She'S Mine

She'S Mine
Hal Penting


__ADS_3

Tak ada kata-kata yang bisa mengambarkan kebahagiaan Alex saat ini. Bahkan saat ini dia masih tak menyangka jika Nana adalah Keyra.


Nana, seorang gadis baik hati yang sudah Alex kenal kurang lebih empat bulan belakangan ini. Gadis yang tanpa sengaja berkenalan dengan Alex di salah satu game online favoritnya.


Bahkan bagi Alex, saat ini Nana bukan hanya sekedar sahabat. Nana seperti penyempurna di dalam kisah hidupnya.


Nana selalu ada dan selalu siap menjadi pendengar yang baik saat Alex bercerita apapun tentang kehidupan pribadinya. Baik itu kisah percintaannya yang sangat receh ataupun kisah keseharian Alex yang terbilang tak penting untuk di ceritakan dengan orang lain.


Di sisi lain, jika Nana adalah Keyra, maka akan lebih mudah bagi Alex membuktikan ke Keyra tentang perasaannya yang sudah ada sejak lama. Bahkan jauh sebelum mereka menikah.


Karena Alex ingat betul jika dulu dirinya pernah memberitahu Nana jika dirinya sedang jatuh cinta pada seorang gadis yang pernah Alex tolak.


"Nana, itu kamu kan?" tanya Alex lagi dan masih dengan berbisik.


Setelah beberapa saat lalu diam terpaku karena kaget mendengar ucapan Alex, kini Keyra mulai berusaha melepaskan diri dari pelukan suaminya itu. "Kakak lepas!"


"Jawab dulu, kamu Nana kan?" Alex semakin mengertakan pelukannya saat Keyra justru memberontak ingin melepaskan diri.


"Nana? Siapa Nana?" tanya Keyra gugup. Bahkan sampai saat ini dia masih belum mau berkata jujur. Padahal Keyra sudah sangat yakin jika Alex sudah mengetahuinya dan bahkan memiliki bukti kuat yang bisa membuktikan jika dirinya adalah Nana.


Alex membalik tubuh Keyra. "Nana ya kamu itu. Nana adalah Keyra. Dan Keyra adalah istri kak Alex," ucapnya sembari menatap intens wajah istrinya.


"Kakak jangan ngaco, Keyra ya Keyra bukan Nana." Keyra berkata tanpa berani membalas tatap suaminya.


"Sampai kapan kamu mau sembunyiin ini? Padahal kamu tahu betul jika saat ini kakak sudah punya bukti yang kuat buat ngebuktiin semua ucapan kakak," ucap Alex. "Apa perlu kakak kasih ke tahu buktinya?" tantang Alex sembari tersenyum mengejek saat melihat wajah Keyra yang terlihat sangat gelisah.


"Key...."


"Iya kenapa kalau aku Nana? Emang salah? Kalau kakak gak suka Nana itu Keyra ya udah. Anggep aja kakak gak pernah kenal sama Nana. Gampang kan?" tanya Keyra yang saat ini memberanikan diri untuk menatap Alex.


"Bukan gitu Key...."


"Terus gimana?" tanya Keyra.

__ADS_1


"Kamu harusnya sejak awal jujur dari awal. Jadi-"


Tok.. Tok.. Tok..


Suara ketukan pintu membuat Alex menghentikan perkataannya. Namun detik selanjutnya Alex memilih mengabaikannya. Karena saat ini bagi Alex lebih penting dirinya mengungkapkan jika dirinya mencintai Keyra dari pada melihat siapa tamu yang datang.


""Kamu harusnya sejak awal jujur dari awal. Jadi-"


Tok.. Tok.. Tok..


Ketokan pintu kini itu kembali terdengar. Bahakan dengan tempo yang lebih cepat. Dan tentu saja hal itu membuat Alex kesal buka maen. Karena orang yang saat ini mengedor pintunya datang di waktu yang tidak tepat. "Haishh.. siapa sih ganggu aja. Gak tau apa disini ada orang lagi sibuk," gerutu Alex sembari menatap pintu kamar hotel yang masih tertutup rapat.


"Ehh... kamu mau kemana?" Alex kembali menari Keyra saat gadis itu hendak meninggalkannya.


