She'S Mine

She'S Mine
Tentang Perasaan


__ADS_3

Keyra dan Ayura sudah duduk di sofa ruang keluarga sembari menunggu kedatangan Miss Laurent.


"Jadi apa yang mau kak Key ceritain?" tanya Ayura mulai membuka obrolan.


"Emm....." Keyra sedikit ragu saat ingin mengatakan tentang apa yang dia rasakan saat ini. Namun dirinya juga ingin tahu sebenarnya apa yang sedang terjadi dengan perasaannya.


"Ada apa kak?" tanya Ayura lagi.


"Kak Alex lagi jatuh cinta Ra," ucap Keyra dengan kepala menunduk. Entah kenapa hati Keyra terasa sakit setiap kali mengingat Alex sedang jatuh cinta dengan gadis yang pernah dia tolak.


"Kak Alex jatuh cinta? Kata siapa?" tanya Ayura seolah baru mengetahui hal itu. Padahal sudah sejak lama dia mengetahui jika Alex sedang jatuh cinta.


"Kata kak Alex," ucap Keyra lirih. Lalu dia pun menceritakan percakapan di telepon antara dirinya dan Alex semalam.


"Lalu hubungannya apa sama wajah kak Key yang kusut? Bukankah bagus kalau kak Alex beneran jatuh cinta? Jadi kak Alex gak bakalan lagi mainin perasaan cewek lagi," ujar Ayura yang sengaja memancing Keyra agar mengakui perasaannya.


Keyra menatap Ayura sekilas. Lagi-lagi dia menimbang apakah harus menceritakan apa yang dirinya rasakan saat ini atau tidak.


"Kak...."


"Aku gak tau Ra. Yang aku tahu aku gak suka kak Alex jatuh cinta sama gadis manapun," jawab Key lirih.


"Lalu..."


"Dadaku rasanya sesak saat denger kak Alex ngomong hal itu sama aku. Aku gak nyangka kalau kak Alex bakalan secepat ini jatuh cinta sama orang yang katanya baru dia kenal," ucap Key lirih dengan kedua tangan meremas ujung kaos yang dia kenakan. Berharap dengan hal itu dapat mengurangi rasa gelisah di hatinya.

__ADS_1


"Apa kakak ngerasa nyaman kalau berada di dekat kak Alex?" tanya Ayura.


Keyra kembali menatap Ayura. Lalu detik selanjutnya dia menganggukan kepalanya. "Tentu saja Ra. Kak Alex selalu ada buat jagain aku. Jujur saja awalnya aku gak suka dengan sikapnya yang terlalu over protektif. Tapi entah kenapa sekarang aku justru menyukai hal itu."


"Apa kak Key merasa ada yang hilang saat kak Alex tak ada di dekat kak Keyra?" tanya Ayura lagi.


Keyra pun kembali menganggukan kepala. "Bahkan saat kemarin kita triple date sama mom Lisa dan Dad Kim, aku ngerasa sangat bersalah sama kak Alex. Dan aku gak tau kenapa aku ngerasa kayak lagi khianati kak Alex," ucap Key lirih.


"Fix... kak Keyra juga lagi jatuh cinta?" ucap Ayura tersenyum lebar. Ayura tak menyangka baru satu rencana yang mereka jalankan tapi sudah berefek besar bagi dua pasangan tak peka ini.


Apalagi Keyra bercerita jika Alex mengatakan kalau dia sedang jatuh cinta dengan orang yang pernah Alex tolak. Dan orang yang pernah Alex tolak adalah Keyra. Ya mom Lisa pernah mengatakan jika Alex menolak mentah-mentah saat akan di jodohkan dengan Keyra.


"Aku? Jatuh cinta?" tanya Keyra tak percaya.


"Itu gak mungkin Ra." Keyra menggelengkan kepala saat mendengar kesimpulan yang di ambil oleh Ayura.


"Kenapa gak mungkin?" tanya Ayura.


"Kak Key gak suka kan kalau kak Alex jatuh cinta sama gadis lain?" Keyra menganggukan kepala. Karena hal itu memang benar adanya.


"Itu tandanya kak Keyra sedang cemburu. Dan Ayura yakin kalau saat ini kak Key hanya mau kak Alex jatuh cinta sama kakak." Keyra terdiam. Di sudut hatinya terdalam, Keyra memang berharap hal itu.


