She'S Mine

She'S Mine
By One


__ADS_3

"Key kamu percaya kan?" tanya Alex lagi karena Keyra justru diam tak menjawab pertanyaannya.


"Kalau kamu menganggap perasaan kakak hanya sebatas nafsu, kakak janji sama kamu kalau kakak gak bakalan nyentuh kamu sebelum kamu juga memiliki perasaan yang sama dengan kakak," ucap Alex kembali mencoba meyakinkan Keyra.


Keyra menatap Alex. "Keyra percaya kok sama kak Alex," ujar Keyra. Karena semua penjelasan Alex soal kecemburuannya terhadap Hiro dan Mike memang cukup masuk akal.


Dulu, Alex memang kakak angkatnya. Tapi kecemburuan Alex memang condong ke cemburu seorang pria yang tak rela wanitanya di sentuh pria lain.


"Serius kamu percaya Yang?" tanya Alex tak percaya. Padahal sejak tadi inilah jawaban yang dia inginkan.


"Iya, Keyra percaya sama kak Alex," ucap Keyra. "Kakak bohong pun Keyra percaya, namanya juga cinta," gumamnya.


"Hah? Kamu ngomong apa Yang?" tanya Alex yang tak begitu mendengar gumaman Keyra.


"Gak pa-pa kak," jawab Keyra yang masih malu mengatakan jika dirinya juga mencintai Alex.


"Apapun itu makasih sayang. Makasih udah percaya sama kakak. Kakak janji bakalan jadi suaminya yang baik. Kakak juga bakalan jadi your tank," ucap Alex sembari memeluk Keyra dengan sangat posesif.


"Ihh kakak....." Keyra memanyunkan bibirnya saat Alex menyindirnya.


"Aku memang tank kamu sayang. Tapi kamu angela-ku yang selalu membuat aku lebih kuat."


"Gombal." Keyra tersenyum bahagia. Dia tak menyangka jika cintanya tak bertepuk sebelah tangan.


"Itu nyata sayang," bisik Alex.


"Udah ahh, kita bobok aja yuk. Keyra udah ngantuk," ucap Keyra dan meminta Alex melepaskan pelukannya.


"Bentar lagi. Peluk kamu kayak gini bikin hati kakak tenang dan damai," ucap Alex semakin mengeratkan pelukannya.


"I love you more than anything (Aku mencintaimu lebih dari apapun)," ucap Alex sembari mengecupi puncak kepala Keyra.


"Aku tahu. Terimakasih kakak udah memilih untuk mencintai gadis seperti Keyra."


Setelah puas memeluk Keyra, akhirnya Alex melepaskan pelukannya. "Ya udah sana bobok. Good night and have nice dream," ucap Alex lalu mengecuk sekilas kening istrinya.


"Kok sana? Emang kak Alex gak mau bobok?" tanya Keyra heran.


"Bobok, kakak bobok di sofa kayak semalem," jawab Alex tersenyum.


"Kenapa? Apa kakak gak mau bobok sama Keyra?" tanya Keyra dengan wajah sendunya.


"Buka gitu sayang, hanya saja kakak takut...."


"Takut? Takut apa?" tanya Keyra tak mengerti. Harusnya kalau kak Alex takut justru mereka tidur bersama bukan malah tidur sendiri-sendiri.


"Kakak takut milik kakak berdiri," ucap Alex frustasi.


"Maksudnya?"

__ADS_1


"Tuh...." Alex menunjuk miliknya yang sebenarnya mulai terusik saat mereka berpelukan tadi.


"Kakak ihh mesum," ketus Keyra sebal.


"Bukan mesum sayang. Tapi ini beneran. Coba kamu pegang." Alex hendak menarik tangan Keyra agar memegang miliknya namun dengan secepat kilat Keyra menepisnya.


"Kakak ihh...." Keyra mencebikan bibirnya sebal.


"Kakak cuma bercanda sayang. Lagi pula walaupun ini berdiri, kakak gak bakalan nyerang kamu kok. Kan kakak udah janji bakal nglakuin itu saat kamu udah cinta sama kakak," ucap Alex mencoba menenangkan Keyra.


Drt.. Drt..


Suara dering ponsel mengagetkan Keyra dan juga Alex. "HP kak Alex bunyi," ucap Keyra sembari menunjuk ponsel Alex di atas meja kaca.


"Siapa malem-malem telfon?" batin Alex sembari meraih ponsel miliknya.


"Mike?" Alex mengerutkan dahinya saat melihat nama yang tertera di layar ponselnya.


"Siapa kak?" tanya Keyra penasaran siapa yang menelepon suaminya tengah malam seperti ini.


"Mike, gak tau kenapa tumben banget," ucap Alex sembari mengangkat telepon sahabatnya.


