
Dari semua orang yang berada di sana hanya Alex saja yang terlihat kaget. Bahkan Alex masih sempat menggelengkan kepalanya beberapa kali.
"Itu gak mungkin," ucap Alex masih belum bisa percaya begitu saja.
"Astaga Kikim," sentak mom Lisa.
"Mommy tenang dulu." Ayura mengusap punggung mom Lisa agar tak terbawa emosi.
Ayura sendiri sudah mengenal Alex cukup lama. Jadi sedikit banyak Ayura tahu jika Alex pria baik yang selalu berprasangka baik dengan orang-orang di sekitarnya. Hingga Ayura sudah bisa menebak akan cukup sulit meyakinkan seorang Kim Alexander.
"Katakan dengan jelas!" perintah Agam pada pria tiga puluh tahunan itu.
"Saya mengenal Zea dua bulan yang lalu saat saya mengunjungi ayah saya yang saat itu di penjara. Dengan artian, saya bertemu Zea di lapas saat Zea menjenguk ayahnya yang juga di penjara di lapas yang sama," ucap pria itu kembali menjelaskan.
"Bukankah ayah Zea pergi meninggalkan Zea? Bagaimana bisa kamu berkata jika ayah Zea di penjara?" tanya Alex. Karena Zea memang pernah menceritakan hal itu. Jika ayahnya pergi meninggalkan Zea seorang diri.
"Yang di katakan Zea memang benar," sahut Ello. "Ayah Zea meninggalkannya tujuh bulan yang lalu karena harus di penjara akibat kasusus korupsi."
"Dan setelah di penjara, banyak rentenir yang datang menagih hutang ke rumah Zea. Bahkan sampai rumah Zea di sita bank dan membuat Zea harus tinggal dengan sepupunya Salsa," sambung Mike.
"Seorang renternir mengancam akan memenjarakan Zea jika tak bisa melunasi semua hutang ayahnya. Atau....." Ayura sejenak menatap reaksi Alex.
"Atau apa?" tanya Alex semakin penasaran.
"Atau hutang ayah Zea di anggap lunas asal Zea mau menikah dan dijadikan istri keempat oleh rentenir itu," jawab Ayura.
Alex terdiam. 'Semenyedihkan itu kah kehidupan Zea? Pasti tak mudah jika menjadi seorang Zea. Karena kesalahan ayahnya membuat Zea terjebak di dalam masalah berat.'
__ADS_1
"Ayah Zea melakuakn korupsi karena Zea selalu menuntut lebih pada ayahnya yang sebenarnya hanya seorang staf keuangan biasa di tempat kerjanya. Bahkan semua hutang ayah Zea itu digunakan Zea untuk bersenang-senang dan berfoya-foya dengan para sahabat elitnya," ucap Ayura kembali menjelaskan.
"Jadi maksud kamu, Zea bergaya seperti orang kaya padahal dia gak mampu? Dan itu berakibat pada ayahnya yang terus di tuntut memberi uang lebih? Hingga ayahnya yang hanya dari kalangan menengah harus rela berhutang ke rentenir dan bahkan sampai korupsi dan di penjara?" tanya Alex menjelaskan ulang semua hal yang baru saja dia tangkap dari penjelasan para sahabatnya.
"Ya kurang lebih seperti itu kak," jawab Ayura.
"Lalu apa hubungannya dengan Zea yang mencelakai dirinya sendiri?" tanya Alex yang masih belum mengerti sepenuhnya.
"Jelaskan!" perintah Alex pada pria asing itu.
"Saat bertemu di penjara saya bercerita jika saya bekerja di Aditama grup. Dan Zea meminta bantuan pada saya untuk menjadi salah satu model disana dengan memberi imbalan bermalam dengannya."
"Jangan ngarang kamu!" sentak Alex. "Bukankah dulu kak Hiro pernah bilang kalau Zea nolak jadi partner kerja gue?" tanya Alex pada Hiro.
"Itu hanya alibi dia Lex. Agar rencananya berjalan lancar," ucap Hiro.
