SAMUDRA NAYNA

SAMUDRA NAYNA
BAB 71 Saw


__ADS_3

“Sam, apa kamu bahagia bersamaku?”


“Tidak usah di tanya. Sangat-sangat bahagia hidup denganmu.”


“Walau aku tidak bisa memberimu keturunan?”


“Kenapa kamu bertanya seperti itu? Bukannya kita sudah membahasnya? Kita serahkan saja pada Tuhan.”


“Aku hanya bertanya. Kamu keberatan tidak? jika hal itu benar-benar terjadi.”


“Asal bersamamu, aku tidak merasa keberatan.”


“Bukannya seorang lelaki hebat akan menginginkan keluarga yang sempurna? memiliki karir yang mapan, memiliki istri yang cantik dan juga anak.”


“Entahlah, aku tidak merasa menjadi pria yang hebat, yang ada dipikiranku hanya kamu. Anak juga penting. Tapi, apa artinya jika tidak ada kamu. Jika harus memilih, aku akan memilih hidup denganmu, ada atau tidaknya anak diantara kita.”


"Benarkah?" tanya Nay.


Sam merasa ada yang disembunyikan olehnya,


“Sayang, kamu jujur padaku. Ada apa? aku yakin ada yang kamu sembunyikan dariku.”


Nay tau dia seharusnya berkata jujur pada Sam, bagaimanapun mereka sudah sepakat untuk memulai dari awal hubungan mereka, berusaha untuk menguatkan cinta mereka.


“Aku sudah kontrol ke dokter kandungan dan hasilnya tidak memuaskan,” ujar Nay.


“Sudah ku bilang jangan di pikirkan, jadilah Nay yang tegar seperti batu karang. Menghadapi setiap masalah dengan tenang.”


Nay mendengarkan dengan seksama perkataan Sam, “Sam, aku mencintaimu.”

__ADS_1


Sam terdiam mendengar perkataan Nay, ini adalah pertama kalinya wanitanya mengatakan bahwa dirinya mencintainya.


“Aku lebih mencintaimu, Nay.”


“Aku kangen.”


“Sabar yah, aku akan segera menyelesaikan pekerjaanku. Aku juga kangen denganmu.”


“Baiklah.”


“Kamu tidur, sudah malam.”


“Uhm.”


“Kalau gitu aku tutup ya? kalau lama-lama bicara denganmu, aku takut langsung pulang untuk menemuimu.”


“Dasar tukang gombal. Sudah dulu, aku tidur, yah.”


“Uhm.”


“Jawabnya, 'I love you too', begitu yang benar.”


“I love you too.” Nay mengucapkan apa yang ingin di dengar oleh Sam.


“Aku tutup ya?”


“Uhm.”


Sam menutup teleponnya terlebih dahulu, kesepakatan mereka tentang menutup telepon masih dilaksanakan. Nay tidak boleh menutup teleponnya terlebih dahulu sebelum Sam, sampai saat ini tidak ada yang tau alasan mengapa Sam menetapkan peraturan itu.

__ADS_1


Mata Nay masih terbuka lebar, dia masih belum bisa tidur. Memilih untuk membuka laptop dan mencari film yang akan dia tonton.


Dia berencana untuk menonton drama korea. Mencarinya di daftar genre. Namun, matanya melihat satu genre yang membuatnya tertarik melihatnya, dia klik daftar film horror. Dia memilih secara asal, hanya melihat dari cover film yang menarik baginya lalu memutar ikon mulai.


Film di mulai, Nay menonton film Saw, dia mengambil camilan keripik kentang untuk disantap saat menikmati film tersebut, banyak adegan sadis di film tersebut tapi tidak membuatnya takut saat menontonnya.


Mengambil kembali keripik kentangnya dan memasukan ke dalam mulutnya. Menatap tajam pada laptopnya yang sedang menampilkan adegan memotong bagian tubuh untuk bertahan hidup. Tanpa sadar, dia tersenyum saat melihat potongan tubuh dan juga darah yang berlumuran di lantai, di film tersebut.


Dia mengambil lagi dan lagi keripik kentangnya, lalu tersenyum kembali saat darah keluar dari bagian tubuh aktor di film Saw. Sedetik kemudian, Nay membuang keripik kentangnya dan menutup laptopnya. Dia berlari ke kamar mandi dan mencuci wajahnya.


“Ada apa denganku?” lirih Nay menatap wajahnya dari pantulan cermin kamar mandi. Dia meyakinkan dirinya bahwa dia baik-baik saja, berkali-kali meyakinkan bahwa dia berbeda dari ibunya. Tidak semua wanita hanya menyukai film romance, masih banyak yang menyukai film horror. Tapi, mengapa dia tersenyum saat melihat sesuatu yang mengerikan. Apakah orang lain yang menyukai film horror, juga akan tersenyum saat melihat adegan yang sadis?


Nay menepuk-nepuk pipinya, membuang segala sesuatu yang buruk di kepalanya. Dia kembali ke kamarnya, mengambil laptopnya yang berada di ranjang dan memindahkannya ke atas meja.


Dia membaringkan tubuhnya ke atas kasur. Mengambil ponselnya dan melihat profil Sam, profil dengan photo dirinya bersama Sam. Menatap photo tersebut hingga matanya lelah dan tertidur.


Bersambung.....


Jangan lupa tap like, fav, vote, rose


Ditunggu komentarnya juga ya...


Tolong di bantu otor remahan rengginang ini 😊


Terima kasih 🙏


Salam Age Nairie


Rekomendasi novel hari ini Antara Jeritan dan Harapan, cus d kepoin ya n tinggalkan jejak juga 😊

__ADS_1



__ADS_2