SAMUDRA NAYNA

SAMUDRA NAYNA
BAB 53 Periksa Kesuburan Bag 2


__ADS_3

Setelah keluar dari ruang pemeriksaan, Nay terlihat begitu lesu, Retno menyadari bahwa Nay cukup terpukul dengan apa yang barusan mereka dengar. Mereka menunggu obat di apotik rumah sakit.


“Nay, kamu tenang saja, sel telurmu hanya sedikit lebih kecil dari ukuran normal, itu masih bisa di atasi!” ucap Retno menghibur Nay.


“Iya Bu, mudah-mudahan aku bisa hamil!”


“Ibu yakin pasti bisa, Nay!”


“Bagaimana jika aku tidak bisa memberikan Ibu cucu? Apakah Ibu akan membuangku?” tanya Nay.


“Jangan bilang hal yang tidak baik seperti itu, kita harus berusaha dulu, lagipula tadi dokter juga bilang bukan tidak bisa hamil!”


“Aku hanya tidak ingin mengecewakan Sam dan yang lainnya.”


“Sudah-sudah, semua akan baik-baik saja.” Retno memeluk menantunya dengan penuh kasih sayang, walaupun sebenarnya di dalam hati kecilnya dia juga merasa sedih dengan apa yang telah dokter katakan.


“Apa aku harus bilang pada Sam, Bu?”


“Itu kamu saja yang putuskan, kalau kamu siap maka katakanlah, jika kamu merasa belum siap tidak usah bilang dia. Ibu tidak akan bilang apapun sebelum kamu yang bilang.”


“Aku akan pikirkan dulu.”


Malam pun tiba, anggota keluarga berkumpul di ruang makan.


“Bagaimana hasil tesnya?” tanya Sam.


“Ha?” Nay tidak mampu menjawab Sam.

__ADS_1


“Hanya di beri vitamin agar cepat hamil!” Retno yang menggantikan Nay menjawab pertanyaan Sam karena melihat kegugupan pada diri Nay.


“Oh,” Sam melihat ada raut sedih di wajah Nay, mengambil sepotong salmon dan menaruhnya di piring Nay, “Kamu sudah lelah seharian, maka harus banyak makan makanan yang bergizi.”


“Tidak perlu, kamu hari ini lembur, jadi kamu yang harus makan makanan yang bergizi,” ucap Nay dengan mengembalikan ikan salmon tersebut ke piring Sam.


Sam mengembalikan kembali ke piring Nay, “Tidak apa! aku ini lelaki jadi daya tahanku lebih kuat.”


“Tidak begitu, kamu sudah bekerja seharian ini!” Nay berniat mengembalikan ikan salmon tersebut ke piring Sam, namun Sam menolak dengan menahan tangan Nay yang akan mengembalikan ikan tersebut.


“Sudah kamu saja!” ucap Sam.


Leo, Retno dan Zima melihat kelakuan pasangan suami istri tersebut, melihat bergantian ke arah potongan salmon yang berpindah-pindah tempat. Tiba-tiba Zima mengambil salmon tersebut dari piring Nay.


“Buatku saja, kelakuan kalian seperti keluarga kita kekurangan saja, disana masih banyak ikan salmonnya!” tunjuk Zima dengan dagunya ke arah piring saji yang berisikan beberapa ikan salmon.


Sam hanya bisa mendengus dan kembali mengambil ikan salmon dari piring saji ke piring Nay, “Cepat dimakan nanti ada tikus yang mengambil makananmu lagi!”


“Siapa suru iseng!” jawab Sam.


“Sudah-sudah jangan ribut, kita lanjutkan makan malamnya,” ucap Leo menengahi kedua anaknya.


“Nay, istriku! Ini vitamin yang dari dokter?” ucap Sam mengambil bungkusan yang ada diatas meja samping tempat tidur.


“Iya,” ucap Nay menundukkan kepalanya.


“Kenapa wajahmu bersedih?” tanya Sam.

__ADS_1


“Ha? Tidak apa!”


Sam menarik Nay masuk dalam dekapannya, “Katakan yang ingin kamu katakan, jangan simpan sendiri!”


Nay menatap Sam sendu, “Sebenarnya dokter bilang …, sel telurku ukurannya lebih kecil dari ukuran normal sel telur yang siap untuk berovulasi jadi kemungkinan sulit untuk hamil.”


“Tapi bukan tidak bisa hamil, kan? setauku masih ada cara untuk membuat sel telur menjadi ukuran normal!”


“Iya, dokter memberiku obat dan juga aku harus menjaga pola hidup.”


“Kamu jangan membebankan dirimu sendiri, kita jalankan saja seperti biasa tapi tetap harus berusaha.”


“Tapi kalau masih belum berhasil?”


“Sudah jangan terlalu dipikirkan, kita baru tahap awal pemeriksaan. Kalau kamu terlalu stres, itu akan mempengaruhi keberhasilan sel telur berkembang!”


“Bagaimana kamu tau? dokter juga bilang untuk mengatur tingkat stres.”


“Kamu meremehkan kecerdasan suamimu ini! Kamu lupa kalau IQ-ku diatas rata-rata?”


“Dasar sombong!” ucap Nay sambil tersenyum.


Sam melihat senyum Nay, dia tidak tahan melihat bibir yang menggoda itu, “Ayo kita berusaha!” Sam menarik Nay dan menjatuhkan ke atas ranjang dan mulai menciumnya.


Bersambung....


Jangan lupa like, love dan vote...

__ADS_1


Berikan komentar juga ya kakak 🙏🙏🙏


Salam Age Nairie 🥰🥰🥰


__ADS_2