"Selamat malam tuan Alexander," sapa Mike begitu panggil tersambung.


"Ngapain lo malem-malem telfon gue?" tanya Alex dengan ketus.


"Bisa saja saat ini juga anda saya usir jika sampai membuat saya marah dan tersinggung dengan ucapan anda," acam Mike. "Apa anda mau anda dan istri anda lontang lantung di malam sedingin ini?"


"Mike stop. Lo ba**t mulu dari tadi," gerutu Alex kesal. Sedangkan di seberang telepon terdengar jelas Mike sedang mentertawakannya. "Kenap lo telfon gue? Kalau gak penting gue tutup sekarang juga." Alex balik mengancam.


"Wait, wait.. ini info yang sangat penting untuk anda tuan. Dan saya yakin anda akan sangat berterimakasih pada sahabat anda ini," ujar Mike.


"Oke fix gue matiin sekarang."Alex yang kesal langsung mematikan panggilan teleponnya karena merasa Mike terlalu berbasa basi. "Dasar bocah freak."


"Kenpa kak?" tanya Keyra heran saat melihat wajah kesal Alex.


"Gak pa-pa kok, udah kamu bobok sana. Ini udah malem," perintah Alex dan di balas anggukan kepala oleh Keyra.


Ting.. Ting..


"Ngapain lagi sih ini bocah?" gerutu Alex saat melihat notifikasi pesan masuk daru Mike.


[Di dalam koper kamu ada balon pengaman sama obat penunda kehamilan]


[Siapa tahu kamu butuh setelah melakukan ehem-ehem]


"Anjirr.... ngeledek gue ni bocah," gumam Alex.


~

__ADS_1


Sudah setengah jam lebih mencoba tidur namun tetap tak bisa membuat Keyra memejamkan mata. Dia merasa menjadi istri durhaka karena membiarkan suaminya tidur di atas sofa. Apalagi tadi pagi Alex sampai masuk angin.


Pada akhinya, Keyra memilih untuk mengecek keadaan suaminya. "Kakak belum tidur?" tanya Keyra saat melihat Alex sedang bermain game.


"Kok kamu belum tidur Yang?" tanya Alex heran. Dan untungnya saat ini game yang dia mainkan telah berakhir.


"Keyra gak bisa bobok," ujar Keyra jujur.


"Kenapa?" tanya Alex sembari mengusap rambut Keyra.


"Gak tau...." jawab Keyra berbohong. 'Gimana Keyra bisa bobok kalau kak Alex menderita tidur di sofa, sedangkan Keyra enak-enakan tidur di ranjang.'


"Kok gak tau?" tanya Alex lagi.


"Ya namanya gak tau ya gak tau. Gimana sih kak Alex," jawab Keyra sebal.


"Iya, iya maaf. Trus mau apa sekarang?"


Sejenak Keyra terdiam. "Gimana kalau kita by one Mobile Legend? Nanti yang menang boleh minta apa aja," ucap Keyra memberi ide.


"Yakin kamu? Gak takut kalah sama kakak? Kakak anggotan team tigers lho. Pemenang e-sport tahun ini," sahut Alex mengingatkan.


"Iya juga ya. Susah buat ngalahin kak Alex," gumam Keyra. 'Tapi gue harus menang. Biar nanti gue bisa minta ke kak Alex buat bobok di ranjang. Dan gue yang bobok di sofa. Karena juju aja gue gak tega liat kak Alex muntah-muntah kayak tadi pagi.'


"Gimana? Jadi gak?" tanya Alex yang sebenernya merasa di untungkan dalam permainan kali ini. Karena dia yakin seratus persen akan memenangkan pertarunagn by one ini.


"Jadi. Tapi Keyra yang milihin Hero buat kak Alex," ucap Keyra. Dia hanya bisa berharap Alex tak menguasai hero yang dia pilihkan nanti.


"Oke, siapa takut." Alex mengulurkan tangan sebagai tanda setuju atas permainan yang Keyra buat.


Sepanjang permainan Keyra terus mengumpat kesal saat menyadari hero yang dia pilihkan salah. Karena ternyata Alex sangat jago memainkan hero tersebut.


"Yes... kakak menang," ucap Alex begitu permainan usai di menit ke sepuluh.


"Kakak curang. Kenapa jago pake hero itu sih," ucap Keyra kesal.


"Pro player. Mau pake hero apa aja bisa," sahut Alex sombong.


"Hmm... iya deh yanv pro player," ucap Keyra pasrah dengan kekalahannya. "Jadi kak Alex minta apa? Keyra bakal kabulin satu permintaan kakak," sambung Keyra.


Sejenak Alex terdiam. "Making love." Dua kata keramat itu meluncur bebas dari bibir Alex.


.


.


.


Yang mau lagi boleh komen di bawah😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2