"Ayura bahkan berani jamin kalau kak Keyra memang sedang jatuh cinta sama kak Alex," ucap Ayura meyakinkan.


"Kak Keyra ngerasa nyaman sama kak Alex. Kak Key juga ngerasa ada yang hilang saat kak Alex gak berada di dekat kakak. Dan poin terbesar disini, kak Key merasa mengkhianati kak Alex saat kak Key kencan sama kak Hiro. Dan semua itu terjadi karena kak Key merasa kalau diri kakak sepenuhnya milik kak Alex." Ayura berkata panjang lebar untuk menyadarkan sekaligus meyakinkan Keyra jika sahabatnya itu memang sedang jatuh cinta dengan kakak angkatnya.

__ADS_1


"Jadi aku sedang jatuh cinta?" tanya Keyra masih tak percaya. Namun semua yang di ucapkan Ayura memang benar adanya.


"Iya kak Key jatuh cinta sama kak Alex," balas Ayura dengan tersenyum lebar. Dia ikut bahagia saat Keyra mulai menyadari perasaannya.


"Tapi kita kakak adik Ra. Dan gak seharusnya aku jatuh cinta sama kakakku sendiri," ujar Keyra lirih dengan kedua mata mulai berkaca-kaca. Perasaannya yang baru bertunas harus dia kubur sedalam-dalamnya. Karena Keyra merasa perasaan itu tak seharusnya hadir bahkan tumbuh di hatinya.


"Siapa bilang gak boleh?" tanya Ayura. "Kak Keyra sangat boleh jatuh cinta sama kak Alex. Kalian bukan saudara sedarah. Kalian hanya kakak dan adek angkat. Bahkan kalau kak Keyra dan kak Alex mau, kalian berdua boleh menikah."


"Tapi aku gak mau mom Lisa dan Dad Kim kecewa saat tau aku jatuh cinta dengan putra kesayangan mereka," ucap Keyra sembari mengusap sudut matanya yang tiba-tiba basah.


"No! Dad Kim dan Mom Lisa akan sangat mendukung kak Keyra. Kalau kakak gak percaya, Ayura bakalan telfon mom Lisa dan menceritakan semuanya sekarang juga." Ayura meraih ponselnya dari atas meja. Namun saat ingin melakukan panggilan telepon, Keyra menahannya tangannya.


"Jangan Ra. Aku belum siap kalau mom Lisa dan Dad Kim tau soal perasaanku ke kak Alex."


"Tapi kak. Mom Lisa dan Dad Kim pasti dukung kakak," ucap Ayura meyakinkan. Sebenarnya dia ingin menceritakan tentang rencana mom Lisa yang ingin menjodohkan Keyra dan Alex. Namun Ayura merasa jika yang lebih berhak menceritakan hal itu adalah mom Lisa sendiri.


"Jangan!" Keyra menggelengkan kepala penuh permohonan.


"Baiklah, Ayura gak bakalan telfon mom Lisa sekarang," jawab Ayura diiringi dengan helaan nafas panjang. 'Mungkin gak sekarang. Tapi nanti aku bakalan tetap ngasih tahu mom Lisa soal perasaan kalian berdua. Karena kita harus bantu kalian agar bisa saling mengungkapkan perasaan masing-masing. Dan Ayura juga sangat berharap, semoga nantinya kalian bisa berjodoh.'


"Makasih Ra. Aku ngerasa lega setelah cerita sama kamu." Keyra memeluk Ayura.


"Iya kak. Tapi satu hal yang perlu kakak ingat." Ayura menjeda ucapannya. "Kak Keyra itu boleh jatuh cinta sama kak Alex. Sangat boleh. Dan tolong biarkan perasaan kak Keyra berkembang dengan sendirinya. Karena Ayura yakin hati kak Keyra tak pernah salah memilih."


Keyra menganggukan kepalanya. 'Ya semoga saja hatiku gak salah milih. Dan semoga kak Alex bisa membalas perasaanku suatu hari nanti. Karena jujur saja aku belum siap jika harus patah hati,' batin Keyra.

__ADS_1


__ADS_2