
Nafas Keyra masih naik turun sesaat setelah meluapkan semua kekesalan yang sudah dia pendam beberapa hari ini. Tapi disisi lain Keyra bersyukur sekaligus lega karena akhirnya Alex mengetahu jika saat ini Zea sedang berbohong.
"Key, maafin kakak. Kakak gak maksud buat gak percaya sama kamu," ucap Alex datang mendekat. 'Sial.. awas aja lo Zee udah bohongin gue kayak gini.'
Keyra memilih membuang muka. Dia masih kesal saat kembali mengingat Alex yang menyentaknya hanya karena Keyra yang mengungkapkan kebohongan Zea.
"Key, sayang...."
"Cie elaahh sayang," terdengar sorakan dari Ello dan juga Mike. Bahkan keduanya seolah lupa jika beberapa saat yang lalu terjadi ketegangan di dalam kamar hotel ini.
Wajah Keyra memerah. Dia sangat malu. Bukan hanya karena sorakan Ello dan Mike. Tapi juga karena panggilan sayang Alex.
'Andai kak Alex udah jatuh cinta sama aku. Pasti panggilan sayang itu akan terdengar lebih indah di telingaku,' batin Keyra.
Alex memilih mengabaikan keriuhan yang di buat oleh kedua sahabatnya. Karena yang terpenting baginya saat ini adalah Keyra tak marah lagi padanya.
"Key, maafin kakak ya." Alex meminta maaf dengan penuh permohonan. Bahkan saat ini terlihat jelas jika Alex merasa sangat bersalah.
"Key...."
"Iya, Key maafin. Tapi kakak jangan kayak gitu lagi. Keyra gak suka di bentak-bentak apalagi gak di percaya sama orang terdekat Keyra," ucap Keyra yang lebih memilih memaafkan Alex dengan sangat mudah.
Karena walau bagaimanapun memiliki konflik dengan orang terdekat itu tak enak. Apalagi saat ini Alex sudah menjadi suaminya.
"Makasih sayang. Makasih," ucap Alex langsung memeluk Keyra. Bahkan tanpa permisi dia menciumi kedua pipi Keyra dengan gemas.
"Woey sabar woey. Lanjut di kamar," sahut Hiro.
"Kakak ihh malu," bisik Keyra. Entah kenapa dia menyukai perlakuan Alex. Bahkan hingga membuat Keyra saat ini merasa sangat di cintai.
"Ro, lo ikut gue ke kantor polisi," sela Agam.
"Ngapain?" tanya Hiro.
"Ckk... tentu aja nganyer manusia ini. Karena dia juga harus menerima hukuman atas semua perbuatannya," jawab Agam sembari menatap kesal pada pria asing itu.
"Hukuman?" gumam Alex sembari melepaskan pelukannya. "Gue juga harus kasih hukuman siluman ular itu," ucap Alex dengan lantang.
__ADS_1
"Ehh... lo mau kemana ngab?" tanya Ello saat melihat Alex hendak menuju pintu keluar.
"Pake nanya, ya ke kamar Zea lah. Gue bakalan kasih hukuman setimpal atas semua yang sudah dia perbuat ke gue," ucap Alex dengan ekspresi penuh kebencian.
"Kalau gue jadi elo sih mending gue ikuti permainan dia," ucap Ello dengan senyum licik di bibirnya.
"Maksud lo?" tanya Alex tak mengerti.
"Emang lo gak mau ngerjain dia dulu? Buat dia seolah berhasil dengan rencananya dan setelah itu....... duar....... dia akan jatuh karena permainannya sendiri," ucap Ello menjelaskan.
Alex terdiam. Benar juga apa yang di katakan oleh Ello. Jika dia memberi hukuman saat ini maka semuanya akan selesai saat ini juga. Padahal Zea sudah mempermainkannya dalam waktu yang tidak sebentar.
"Gue setuju sama dia ngab. Gue bakalan batu ngerjain dia," ujar Mike. Entak kenapa setelah beberapa kali mengerjai Alex, Mike ketagihan menjadi orang jail.
"Menurut kamu gimana Key?" tanya Alex pada istrinya. Karena jujur saja dia takut salah lagi. Apalagi saat ini Keyra adalah prioritas utamanya.
