di badan makam nya .
"Bunda tangan bunda lembut sekali ." Reyana dan Rafael tersenyum melihat putranya terbuai oleh usapan tangan gadis kecil di samping king .
"Dia anak yang baik , dia selalu datang membersihkan rumah aku , semoga kelak mereka berjodoh ." ucap Reyana .
"Amin ." jawab Rafael .
***
"Terimakasih Non siti ." ucap Haris yang telah membantu King untuk tidur . Haris mengambil karpet dan bantal serta selimut , ia biarkan king tetap tidur di dekat makam bundanya .
"aku pulang dulu paman ." ucap siti .
"Makasih Non , ingat namaku Haris saputra , dan ini tuan ku King Rafael putra samudra . Jangan lupa di masa depan cari kami di perusahaan menteng group ." teriak Haris , siti hanya melambaikan tangan sambil berlari .
***
__ADS_1
Aisyah dan mutmainah setelah pergi melihat keadaan Malik yang telah selesai operasi segera menemui zain .
"Zain , Bang Malik sudah dapat donor hati dari Rojak kamu dah bisa tenang , Aku Aisyah , cepat buka matamu , apa kamu tidak ingin melihat kami ." ucap Aisyah .
"Zain , maafkan mama , aku bukan mertuamu tapi aku mamamu , maafkan mama yang tidak mengetahui siapa jati dirimu , sehingga membiarkan kamu terlunta lunta selama ini , si penghujung hidupun kamu masih memikirkan kebahagiaan kami , zain sadarlah beri kami kesempatan , cucumu telah memilih kan tempat terindah untukmu ." ucap Mutmainah .
Mereka kembali ke ruangan Princes setelah melihat keadaan Zain . Mereka tidak mengetahui bila zain meneteskan air mata mendengarkan ucapan mereka
sementara di ruangan princes , princes dan Rafael belum juga sadar kan diri .
"Bagaimana apa mereka belum sadarkan diri ." tanya Aisyah yang baru saja masuk .
"Mungkin sebentar lagi nyonya ." ucap kyowo yang berdiri di samping princes .
"Rafa ,-
"Ayah..." teriak princes sambil tangan nya meraih raih . Kyowo segera menangkap tangan princes .
"Rey..." semua mengucap alkhamdulillah melihat Rafa dan princes telah sadarkan diri . Rafa dan princes melihat keadaan ruangan yang telah di hiasi oleh ronce ronce sangat indah .
Tapi tak ada raut wajah bahagia si wajah princes . Ia menunduk kan kepala nya dengan Air mata menetes .
"Kakak inces selamat ulang tahun . Kenapa kakak sedih lihat ini semua di susun oleh Abang , Abang juga kasih kado buat pangeran , buat kakak juga ada ini ." ucap pangeran .
"princes kenapa sedih , tuan muda king sudah kabulkan apa yang kamu minta . Dia sudah meminta Ayah mu untuk menolongmu , dan lihat sekarang di sampingmu dialah Ayah mu , Ayah pengeran juga ." ucap Kyowo .
"uncel calon suami ." kyowo tertawa mendengar princes masih memanggilnya uncel calon suami di depan semua keluarganya .
Rafael ingat saat akan menuju ke ruang operasi dan mendengar pembicaraan kyowo dan Haris .
"Nona tuan muda king telah merubah kehidupanmu menjadi gadis yang sehat , dan bisa berkumpul lagi dengan kedua orang tuamu , lupakan saya dan apa yang telah Non ucapkan ." ucap Kyowo .
__ADS_1
"Uncel juga marah pada inces , seperti king karena inces telah mengatakan dia adik yang durhaka . Tidak mau mempertemukan inces dengan Ayah kandung inces . Tapi sekarang telah aku dapatkan King malah pergi dari ku , uncel juga akan pergi meninggalkan Aku , lebih baik inces tidak usah sembuh ."
"Inces sayang , putri Ayah yang cantik ." panggil Rafael , inces menoleh ke arah Rafael .Rafael tersenyum dan pelan pelan turun dari ranjang . Dengan ragu ragu safitri ingin membantunya ,Rafael segera menyahut lengan safitri sambil tersenyum .
"Benarkah ini Ayah princes , " tanya inces .
"Itu Ayah pangeran kakak inces ." sahut pangeran .
"Sama sayang , kakak inces , kakak nya bang leon , dan Bang leon adalah Abangnya pangeran . Jadi Bang leon dan pangeran Adik adiknya kakak inces . Makanya Ayahnya pangeran juga Ayah kak inces dan Bang leon ." ucap Safitri .
"kalau begitu Bunda juga Bundanya pangeran ." safitri diam tak bisa menjawab.
"Benar Bunda safitri juga bunda pangeran . Inces sayang maafkan Ayah yang tidak mengetahui keberadaan inces dan Abang ." ucap Rafael .
"Tapi Yah inces minta maaf , karena inces king pergi ."ucap princes .
"Bukan sayang , itu kesalahan Ayah . Abang pergi karena sakit hati kepada Ayah ." ucap Rafael .
"Happy bestday kakak ku yang cantik , Happy bestday bocil adik ku yang cenggeng . Bahagia Abang bisa bertemu dengan mu . Abang titip kakak inces padamu juga Ayah mu , kejar cita citamu tunjuk kan kalau dirimu cucu dari kakek Menteng Malik Ibrahim .
Inces karena Ayah telah kembali ke sampingmu maka tugas aku untuk menikahkan kamu dengan uncel kyowo akan di ambil alih oleh Ayah .selamat bahagia ." ucap king di layar monetor yang di kirim Haris lewat anak buahnya .
"Kakak inces ini kado dari Abang leon ." ucap pangeran sambil menyodorkan kado milik inces . Ia juga menunjukan kadonya dari king . Inces membuka kado dari king dengan air mata yang berlinang . ia melihat sebuah baju cenderella juga baju tuxedo untuk kyowo . Di sana juga ada sepasang cincin juga .
"Uncel ," panggil inces sambil mengulurkan cincin kepada kyowo .
"inces ."
"Tolong bahagiakan putriku , kalau memang kamu yang jadi pilihan nya . Mungkin selama ini ia merasa kamu yang banyak memberi perhatian padanya ."ucap Rafael .
"saya lakukan itu karena tugas dari Tuan muda Tuan Rafa ." jawab kyowo .
__ADS_1
" tidak apa apa jalani saja , bila di masa depan terjadi sesuatu , saya akan menganti semua pengorbanan kamu ." ucap Rafael.