"Rencana apa?" tanya Alex masih bingung dengan penjelasan yang terkesan muter-muter tak jelas.
Alex menganggukan kepala dan mulai menajamkan telinganya agar bisa mendengar penjelasan singkat dari Agam.
"Singakt cerita Zea itu bergaya elit padahal ekonomi sulit. Hingga membuat ayahnya harus putar otak agar bisa memenuhi semua keinginan putrinya. Dan pada akhirnya ayah Zea masuk penjara karena kasus korupsi dan terlilit hutang di mana-mana." Alex menganggukan kepelanya mengerti.
"Karena tak punya uang lagi untuk membayar hutang, Zea diancam akan di masukan de dalam penjara atau Zea bisa memilih hutangnya di anggap lunas, asal mau menikah dengan rentenir dan di jadikan istri ke empat." Alex kembali menganggukan kepala saat mengerti dengan penjelasan Agam.
"Zea bisa masuk menjadi salah satu model di perusahaan Hiro karen bantuan staf ini dengan bayaran bermalam dengannya. Dan Zea yang tahu jika kamu juga menjadi model di sana, memutuskan untuk menjerat kamu dan menjadikan kamu miliknya. Dengan harapan kamu bisa melunasi semua hutang ayahnya dan Zea juga bisa kembali hidup mewah jika bisa menikah dengan kamu," ucap Agam menjelaskan.
"Zea sengaja mencelakai dirinya dengan berakting seolah menolong kamu. Agar membuat kamu merasa bersalah dan kamu mau bertanggung jawab dengan menikahinya"
__ADS_1
"Ohh.. ****," umpat Alex. Dia tak menyangka bisa di bodohi seperti ini. "Apa itu artinya kakinya yang lumpuh itu juga hanya sebuah kebohongan?" tanya Alex penasaran.
"Tentu saja. Dan kamu bisa liat siarang langsung," Hiro menarik Alex agar kembali duduk di sampingnya.
"Itu bukannya Zea?" Alex menunjuk Zea yang sedang duduk di kursi roda di sebuah kamar sebar putih. Seperti kamar hotel.
"Hmm... dia ada di tiga puluh di hotel ini," jawab Hiro.
"Kok bisa?" tanya Alex heran.
"Tentu saja bisa. Karena mommy mengatakan jika kamu akan menemuinya di sana," sahut mom Lisa.
Tak lama suster yang di pekerjakan Alex datang dengan sebuah kotak kado berukuran lumayan besar.
"Itu kado dari mommy," sahut mom Lisa yang ikut menyaksikan Zea dari balik layar laptop Hiro. Ya di kamar itu sengaja di pasang CCTV khusus untuk mengawasi Zea.
"Ngapain mommy kasih kado ke dia?" tanya Alex heran.
"Kado itu spesial. Dan mommy yakin Zea tak akan pernah melupakan kado itu selamanya," ucap mom Lisa tak sabar melihat Zea membuka kado dari dirinya.
"Satu, dua, tiga....."
Zea berteriak dan langsung melempar kado pemberian mom Lisa. Hingga tak lama kemudian banyak kecoa yang keluar dari kota tersebut.
Zea yang takut dan panik reflek berdiri dan langsung naik ke atas ranjang. Dan sialnya beberapa kecoa justru terbang mengelilingi kamar yang di tempati oleh Zea.
"Tu kan. Keyra bilang apa," ucap Keyra dengan wajah berapi-api.
__ADS_1
"Keyra kan udah bilang sama kak Alex kalau kak Zea itu bohong. Kak Zea itu bisa berdiri. Bahkan bisa jalan. Tapi kakak gak percaya sama Keyra dan justru percaya sama wanita siluman itu. Sekarang kakak liat sendirikan dengan mata kepala kakak kalau kak Zea baik-baik aja," ucap Keyra meluapkan kekesalan yang sudah dia pendam beberapa hari ini.
"Semua orang tahu kak Alex itu gak pinter. Tapi tolonglah jangan gampang di bodoh-bodohin kayak gini!"