"Keyra ngikut kak Alex aja," jawab Keyra yang tak tahu harus menjawab apa.
"Kalau kakak ngikutin permainan Zea dulu boleh?" tanya Alex. "Kakak janji gak bakalan macem-macem," sambungnya.
Keyra terdiam. Pandangan matanya menatap mom Lisa. "Terserah kamu," ucap mom Lisa dengan gerak bibir dan tanpa mengeluarkan suara.
~
Malam ini Alex dan Keyra masih menginap di hotel. Dan mungkin sampai beberapa hari kedepan. Itu semua Alex lakukan agar bisa menikmati kebersamaannya dengan Keyra tanpa takut terganggu oleh siapapun.
"Key sini. Ada yang mau kakak bicarain sama kamu," ucap Alex sembari melambaikan tangannya meminta agar Keyra mendekat.
"Kenapa kak?" tanya Keyra yang sudah berdiri di hadapan Alex.
"Duduk sini." Alex menepuk sisi kosong di sampingnya.
"Kenapa?" tanya Keyra lagi saat dirinya sudah mendudukan tubuhnya di sofa tepat dimana Alex memintanya untuk duduk.
"Jadi kamu beneran Nana Kan?" tanya Alex dengan penuh ke hati-hatian.
"Hmm..." jawab Key dengan deheman. Entah kenapa dia tak suka pembahasan tentang dirinya yang ternyata adalah Nana.
__ADS_1
"Kalau boleh tahu, kenapa kamu gak jujur sama kak Alex sejak pertama kita ketemu?" tanya Alex dengan pandangan menatap intens ke arah Keyra.
Keyra menghela nafas panjang. Sepertinya saat ini dia harus berkata jujur tentang alasan kenapa dirinya menyembunyikan fakta jika Nana dan dirinya adalah satu orang yang sama.
"Kenapa?" tanya Alex tak sabar mendengar jawaban dari Keyra.
"Maaf kak. Keyra hanya takut hubungan kita sebagai kakak adik berantakan," jawab Keyra sembari menundukan kepala.
"Maksud kamu?" tanya Alex masih belum mengerti.
"Kak Alex kan selalu cerita masalah kakak ke Nana. Dan Keyra takut kakak malu atau canggung saat tahu jika Nana itu aku," ucap Keyra menjelaskan.
"Kamu salah Key. Kakak justru senang. Karena tenyata orang yang selalu mendengarkan keluh kesah kakak adalah orang terdekat kakak. Apalagi saat ini kamu udah jadi istri kakak," ucap Alex menggengam tangan Keyra.
"Jadi kak Alex gak marah sama Keyra?" tanya Keyra tak percaya. Dia pikir Alex akan marah saat tahu jika selama ini dirinya sudah berbohong.
"Gak Key. Kakak gak marah. Kaka justru seneng. Apalagi......"
"Apalagi apa kak?" tanya Keyra penasaran.
"Kamu ingat kakak pernah cerita ke kamu kalau kakak lagi jatuh cinta sama orang yang udah pernah kakak tolak?" tanya Alex.
Keyra melepaskan genggaman tangan Alex. "Hmm.. Keyra tahu. Dan gadis itu adalah kak Zea," ucap Keyra. "Apa kak Alex mau bilang ke Keyra kalau sampai saat ini kakak masih berharap bisa bersama kak Zea setelah semua yang perempuan itu pebuat ke kak Alex?" tanya Keyra dengan kedua mata berkaca-kaca. Hatinya terasa sakit saat tahu jika suaminya masih mencintai wanita lain.
"Hey, kenapa kamu bisa bilang kakak suka sama Zea?" tanya Alex tak percaya jika Keyra justru mengira jika dirinya jatuh cinta dengan Zea.
"Memang kenyataannya seperti itu. Keyra tahu semua gadis yang deket sama kak Alex. Dan dari semua gadis itu hanya Zea lah yang sesuai dengan ciri-ciri gadis yang udah buat kak Alex jatuh cinta," ucap Keyra yang kini memilih memalingkan wajahnya. Karena dia sudah tak bisa lagi menahan air matanya agar tak jatuh.
"Key, kamu salah. Jadi dengerin dulu penjelasan kakak!"
.
.
.
Bom akhir tahun masih berlanjut😁😁
__ADS_1
Kasih semangat dong buat diriku😋😋