Sayembara Cinta

Sayembara Cinta
62 .Ketakutan Reihan


__ADS_3

Suasana rumah tampak sepi saat Risa tiba di Rumah orang tuanya . dilihatnya sang mama tengah menikmati kue dan secangkir Teh di teras sambil membaca majalah Wanita .


 


 


" Oh kau datang ? , mama tidak mendengar suara mobilmu " Ucap sang mama saat melihat kehadirannya .


 


 


nyonya Larasati memperhatikan wajah putrinya yang nampak kusut , matanya juga sembab seperti orang yang habis menangis .


 


 


" Ada apa sayang ? , apa kau baik baik saja ? " Wanita itu menatap anak perempuan satu satunya .


 


" Aku hanya lelah ma...." Jawab Risa berbohong .


 


 


" Oh.... mama dan papa kan sudah bilang kurangi kegiatannmu ! , apa kau masih menerima tawaran modeling ? " tanya sang mama dengan lembut .


 


 


" hanya sekali kali ma , Risa bosan di rumah terus " jawab Risa sambil duduk di kursi  di samping sang mama .


 


 


" kamu kan bisa meneruskan pekerjaanmu yang dulu sebagai desaind interior " sang mama mencoba memberi saran .


 


 


" Iya Risa juga sedang mencari Perusahaan yang mau menerima jam kerja yang Flexsibel " jawab Risa .


 


 


" Baguslah ...jadi kau tidak terlalu lelah , oh ya kenapa tidak minta suamimu mencarikan untukmu ? atau kau bekerja di perusahaannya ? " Tanya sang mama .


 


 


" Tidak Ma ... Risa tidak ingin merepotkan Dia " jawan Risa berbohong .


 


 


" Ma....kamar Risa masih di bersihkan kan ? " Tanya Risa ,


 


 


" Ya... tentu saja , kadang Irfan tidur disana juga " Jawab sang mama .


 


 


" aku mau istirahat ... , aku agak lelah " Ucap Risa seraya berlalu menuju kamarnya .


 


 


Rumah keluarganya tidak begitu mewah , namun juga bukanlah rumah sederhana . meski tidak sekaya ketika ayahnya masih sukses keluarga mereka masih hidup dengan layak .


Rumah dengan lima kamar tidur itu berada di kawasan Elite di selatan Bandung . Rumah itu menjadi saksi perjalanan tumbuh kembangnya bersama tiga saudara lelakinya .


Risa adalah anak kedua dari Pasangan Nyonya Larasati Dan Tuan Hargianto . mereka sempat sangat kaya , namun sebuah kasus menjerat perusahaan Tuan Hargianto , ia melakukan hal yang melanggar Hukum hingga harus membayar Denda pada negara dan perusahaanya di kenakan sanksi .


Tuan Hargianto terkenal suka bermain gelap dalam menjalankan bisnisnya . tidak jarang ia menghindari pajak demi meraup keuntungan lebih , Selain itu ia juga sering menggunakan bahan baku import ilegal untuk menekan biaya Produksi , karena hal itu pengusaha pengusaha jujur jarang mau berteman atau bekerjasama dengan dirinya .


dan karena hal itu pula keluarga Jordi tidak menyetujui hubungan mereka . dan itu yang membuat Clarisa memilih untuk meninggalkan Jordi , meski dalam hatinya ia sangat mencintai pria itu .


 


 


Clarisa membaringkan Tubuhnya yang lelah di atas ranjang empuk di kamarnya saat masih gadis . Wanita itu menatap sekeliling ruangan , semuanya masih seperti saat terakhir ia bermalam di kamar itu .


 


 


Meski lelah Ia tidak bisa tidur , peristiwa demi peristiwa dalam Hidupnya kembali terlintas di benaknya . dan kisah Cintanya dengan Jordi yaang ingin Ia lupakan juga kembali hadir di ingatannya .


 


 

__ADS_1


" andai aku bisa memutar waktu , saat itu aku akan memilih bertahan bersama denganmu " Bisiknya dalam hati . setelah terombang ambing oleh Pikirannya yang kacau akhirnya wanita itu tertidur karena lelah .


