
Pagi ini Alex dan Key tiba di kediaman Aditama lebih pagi dari biasanya karena Alex berencana untuk bertemu Jesy terlebih dahulu sebelum ke kampus.
"Pagi semua," sapa Alex yang baru saja masuk ke ruang makan.
"Pagi....." jawab Ayura dan Papi Genta. Sedangkan Hiro dan Ello memilih cuek dan melanjutkan sarapan pagi mereka tanpa memperdulikan kedatangan Alex dan Keyra.
"Kak Key....." pekik Ayura dengan wajah berbinar. Sedangkan Key hanya membalasnya dengan tersenyum tipis.
"Kak Key sini duduk di samping Ayura," pinta Ayura sembari menepuk kursi kosong di sampingnya. "Ayura udah gak sabar pengen denger cerita kak Key," sambungnya.
"Cerita apa?" tanya Alex ingin tahu.
"Cerita kak Key yang ketemuan sama calon pacarnya," jawab Ayura dengan santainya hingga membuat kedua mata Key membulat sempurna.
"Ohh.. pantesan kemarin Key cantik banget," puji Hiro. "Ternyata ada acara mingguan sama gebetan," lanjut Hiro menimpali.
Alex menatap Key dengan tatapan tak terbaca. Hingga membuat suasana di sekitar Keyra terasa menegangkan. "Dek ada yang mau kamu jelasin ke kakak?" tanya Alex dengan nada datar namun berhasil membuat nyali Key menciut.
"Kalau di lihat dari penampilan Key hari ini, kayaknya acara ngedate kemarin berjalan lancar. Iya gak Key?" tanya Hiro sembari menatap penampilan Keyra yang terlihat feminine seperti kemarin.
"Kak Hiro apaan sih. Key gak ngedate kok," ujar Key mengelak.
Jujur saja saat ini rasanya Key ingin sekali membungkam mulut sepasang kakak adik di hadapannya. Bisa-bisanya mereka berdua tak menyadari aura menakutkan yang terpancar dari wajah Alex.
"Dek...."
"Enggak kak. Kak Hiro sama Ayura cuma bercanda," ujar Key tanpa berani menatap ke arah kakak angkatnya.
"Kamu gak bohong sama kakak?" tanya Alex masih belum bisa percaya.
"Enggak kak. Mana mungkin Key berani bohong," jawab Key sedikit meringis mendengar ucapannya. 'Aduh Key belum juga bikin pahala, sekarang elo malah makin numpuk dosa. Emang lo gak takut masuk neraka jahanam karena banyak ngibulin kakak sendiri?' tanya Key pada dirinya sendiri. Hingga detik selanjutnya dia bergidik ngeri membayangkan bagaimana panasnya api neraka.
"Terus kamu kemarin pergi kemana?" tanya Alez curiga.
__ADS_1
"Cuma ketemu temen kak," jawab Key.
"Bukan pacar kamu?"
"Buk........"
Drt.. Drt.. Drt..
Suara dering ponsel milik Alex membuat Key menghentikan ucapannya. Dia menatap Alex yang berjalan sedikit menjauh untuk menerima panggilan telepon.
"Ckk.. kenapa mesti ngejauh sih," gumam Key yang sebenarnya sangat ingin tahu siapa yang menelepon Alex sepagi ini.
"Kak Key duduk dulu," pinta Ayura untuk kesekian kalinya. Hingga Key pun langsung berjalan ke arah Ayura dan mendudukan tubuhnya tepat di kursi yang berada di samping Ayura.
"Gimana kak kemarin?" tanya Ayura sedikit berbisik.
"Nanti aja ceritanya Ra," jawab Key. Dan di balas anggukan kepala oleh Ayura.
Tak lama berselang, Alex yang sudah selesai menelepon kini berjalan mendekat ke arah Keyra. "Kamu jangan pacar-pacaran dulu. Kakak gak suka. Kamu itu masih kecil," ujar Alex berbisik tepat di telinga Keyra. Hingga hembusan nafas hangat dari mulut Alex memberikan sensasi menggelikan bagi Keyra. "Denger gak?"
"Papi, Alex berangkat duluan ya," pamit Alex sembari mencium tangan papi Genta.
"Loh... gak bareng sama Ello?" tanya papi Genta heran. Pasalnya Ello dan Alex biasa berangkat bersama walaupun memakai mobil mereka sendiri-sendiri.
