
"Uhuk-uhuh....." Alex langsung tersedak begitu mendengar ucapan Ayura yang seenak jidaknya sendiri.
"Kakak, pelan-pelan." Key mengulurkan segelas air putih lalu mengusap lembut punggung Alex.
Sedangkan Ello dan Ayura kini mencoba menahan tawanya saat melihat reaksi spontan Alex. Mereka berdua semakin yakin jika rasa sayang Alex pada Keyra bukan hanya sebatas sayang seorang kakak ke pada adik angkatnya. Begitupun sebaliknya, kepanikan Keyra terlihat begitu jelas. Dan hal itu juga membuat little pasutri meyakini jika kekhawatiran Key lebih dari rasa khawatir seorang adik pada kakak angkatnya.
"Lo tadi bilang apa Ra?" tanya Alex setelah meminum segelas air putih pemberian Keyra. Bahkan saat ini masih terlihat jelas wajahnya yang memerah akibat tersedak.
"Gak ngomong apa-apa. Kan Ayura cuma ngajak kak Hiro double date," jawab Ayura dengan santainya.
"Gak boleh!" jawab Alex tegas.
"Lah kenapa jadi kak Alex yang ngatur. Kan Ayura gak ngajak kak Alex," sahut Ayura pura-pura tak terima. "Lagian ini bukan kemauan Ayura sendiri. Ini kemauan baby Ayura."
"Jangan ngaco deh Ra. Mana ada bayi dalam perut ngerti ngedate," balas Alex yang tak bisa menerima ngidam di jadikan Ayura sebagai alasan.
"Kakak, kak Alex gak percaya sama Ayura. Padahalkan Ayura (bohong)........" Ayura mengedipkan mata memberi kode agar suaminya cepat membelanya.
"Lo kenapa sih ngab. Ini kan kemauan anak gue. Lagian ini gak ada hubungannya sama elo. Kan Ayura minta double datenya sama kak Hiro dan Keyra," ucap Ello sesaat setelah mengerti kode dari sang istri.
"Ya ada hubungannya sama gue lah. Keyra kan adik gue," sahut Alex tak kalah ketus.
"Ayura udah minta izin sama mom Lisa kok kak. Dan mom Lisa juga udah izinin," sela Ayura.
"Ya udah. Kalau gitu Keyra pasangannya sama gue aja. Jangan sama kak Hiro." Alex yang tak mungkin bisa membantah mom Lisa, memilih untuk memberikan ide jika dirinya yang akan menjadi pasangan sang adik di acara double date yang di cetus oleh Ayura.
"Gak mau. Lagian mana ada kakak adik ngedate," ucap Ayura menolak ide Alex.
"Tapi Ra....."
"Ya udah sih tanya Keyra nya aja mau apa enggak ngedate sama kak Hiro. Lagian ini kemauan anak gue ngab. Tolong dong sedikit pengertiannya," sela Ello memberi solusi.
__ADS_1
"Gimana kak Key? Mau kan kita ngadain double date? Baby Ayura pengen banget ngedet bareng uncle Hiro sama aunty Keyra."
"Aku....." Key bingung harus menjawab apa. Dia menatap Alex yang wajahnya terlihat masam. Rasanya tak tega mengiyakan permintaan Ayura dan mengecewakan sang kakak yang sudah sangat baik padanya.
Key beralih menatap Ayura yang saat ini menampilkan raut wajah penuh permohonan. Rasanya dia juga tak tega mengabaikan keinginan seorang ibu hamil.
"Gimana kak?" tanya Ayura meminta kepastian.
Key menghela nafas panjang. "Ya udah aku mau Ra."
"Yes!"
"Lo gak nanya gue mau apa enggak?" tanya Hiro yang sejak tadi memilih diam.
"Enggak. Karena kak Hiro kan sayang banget sama Ayura dan calon keponakan kakak. So, kakakku yang tampan dan baik hati ini tak mungkin menolak," jawab Ayura penuh percaya diri.
Disisi lain, Alex terlihat begitu kesal karena Keyra menyetujui ajakan Ayura untuk double date. Bahkan kini Alex menjadi tak bersemangat lagi untuk melanjutkan sarapan paginya.