"Mau buka pintu, itu kan ada yang gedor pintu," ucap Keyra heran. Padahal dia tahu betul jika Alex mengetahui hal itu.


"Gak usah biarin aja," balas Alex dengan cuek. "Lebih baik kita selesain dulu pembicaraan kita," sambungnya lagi.


"Gimana mau nyelesaiin pembicaraan kalau berisik kayak gini?" gerutu Alex sebal. "Minggir kak, biar Keyra liat dulu siapa yang dateng. Siapa tahu penting." Keyra berkata sembari mendorong tubuh Alez agar sedikit bergeser dari hadapannya.


Setelah mengtakan hal itu, Alex memnita Keyra untu duduk di sofa lebih dulu sebelum akhirnya dia berjalan ke arah pintu kamar dengan diiringin perasaan dongkol di dalam hatinya.


Ceklek


"Brisik! Siapa sih ganggu aja. Bisa gak apa kalau ngetok pintu itu pelan-pelan," bentak Alex begitu pintu terbuka. Bahkan karena sangat kesal, Alex berbicara seperti itu sebelum melihat siapa sosok yang datang ke kamarnya.


"Berani kamu bentak mommy? Hah?" ucap mom Lisa sembari menjewer telinga putranya.


"Aduh mom, sakit mom," rengek Alex saat merasa telinganya terasa panas akibat capitan tangan mom Lisa. "Ampun mom ampun," ucapnya lagi sembari menghiba dengan wajah memelasnya.


"Kak Alex kenapa?" Keyra yang mendengar keributan langsung berlari mendekat. Dia khawatir terjadi sesuatu dengan suamiya. "Loh mommy kok disini? Trus kenapa suami Keyra di jewer gini?" tanya Keyra sembari menatap iba suaminya.


Mom Lisa tersenyum saat Keyra mengatakan jika Alex itu suaminya. Bahkan karena begitu senang, mom Lisa melepaskan begitu saja capitan tangannya di telinga Alex.

__ADS_1


"Giliran Keyra yang minta langsung di lepasin. Padhal dari tadi Alex udah minta ampun," gerutu Alex sembari mengusap telinganya yang panas.


"Itu karna kamu menyebalkan Kikim," sahut mom Lisa ketus.


"Mommy ayo masuk?" ajak Keyra.


"Gak sayang, mommy gak mau bertamu," ucap mom Lisa tersenyum pada menantunya.


'Sama bini gue manis banget. Tapi giliran sama gue udah kayak ibu tiri,' batin Alex yang sejak tadi memperhatikan inyeraksi antara mom Lisa dan juga Keyra.


"Terus kenapa mom Lisa kesini?" tanya Keyra heran.


"Mommy cuma mau jemput Kikim. Karena ada hal penting yang mau mommy tunjukin ke anak nakal ini," jawab mom Lisa menjelaskan.


"Ada apa mom?" tanya Alex penasaran.


"Gak usah banyak tanya. Lebih baik sekarang kamu ikut mommy!" ajak mom Lisa.


"Kemana mom?" tanya Alex lagi.


"Sudah mommy katakan jangan banyak bertanya. Nanti kamu juga bakalan tahu." Mom Lisa menjawab dengan nada kesalnya.


"Boleh Keyra ikut?" tanya Keyra dengan hati-hati.


Mom Lisa menatap k arah Keyra. Dan setelah beberapa saat terdiam, ia pun menganggukan kepala sebagai jawaban. "Boleh. Karena kamu jusa harus tahu."


"Memang ada apa sih mom?" Alex kembali bertanya karena saat ini dia semakin penasaran.


"Kikim..."


"Iya, iya. Alex gak banyak nanya," ucap Alex saat melihat tatapan tajam sang mommy padanya.


"Ya udah ayo!" ajak mom Lisa sembari menggandeng tangan Keyra. Dan diikuti oleh Alex di belakangnya.

__ADS_1


"Gue udah kayak bodyguard mereka," gumam Alex sembari menatap mom Lisa dan Keyra. Hatinya menghangat saat menyadari jika ibu dan istrinya terlihat saling menyayangi.


__ADS_2