SAMUDRA NAYNA

SAMUDRA NAYNA
BAB 52 Periksa Kesuburan


__ADS_3

Sam masih memikirkan apa yang telah dia bicarakan pada Ryawan sore tadi, dia sangat yakin bahwa pria itu memiliki perasaan layaknya seorang pria terhadap wanita.


“Nay, kamu sudah tidur?”


“Hemm?” jawab Nay yang setengah tertidur dalam dekapan Sam.


“Apa kamu pernah menyesal menikah denganku?”


“Iya, tapi dulu saat awal menikah denganmu!”


“Sekarang tidak menyesal lagi?”


“Sekarang menyesal pun sudah tidak ada gunanya!” Nay asal menjawab Sam, sebenarnya dia sangat bersyukur bisa masuk dalam keluarga Alegian, Sam yang sangat mencintainya dan juga keluarga yang menyayanginya.


“Kenapa?” tanya Sam.


“Memangnya kamu berniat menceraikanku jika sekarang aku bilang menyesal menikah denganmu?”


“Tentu saja tidak, dari awal menikah maupun sekarang tidak akan menceraikanmu!”


“Kalau begitu tidak usah dibahas apakah aku menyesal atau tidak!”


“Tapi setidaknya, jika kamu bilang kalau kamu tidak menyesal dan sangat bahagia hidup denganku maka aku akan merasa lebih tenang! Memangnya aku tidak cocok denganmu?”


“Orang yang cocok denganku adalah orang yang sekarang menjadi suamiku, cinta itu tidak hanya tergantung pada takdir, harus ada takdir dan juga kesempatan. Aku sudah mengikat hatimu dengan hatiku agar kita tetap saling mencintai, jadi jangan tanya lagi aku menyesal atau tidak! Sekarang aku bertanya padamu, apakah kamu merasa bosan denganku? Kebanyakan pria selalu merasa pernikahan itu seperti sebuah kuburan, bagaimapun tidak akan menemukan rasa seperi pertama kali jatuh cinta.”

__ADS_1


“Aku tidak tau apakah pria lain mengalami kebosanan terhadap pernikahan, tapi yang aku rasakan sekarang, aku tidak merasa bosan atau pun merasa seperti di kuburan!”


“Kenapa?”


“Karena saat pertama kali jatuh cinta, aku ditolak oleh cinta pertamaku! setelah penolakkan itu dan menjalin hubungan dengan banyak wanita, tapi tidak pernah merasakan seperti aku mencintai wanita yang menolakku itu, jadi saat aku menikah dengan orang yang telah menolakku, aku merasakan seperti jatuh cinta pertama kali.”


Ucapan Sam tentang cinta menenangkan hati Nay yang lemah akan perasaan cinta, sebenarnya dia memiliki kepercayaan diri yang rendah akan pernikahan, karena dia lebih banyak melihat pernikahan yang menderita daripada yang membahagiakan. Dia melihat dari kelurganya sendiri dan juga melihat keluarga Ryawan, sangat beruntung Sam memiliki keluarga yang utuh dan harmonis.


“Sam, akankah rumah tangga kita akan harmonis seperti rumah tangga orang tuamu?”


“Semoga saja, aku sangat berharap kita akan seperti ini seterusnya.”


“Uhm.”


Akhir pekan pun tiba, dimana Nay akan memeriksakan dirinya ke dokter kandungan. Nay diiantar oleh ibu mertuanya karena Sam harus lembur di kantor.


“Bu, aku sudah di panggil,” ucap Nay.


“Ayo kita masuk, Ibu juga mau tau.”


“Selamat pagi,” ucap dokter Murni.


“Menantuku ingin promil dok!”


Dokter tersebut tersenyum, “Sudah berapa lama menikah?”

__ADS_1


“Sekitar tujuh bulan lebih,” ucap Nay.


“Ayo kita periksa dulu.”


Dokter mengarahkan Nay untuk berbaring di tempat tidur periksa, dokter melakukan serangkaian pemeriksaan.


“Dari apa yang saya lihat tidak ada masalah seperti miom atau kista, namun disini sel telur Ibu Nayna ukurannya belum mencapai ukuran yang siap untuk berevolusi. Normalnya, ukuran sel telur yang siap untuk berovulasi (pecah dan dibuahi) adalah sekitar 18-24 mm dan ukuran sel telur Ibu Nayna dibawah itu.”


“Jadi maksud dokter saya tidak bisa hamil?” tanya Nay khawatir.


“Tidak seperti itu, beberapa orang memiliki ukuran sel telur yang kecil-kecil namun ada pula yang meskipun sudah memiliki sel telur berukuran besar, namun tidak kunjung terjadi ovulasi. Ukuran sel telur yang kecil dan sulit matang umumnya terjadi karena ketidakseimbangan hormon-hormon reproduksi dalam tubuh, yakni hormon estrogen dan progesteron. Saya akan meresepkan anda obat yang dapat membantu mengatasi ketidakseimbangan hormonal tersebut. Tujuannya adalah agar memperoleh kualitas sel telur yang baik dan mampu berovulasi.”


“Setelah minum obat maka sel telur saya akan menjadi ukuran normal, Dok?”


“Untuk mengatasi ketidakseimbangan hormonal, umumnya tidak cukup hanya dilakukan dengan konsumsi obat dokter saja namun juga gaya hidup. Saya menyarankan selain konsumsi obat, sebaiknya Anda istirahat yang cukup 7-8 jam sehari, Kendalikan stres dengan bijak, Berolahraga secara teratur selama 30 sampai 45 menit setiap 3 atau 4 kali seminggu, misalnya jogging, renang, senam aerobik, dan sebagainya, konsumsi makanan bergizi seimbang, perbanyak anti oksidan seperti sayur dan buah, batasi makanan berlemak, makanan instan, junkfood, hindari rokok dan alkohol.”


“Baik Dok, saya akan mengikuti arahan dari Dokter," ucap Nay dengan tidak bersemangat.


Bersambung….


Jangan lupa like, love and vote.


Ditunggu juga komentarnya agar penulis remahan seperti saya menjadi lebih baik lagi.


semangat 💪

__ADS_1


Terima kasih yang masih setia mengikuti Samudra Nayna 🙏🙏🙏


Salam Age Nairie 🥰🥰🥰


__ADS_2