
Entah apa yang merasuki Sam hingga dapat terucap perkataan yang sangat menyakiti Nay, dia menyadari bahwa dirinya menjadi gila jika Nay bersama pria lain. Dia begitu takut akan kehilangan Nay, hingga membuatnya hilang kontrol dan terlontar perkataan yang menyakitkan. Dia memaki dirinya yang dengan tega menyakiti seorang wanita dengan sebuah ucapan, terlebih ucapan itu terlontar untuk istrinya sendiri.
Tidak sekali, ini adalah untuk kesekian kalinya perkataan buruk untuk istrinya, dia telah banyak berhubungan dengan banyak wanita namun tidak sekalipun perkataan kasar terlontar untuk para wanitanya, hanya kepada Nay dia lepas kendali. Apakah dia pantas jika disebut seorang laki-laki? Apakah pantas jika disebut seorang suami? Hanya seorang pengecut yang bisa menyakiti dengan hinaan.
Nay membalikan badannya, dia ingin pergi dari hadapan Sam, dia tidak ingin melihatnya. Krisis kepercayaan, itu yang dirasakan Nay, lemahnya cinta mereka karena tidak memiliki trust satu sama lain. Sam melihat kesedihan dan kekecewaan yang sangat besar. Rasanya ingin menjahit mulutnya yang telah bicara sangat menyakitkan. Andaikan saja dia bisa mengulang waktu dia ingin memperbaiki segalanya.
“Nay,” panggil Sam. Dia berjalan menghalangi jalan Nay, dengan rasa bersalah dia berkata, “Tidak akan mengulangi lagi, kumohon maafkan aku.”
“Tidak akan mengulangi apa?”
“Aku akan menginstropeksi diri, aku tau perkataanku menyakitimu, bukan aku ingin membela diriku tapi aku gila jika melihatmu bersama pria lain, aku takut kamu meninggalkanku.”
__ADS_1
“Apa karena cemburu kamu boleh mengatakan itu? Aku tau kenyataan tidak akan pernah berubah, kamu tidak salah, apa yang kamu katakan benar aku adalah turunan wanita ja*lang, dan aku tidak pantas bersanding dengan dirimu yang memiliki status keluarga yang baik.”
Sam menyentuh bahu Nay dengan kedua tangannya, “Nay, kumohon jangan katakan itu, maafkan aku. Kamu boleh melakukan apapun terhadapku, tapi tolong maafkan aku.”
“Aku sudah memaafkanmu, kamu hanya mengatakan yang sebenarnya, tapi Sam, kurasa kita lebih baik berpisah, Kita cerai saja!”
Kedua kalinya, pertengkaran mereka yang membuat Nay meminta cerai dengannya, dengan alasan yang sama pula. Ya, karena mulut Sam yang tidak bisa di kontrol, sebelumnya karena Justin, Sam berkata Nay adalah wanita penggoda dan sekarang wanita ja*lang terlontar karena cemburu dengan Ryawan.
Sam mulai meneteskan air matanya, dia sudah tidak peduli akan perkataan pria tidak boleh menangis, dia tidak peduli jika dia akan diejek seperti anak umur tiga tahun yang menangis karena tidak dibelikan permen. Dia sudah tidak tau harus berbuat apa, dia tau kesalahannya sangat fatal, namun dia juga tidak ingin kehilangan Nay. Dia berlutut dan memeluk kaki Nay.
“Dalam rumah tangga tidak hanya mengandalkan cinta namun juga harus ada kepercayaan, dan kita tidak memiliki itu. Kamu selalu bilang padaku untuk tidak meragukan cintamu namun kamu meragukan cintaku, kamu selalu merasa cintamu lebih besar dari cintaku, hingga kamu mencurigaiku. Mungkin kita memang tidak berjodoh Sam, sulit untuk kita bersatu!”
__ADS_1
“Tidak, tidak, jangan katakan lagi. Kita masih tahap awal pernikahan, masih mementingkan ego masing-masing tapi aku yakin kita bisa bersama Nay. Kita jalani semua cobaan bersama, kita belajar saling memahami bersama. Ayo kita mulai lagi dari awal.”
Nay mencoba melepaskan pelukan Sam pada kakinya, Sam memeluknya lebih erat lagi, tidak akan pernah dia melepaskan wanita ini lagi, tapi apakah dia layak mempertahankannya setelah apa yang telah ia perbuat.
Sam melepaskan pelukannya, berdiri dan sedikit menunduk untuk mensejajarkan tinggi mereka, menatap sendu mata Nay yang sudah membengkak karena air mata yang belum juga berhenti, mengangkat kedua tangannya dan menyentuh surai rambut wanitanya.
Mereka sama-sama saling menatap dengan tangisan, menatap seperti mengukur siapa yang paling besar cinta diantara mereka. Sekian menit hanya ada tatapan diantara mereka bagaikan bicara melalui telepati tanpa ada suara lagi yang terucap diantara mereka.
Bersambung……
Jangan lupa like n love 👍❤️
__ADS_1
Aku tunggu juga komentarnya yach…
Salam Age Nairie🥰🥰😭