 


 


Risa terbangun saat sang mama menepuk nepuk pundaknya . entah sudah berapa lama Ia tertidur .


 


 


" Reihan datang untuk menjemputmu " ucapan Sang mama yang terngiang tidak jelas di telinganya yang baru sadar dari mimpi panjang membuat ia menggeleng gelengkan kepalanya .


 


 


" Risa tidak mau pulang ma..., Risa mau tidur disini " Jawabnya pelan .


 


 


" Tidak boleh begitu ! , Kau juga tidak pamit saat akan datang kemari , dia menelpon mama dan langsung datang saat mama bilang kamu ada di sini " Nyonya Laras duduk di tepi ranjang putrinya .


 


 


" apa kalian ada masalah ? setiap hal dalam Rumah Tangga harus di bicarakan baik baik meski itu hal kecil " nyonya Laras memberikan nasehat dengan lembut .


 


 


Risa terdiam , ia tidak ingin bercerita pada orang tuanya tentang apa yang Ia alami dalam Rumah tangganya selama ini . Namun kekerasan yang ia terima dari Reihan siang ini sangat membekas di hatinya . sikap dingin dan ketidak pekaan Reihan dapat ia tolerir , tapi tidak dengan kekerasan dan perlakuan kejamnya siang ini . sekali seorang suami bersikap kasar Ia akan mengulanginya lagi dan lagi , itu yang pernah Ia dengar .


 


 


Tok Tok Tok


suara ketukan di pintu kamarnya membuat Nyonya Laras beranjak . wanita itu membukakan pintu dan segera meninggalkan kamar putrinya saat tau yang datang adalah sang menantu .


 


 


" ayo pulang ! " ucap Reihan tanpa rasa bersalah .


 


 


 


 


" Istri macam apa kau ini ? , pergi tidak pamit dan sekarang kau ingin tinggal terpisah dengan suamimu ? , apa kau ingin dengan bebas berjumpa dengan dia ? " tanya Reihan dengan sinis .


 


 


" Aku sungguh tidak mengenalmu Rei ...., kau menuduh aku berbuat tidak baik tanpa bertanya ! , sikap suami macam apa itu ? ! " Risa mencoba menahan Sabar .


 


 


" aku punya bukti kalau kalian bermalam di resort yang sama dan tadi siang kalian juga ke dokter berdua , apa yang kau bilang menuduh ?! . kalau kau tidak bisa melupakan dia kenapa kau mau menikah denganku ? , Untuk menyelamatkan bisnis ayahmu ? . kau sendiri yang menjual jiwa dan tubuhmu padaku , lalu sekarang kau ingin bebas ?! " Ucap Reihan sambil menatap tajam sang Istri .


 


 


Risa terpaku , hatinya serasa remuk redam mendengar kata kata suaminya yang belum genap satu tahun ia nikahi . Ia tidak menyangka ternyata lelaki itu mempunyai jalan pikiran yang sangat rendah , dan juga menganggap dirinya hanya sebuah barang . dan ia lebih terkejut ternyata sang suami mengetahui segala kegiatannya .


 


" kau benar benar keterlaluan ! , apa ini dirimu yang sebenarnya ? ! " Risa merasa geram .


 


 


" kau pukir aku perduli dengan penilaianmu , kemasi barang barangmu lalu turun atau aku akan mencabut semua investasiku pada perusahaan ayahmu agar Ia mendekam di penjara karena terlilit hutang ! " ucap Reihan seraya meninggalkan kamar Istrinya .


 


 


Risa terdiam setelah kepergian Reihan . ia sungguh ingin menangis sekuat kuatnya menyadari kenyataan yang baru saja ia alami . setelah menenangkan diri beberapa saat ia segera turun ke bawah dan menemui Reihan yang tengah berbincang dengan sopan pada sang Ayah .


 


 


" kamu Ini ...kalau kamu kangen ya pamit dulu dengan suamimu kalau mau tinggal , atau tunggu suamimu tidak sibuk baru kalian bermalam di sini berdua " Ucap sang Papa sambil tersenyum lebar .


 


 


Risa hanya terdiam , sementara Reihan menaggapi kata kata ayahnya dengan manis .

