She'S Mine

She'S Mine
Nasib Zea


__ADS_3

Dad Kim tersenyum kikuk saat pandangan matanya bertemu dengan pandangan tajam mom Lisa dan Alex. "Kenapa kalian menatap Dad seperti itu?"


Alex berdecak sebal. "Ckk.. Dad masih bertanya?"


"Memang apa yang Dad lakukan? Dad merasa tak melakukan kesalahan apapun," jawab Dad Kim dengan santai. Tapi di sudut hatinya yang terdalam dia sedikit was-was saat melihat mom Lisa tengah mencengkram erat pisau dan garpu di tangannya. Bahkan Dad Kim harus bersudah payah hanya untuk menelan salivanya.


"Hey Kim Hyung-sik! Kau pikir ingin menjadikan Keyra istri kedua itu bukan kesalahan?" sela mom Lisa sembari menatap tajam Dad Kim dan mengacungkan garpu tepat di depan wajah suaminya itu. Hingga lagi-lagi Dad Kim harus kembali menelan salivanya dengan susah payah.


Karena merasa terancam, dengan perlahan Dad Kim mendorong tangan mom Lisa agar garpu tajam itu menjauh dan tak lagi berada di depan wajah tampannya. "Jangan di depan wajahku. Ini sangat menakutkan."


Tak menjawab. Mom Lisa justru kembali berkata dengan sedikit mengejek. "Lagi pula kau pikir Keyra yang masih muda dan cantik ini bakalan mau jadi istri kedua pria tua bangka sepertimu."


"Hey Monalisa Gunawan, apa kamu gak bisa liat wajahku ini tak kalah tampan dari putramu," sahut Dad Kim yang merasa kesal saat istrinya mengatakan jika dirinya pria tua bangka. "Usia boleh tua. Tapi pesonaku tak kalah dari anak muda," sambung Dad Kim dengan sangat percaya diri.


"Kau...." Mom Lisa meletakan pisau makan dan garpunya dengan kasar. Lalu dengan secepat kilat dia mungelitiki perut suaminya dengan gemas.


"Aduh... ampun honey ampun. Aku hanya bercanda," pekik Dad Kim sambil tertawa karena merasa sangat kegeli akibat ulah istrinya. Bahkan pasangan yang sudah hampir expired itu melupakan keberadaan orang-orang di sekitarnya.


Sedangkan disisi lain, baik Ayura dan Keyra baru menyadari. Jika ternyata tingkat kepercayaan diri yang tinggi dari seorang Kim Alexander adalah sifat yang di wariskan oleh Daddy-nya.


"Dad Mom, udah lah. Kalian bisa lanjut nanti di kamar," sela Alex. "Apa kalian gak malu jadi tontonan kami?" sambung Alex hingga membuat mom Lisa menghentikan aksinya yang tengah menggelitiki Dad Kim.

__ADS_1


"Maaf, kalau lagi kesel suka lupa tempat," ucap mom Lisa yang kini merasa canggung. Bisa-bisanya mereka lupa jika saat ini sedang makan malam bersama.


"Ngapain minta maaf honey. Lagian kita kan hanya melakukan hal yang biasa," ujar Dad Kim santai sembari menarik istrinya ke dalam pelukannya.


"Dad...." Mom Lisa berkata lirih namun penuh dengan penekanan. Hingga mau tak mau Dad Kim melepaskan pelukannya. "Iya, iya... Ini Dad lepas pelukannya."


"Daddy romantis banget. Kasian para jomblo yang liat," cletuk Ayura yang sudah menghentikan tangisannya sejak perdebatan lucu antara Dad Kim dan mom Lisa.


Semua orang menatap ke arah Ayura. Terutama para jomblo seperti Papi Genta, Papa Jo, Hiro dan juga Mike. Mereka yang merasa di kasihani kini menatap sebal ke arah ibu hamil itu.


Ayura menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Dia mengerutuki krbodohannya yang selalu berbicara ceplas-ceplok tanpa filter. "Ayura cuma bercanda. Jadi tolong jangan liatin Ayura kayak gitu," ucapnya seraya terseyum kikuk.


"Oh iya Kim, gimana orang yang udah nyelakai Keyra? Apa kamu sudah melaporkannya ke polisi?" tanya mama Rani yang sengaja mengalihkan pembicaraan agar suasana di sana tidak semakin tegang.


Dad Kim menatap seklias ke arah putra dan menantunya, lalu menghembuskan nafas berat. "Semalam setelah mencelakai Keyra, aku langsung membawanya ke kantor polisi," jawab Dad Kim.


"Tapi sore tadi pengacaraku mengakatan kalau ada yang menjaminnya. Yaitu tuan Baskara pemilik Baskara Crop," sambung Dad Kim.


Baskara Crop sendiri merupakan perusahaan penyelenggara peer-to-peer lending di negara ini yang menyediakan fasilitas pinjaman tanpa agunan melalui aplikasi online.


"Biarin aja," sahut Alex santai. Hingga membuat semua orang menatap kearahnya.

__ADS_1


"Kamu bakalan biarin orang yang nyakitin Keyra lepas begitu aja?" tanya mom Lisa tak percaya sekaligus kesal.


"Ckk.. buka gitu mom," sanggah Alex. "Tapi kalau Zea memang menerima bantuan tuan Baskara, itu artinya wanita itu juga siap menjadi istri ke empatnya. Dan itu justru lebih aman buat Keyra dari pada dia hanya di penjara sebentar," sambung Alex menjelaskan.


"Maksudnya?" mom Lisa yang masih belum mengerti memilik untuk kembali bertanya agar Alex bisa kembali menjelaskan dengan lebih detail.


"Gini mom. Kalau Zea nikah sama tuan Baskara, dia akan sangat di awasi oleh suaminya. Dan otomatis Zea gak akan berani macam-macam pada Keyra lagi. Karena jika Zea kembali berulah, tuan Baskara pasti akan menghukumnya dengan lebih kejam. Apalagi jika tau Zea melakukannya demi mendapatkan pria lain," ucap Alex menjelaskan.


"Tumben kamu pinter Kim," celetuk Dad Kim.


"Ckk.. Daddy kemana aja baru sadar?" Alex berkata dengan jumawa.


"Baguslah kalau otakmu yang lama beku itu sudah sedikit mencair. Setidaknya kamu bisa gunakan kecerdasan kamu yang minim itu untuk membantu memajukan perusahaan kita," sahut Dad Kim.


Alex memanyunkan bibirnya saat mendengar otaknya di katakan minim. Ya walaupun benar, setidaknya Dad Kim tak perlu mengatakannya di depan semua orang seperti ini.


"Oh ya, Dad Kim memutuskan untuk mengundur honeymoon kalian ke Turki sampai bulan depan," ucap Dad Kim yang baru mengingat jika hari ini dia juga mengurus kemunduran jadwal ke berangkatan anak-anaknya yang seharusnya berangkat ke Turki akhir minggu ini.


"Memang kenapa Dad?" tanya Alex dengan raut wajah kecewanya. Dia sudah menantikan honeymoon yang di janjikan oleh Dad Kim saat makan malam waktu itu.


Bahkan dia sudah membayangkan malam-malam panasnya di dalam kamar hotel bersama istrinya. Tapi sekarang Dad Kim justru dengan santainya mengundurkan jadwal keberangkatan mereka.

__ADS_1


__ADS_2