"Kak Hiro brangkat kerja dulu," pamit Hiro sesaat setelah papi Genta berangkat kerja.
"Jangankan sore. Kalau Key mau kak Hiro buat gak kerja pun, bakalan kakak turutin," ucap Hiro sembil mengedipkan sebelah matanya ke arah Keyra. Hiro memang sengaja melakukan hal itu. Karena sejak tadi dirinya begitu menikmati raut wajah kesal Alex yang terlihat jelas sedang cemburu.
"Ckk.. gombal terus. Lama-lama kak Key bisa klepek-klepek sama kak Hiro kalau gini mah," ucap Ayura yang sengaja memanas-manasi Alex.
"Key gak bakalan suka sama om om tua kayak kak Hiro," sahut Alex yang kembali terpancing oleh perkataan Ayura.
"Kita liat aja nanti," ucap Hiro menantang. "Kalau gitu kak Hiro berangkat dulu ya Key. Dan persiapkan dirimu untuk berkencan dengan om om tampan ini," ucap Hiro dengan sangat percaya diri sebelum akhirnya benar-benar meninggalakan ruang makan untuk pergi bekerja.
"Ngab, ayo kita berangkat juga!" ajak Ello setelah kepergian Hiro.
"Gue gak ke kampus dulu deh," sahut Alex. Dia cukup khawatir Hiro akan pulang cepat dan menggoda sang adik. Dan Alex tak akan pernah membiarkan hal itu terjadi.
__ADS_1
"Kenapa?"
"Gue gak enak badan," jawab Alex asal.
"Hah... kak Alex sakit?" Lagi-lagi Key panik saat tahu jika kakak angkatnya sedang tidak baik-baik saja. "Tapi ini gak panas," ucap Key sesaat setelah menempelkan telapak tangannya di dahi Alex untuk mengecek suhu tubuh sang kakak.
"Emang sakit harus panas? Kepala puyeng juga sakit. Tapi badannya gak harus panas," sahut Alex sewot. Entah kenapa dia sedikit kesal pada Keyra yang dengan gampangnya menerima ajakan Ayura untuk berkencang dengan Hiro.
"Maaf kak... Key gak maksud raguin ucapan kak Alex," ucap Key merasa bersalah.
"Kalau lo sakit pulang aja ngab." Ello yang sudah sangat mengenal Alex cukup tahu jika saat ini sahabatnya itu sedang berbohong.
"Lo ngusir gue?" Alex yang tak terima di suruh pulang langsung menatap Ello dengan tatapan kesal.
"Bukan ngusir. Kan kalau di rumah lo bisa istirahat."
"Di sini gue juga bisa istirahat. Lagian ini kediaman Aditama, salah satu sultan di kota ini. Gue rasa di sini juga banyak kamar yang masih kosong kalau gue mau istirahat ataupun tidur."
"Udah kak. Biarin kak Alex disini. Lebih baik kakak berangkat kuliah aja. Gak usah pikirin kak Alex," sahut Ayura yang melihat adanya ketegangan di antara dua pria disana.
"Kayaknya kakak juga gak ke kampus deh Yang," ucap Ello.
"Kenapa?" tanya Ayura heran.
"Kakak mau di rumah aja, jagain kamu dari playboy sedeng itu," jawab Ello sembari melirik sekilas ke arah Alex.
"Heh ngab. Lo ngatain gue sedeng?" tanya Alex tak terima.
"Udah yuk Yang dari pada disini lebih baik kakak anter kamu ke ruang belajar. Mungkin bentar lagi Miss.Lauren dateng." Ayura menganggukan kepala sebagai jawaban. Bahkan dia ikut-ikutan mengabaikan seorang Kim Alexander.
"Yuk kak Key," ajak Ayura. Dan mereka bertigapun pergi meninggalkan Alex sendirian di ruang makan.
__ADS_1
"Woey! Gak ada yang ngajakin gue?" teriak Alex. Namun sayangnya baik Ello, Ayura maupun Key tak menggubris teriakannya.
'Ckk.. ini masih pagi tapi gue udah di bikin kesel sama semua orang.'