__ADS_1


 


 


" Tidak apa apa pa..., sesekali seorang istri akan manja untuk mendapatkan perhatian suaminya ...mungkin saya yang terlalu sibuk " Ucap Reihan seraya meraih lengan Risa .


 


 


" kami pulang Dulu pa...ada rapat penting dengan klien besok " Ucapnya sambil berpamitan pada papa dan mama Risa .


 


 


" ya...ya lain kali menginaplah di sini , kalian belum pernah menginap di rumah ini sejak menikah "


 


 


" ya pa... tunggu Reihan tidak sibuk.., kami pamit pa... ma ..." Ucapnya sambil berjalan meninggalkan ruang tamu yang juga menjadi ruang keluarga .


 


 


" ya hati hati sampaikan salam kami pada papa dan mama mu " ucap Nyonya larasati . kedua orang tua Clarisa mengantar ke[ergian Clarisa yang meninggalkan kediaman mereka karena terpaksa .


 


 


setelah keduanya pulang dengan mengendarai Mobil Clarisa , karena Reiha datang di antar sang supir , Ia menyuruh sopirnya untuk pergi sendiri sementara Ia memilih pulang dengan mobil Risa .


 


 


" pa...sepertinya mereka sedang bertengkar " ucap Nyonya Larasati pad asang suami setelah kepergian mereka .


 


 


" biarkan saja... ku rasa Risa masih berhubungan dengan mantan pacarnya , makanya Reihan cemburu " jawab Tuan Hargianto sambil kembali bersantai di ruang keluarga .


 


 


" maksud papa Jordi , Cucunya pemilik Jaya Group ? " tanya Nyonya Laras .


 


 


" Dia bukan pemiliknya , hanya pemegang saham terbanyak . lagunya luar biasa .kita lihat saja nanti..., apa dia masih bisa sombong padaku " jawab Tuan Hargianto yang tidak di pahami oleh sang Istri .


 


 


********


 


 


Risa langsung masuk kamar begitu sampai dirumah . malam memang sudah larut , rumah besar itu sudah sepi . tanpa membersihkan diri Clarisa langsung berbaring di ranjang dan membungkus tubuhmya dengan selimut .


 


 


Reihan tidak perduli dengan tingkah laku Risa , ia menuju ruang kerjanya dan kembali sibuk dengan urusannya tentang pekerjaan . hingga menjelang pagi ia baru selesai dengan pekerjaannya dan kembali ke kamar .


 


 


Risa tengah tertidur pulas saat ia masuk ke kamarnya . wajah cantik wanita itu membuat Ia terpana , perlahan Ia mendekti wajah itu dan mengecup keningnya dengan lembut lalu ia segera membaringkan diri di sebelah sang istri .


 


 


" aku tidak akan pernah bisa hidup tanpamu...tolong jangan tinggalkan aku " Bisik Reihan dalan hati . Ia menatap wajah Risa sambil berbaring , mendapatkan Risa adalah hal yang ia impikan sejak di bangku SMU . saat itu Risa adalah kekasih Jordi , Idola sekolah yang sangat tampan dan di taksir hampir oleh semua siswa wanita di sekolah mereka .


 


 


" jangan pernah kembali lagi ke sisi Pria itu , setidaknya biarkan aku memenangkan dirimu meski aku tidak akan pernah memenangkan hatimu " Gumam Reihan .


 


 


Reihan sadar selama ini Risa menikah dengannya karena perjodohan , itulah sebabnya hatinya selalu di hantui perasaan takut akan kehilangan Risa . Saat Ia mendapatkan informasi dari seseorang bahwa sang istri kembali bertemu di sebuah resort hatinya terbakar cemburu dan ia merasa Selama ini Risa hanya mencintai harta dan kekayaannya semata .Namun begitu berat baginya melepaskan pernikahan itu karena ia sangat mencintai sang istri .


 


 


lelaki itu segera memejamkan mata . ia sangat lelah , meski seharian ini hatinya terbagi antara pekerjaan dan pikirannya yang terus pada sang istri ada banyak hal yang harus ia selesaikan untuk menyempurnakan rencana besar yang tengah ia susun . ia pun terlelap karena kelelahan .

__ADS_1


__ADS_2