"Hari ini Ello gak langsung ke kampus Pi," sela Ello. "Mau ke perusahaan dulu ketemu sama kak Agam," sambung Ello.
Papi Genta menganggukan kepalanya. "Ya udah. Kamu hati-hati Lex," ujar papi Genta.
"Iya pi," jawab Alex. "Kakak berangkat dulu, kalau ada apa-apa hubungi kakak." Alex mengusap sekilas puncak kepala Key sebelum akhirnya meninggalkan ruang makan.
"Kak Alex manis banget," ujar Ayura seraya menyangga kedua pipinya dengan tangannya.
"Kayak begitu doang kakak juga bisa," sahut Ello tak terima sang istri memuju pria lain yang notabenenya adalah sahabatny sendiri.
__ADS_1
Ayura langsung memeluk Ello saat menyadari nada bicara sang suami mulai berubah. "Iya kak Ello emang terbaik," puji Ayura.
"Tentu saja. Gak ada yang bisa ngalahin kakak dari segala sisi," sahut Ello mulai menyombongkan diri.
"Cihh... dasar bocah. Di puji dikit terbangnya udah nembus ke matahari. Sekarang tinggal nunggu gosongnya aja," sindir Hiro. "Dan pasti gara-gara gosong yang awalnya manis bakal berubah jadi pait. Pait banget," ujar Hiro yang memang sudah sangat muak dengan kebucinan kedua adiknya.
"Ckk... kamu itu Ro. Adiknya lagi saling sayang gini malah di ledekin," tegur papi Genta. "Mending kita berangkat ke kantor sekarang aja. Jangan gangguin mereka!"
Setelah semua orang di kediaman Aditama memulai aktivitas mereka masing-masing, kini hanya tinggal Ayura dan Key yang ada di sana.
"Kak Key, gimana kemarin kencannya? Berjalan lancar kan? Gimana cowok yang kak Key temui? Baik gak? Apa dia lebih ganteng dari kak Alex?" tanya Ayura bertubi-tubi. Dia sudah sangat penasaran dengan cerita tentang pertemuan Key dan sahabat virtualnya.
Key menghela nafas panjang saat mendengar pertanyaan Ayura. Dia sendiri sampai tak ingat apa saja yang di tanyakan oleh ibu hamil di sampingnya ini.
"Ayo kak cerita, bisa-bisa Ayura mati penasaran kalau kakak gak cerita sekarang," ucap Ayura yang memang sudah sangat tak sabar.
Kali ini Key menghela nafas kasar. Rasanya dia tak ingin bercerita dengan Ayura. Dia merasa malu. Apalagi kemarin dirinya sudah membantah dengan tegas jika Alex sahabat virtualnya bukan Alex sang kakak angkat.
'Apa Ayura bakal ngetawain gue kalau tahu Alex itu memang kak Alex seperti yang Ayura kira?' batin Key sembari menatap Ayura yang saat ini juga sedang menatapnya dengan wajah yang terlihat sangat antusias.
"Kak ayo cerita sekarang!" pinta Ayura sedikit memaksa.
"Tapi kamu jangan ketawa ya?" Key menatap kearah Ayura dengan wajah memohon.
"Ngapain ketawa? Apa cowoknya jelek? Atau masih bocil? Ahh... apa jangan-jangan dia udah punya istri? Dan kakak kena damprat istrinya?" tanya Ayura nyerocos.
"Haissh... bukan gitu. Kamu kayak ngarep banget aku jadi pelakor," sahut Key sebal.
Ayura terkekeh. "Abis dari tadi kak Key gak cerita-cerita. Ayura kan jadi nethink. Apalagi rasa penasaran Ayura sudah sampai ke ubun-ubun. So cepetan cerita sekarang kak. Gimana Alex? Ganteng gak?"
"Ganteng," jawab Key jujur. Karena Key memang mengakui kakak angkatnya itu memang sangat tampan.
"Lebih ganteng mana sama kak Alex?" tanya Ayura lagi. Dia penasaran apakah ada pria bernama Alex yang lebih tampan dari seorang Kim Alexander, si playboy ngenes.
__ADS_1
"Sama," jawab Key yang tentu saja sangat jujur.
"Hah? Kok bisa?" tanya Ayura heran.