
Judul : Casanova dan Kutukan Cinta
Penulis: Age Nairie
Blurb
Apa jadinya jika seorang wanita sukses dan mandiri, tiba-tiba masuk ke dalam dunia Novel karena sebuah kutukan dari seorang novelis yang sedang berseteru dengannya.
Ainsley masuk ke dimensi lain dan menjadi pemeran wanita utama dalam novel tersebut. Bertemu dengan Damon sang casanova dan terjebak dalam kutukan yang dialami oleh Damon.
Kutukan apa yang diderita oleh Damon? Mampukah Ainsley keluar dari dunia Novel? Dan relakah dia meninggalkan Damon ke dunianya sedangkan hatinya sudah seutuhnya milik Damon?
__ADS_1
Potongan Bab
Saat Ainsley berjalan, tidak sengaja berpapasan dengan seorang pria. Damon Gilbert, pria yang terkenal sebagai Casanova tampan dan juga merupakan CEO sukses. Namun, dari para wanita penghibur yang menemani Damon, tidak ada satu pun dari wanita tersebut disentuh oleh Damon, tapi lelaki ini sering ketempat hiburan bagaikan sedang menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang casanova sejati.
Damon selalu beralasan bahwa dia tidak menyentuh para wanita yang dia sewa karena sang wanita tidak bisa membangkitkan hasratnya.Ya, meskipun Ainsley yang malang tidak pernah melayani Damon sebelumnya dengan alasan Ainsley sudah tidak perawan. Damon hanya menyewa barang baru, wanita yang belum tersentuh. Namun, bagi Ainsley sang wanita angkuh, Damon hanyalah casanova impoten yang sedang menutupi kelemahannya. Ainsley menyeringai mengejek saat mereka berpapasan dan senyum Ainsley tertangkap oleh mata tajam Damon.
Damon menarik tangan Ainsley. “Kenapa kamu tersenyum mengejek? Apa kau merasa dirimu paling cantik?” ujar Damon tajam.
“Jelas sekali senyummu adalah senyum meremehkan!” ucap Damon masih tidak melepas genggamannya di lengan Ainsley.
“Tidak ada yang salah dengan senyumanku, jika kau merasa seperti itu, maka ada yang salah dengan dirimu!” ucap Ainsley menatap dari ujung kepala Damon hingga turun kebawah dan tatapannya terhenti di pusat inti Damon, seolah memberitahu bahwa yang salah adalah bagian itu.
__ADS_1
“He … dasar jallang!” ejek Damon.
Ainsley tertawa ringan. “Mengejekku untuk menutupi kekuranganmu! Aku tidak akan terprovokasi!” dengus Ainsley. Jiwa sombongnya masih terpatri di hatinya, tidak mungkin akan takut pada siapapun, terlebih dengan casanova impoten di depannya. Namun, Ainsley lupa, kini dirinya bukan di dunianya yang penuh dengan kekuasaan. Tidak ada yang berani dengan Damon, yang membicarakannya pun sangat berhati-hati dibelakangnya.
“Jaga bicaramu! Apa kau butuh bukti?” tantang Damon.
“Bukti? Bukankah selama ini kau tidak bisa membuktikannya!” balas Ainsley.
“Baiklah, akan aku buktikan padamu!” ujar Damon tersenyum smirk, lalu menarik lengan Ainsley.
__ADS_1