She'S Mine

She'S Mine
Memalukan


__ADS_3

Jam menunjukan pukul delapan pagi saat kelopak mata Keyra mulai bergerak gelisah sebelum akhirnya terbuka perlahan. Tidur saat waktu hampir menjelang pagi, ternyata membuat Keyra bangun kesiangan.


"Pagi sayang, udah bangun?" tanya seseorang yang berada di samping Keyra, hingga gadis yang semalam sudah kehilangan kegadisannya itu mengalihkan pandangan matanya ke sumber suara.


Deg


Keyra diam terpaku saat melihat Alex yang saat ini sedang tersenyum penuh makna ke arahnya. Hingga detik selanjutnya otak Keyra tiba-tiba memutar rentetan kejadian yang terjadi semalam.


'Ya ampun Keyra itu sangat memalukan! Bisa-bisanya lo nyerang kak Alex duluan,' batin Keyra dengan kedua tangan langsung menarik selimut untuk menutupi wajahnya.


Dia benar-benar malu, sangat malu. Bagaimana kalau suaminya itu menganggap dirinya wanita gampangan? Atau bahkan yang lebih parah lagi, bagaimana kalau Alex menganggap dirinya wanita murahan? Tidak, tidak. Itu tidak boleh terjadi.


"Hey kamu kenapa Yang? Kenapa wajahnya ditutupin pake selimut?" tanya Alex heran. Bahkan dia berusaha menyibak selimut yang menutupi tubuh istrinya itu.


"Jangan kak," ucap Keyra dengan kedua tangan mencengkram erat selimut yang menutupi seluruh tubuhnya. Jujur saja saat ini Keyra belum siap melihat wajah suaminya itu. Dia masih sangat malu.


"Kenapa gak boleh di buka?" tanya Alex. Namun justru Keyra hanya terdiam, tak menyahutinya sama sekali.


'Astaga, aku belum pake baju lagi,' batin Keyra saat menyadari tubuhnya masih polos dan hanya tertutup dengan selimut. Dan dengan reflek Keyra mengalihkan pandangannya ke arah tubuh Alex yang berada dalam satu selimut yang sama dengannya.


"Aaaaa....." teriak Keyra dan langsung menutup kedua matanya saat melihat tubuh Alex yang sama polosnya dengan tubuhnya.


"Sayang kamu kenapa?" tanya Alex panik sembari menarik paksa selimut yang menutupi tubuh Keyra. Namun sayang, istrinya itu justru semakin kuat mencengkram selimut yang dia pakai saat ini.


"Sayang ada apa?" tanya Alex lagi.


"Itu...." Keyra berkata dengan kedua mata masih terpejam dan wajah yang juga masih tertutup dengan selimut.


"Itu apa sih Key?" tanya Alex bingung. "Buka selimutnya, terus ngomong yang jelas biar kakak ngerti."


"Gak mau." Keyra menggelengkan kepalanya.


"Gak mau apa?"


"Gak mau buka selimut," jawab Keyra cepat.


"Memang kenapa?" tanya Alex heran.


"Takut...."

__ADS_1


"Takut apa?" Alex kembali bertanya untuk kesekian kalinya. Karena Keyra selalu berucap tidak jelas.


"Takut kakak liat," jawab Keyra lagi.


Alex mengerutkan dahinya. "Liat apa? Kamu ngomongnya jangan setengah-setengah. Kakak kan jadi gak ngerti maksud kamu."


"Emm...."


"Emm apa Keyra sayang?"


Keyra mengintip wajah Alex dari balik selimut. "Keyra takut kalau buka selimut, nanti kakak liat tubuh Keyra yang polos," jawab Keyra lirih.


Alex mengerutkan dahinya. "Memang kenapa kalau kakak liat tubuh polos kamu?"


"Keyra malu," ucap Keyra lirih bahkan suaranya hampir tak terdengar di telinga Alex.


"Astaga sayang. Kenapa malu? Kakak udah liat semuanya. Bahkan kakak udah hafal bentuk tubuh kamu kayak apa." Alex tersenyum sembari menggelengkan kepalanya. Dia benar-benar gemas melihat wajah Keyra yang terlihat memerah karena malu.


"Kakak ihhh....." Keyra mencebikan bibirnya sebal.


"Kalau kamu udah hafal belum detail tubuh kakak?" tanya Alex. "Kalau belum, sini kakak kasih liat lagi." Alex hendak membuka selimut yang menutupi tubuhnya namun dengan secepat kilat Keyra menahannya.


"Gak perlu di buka kak, Keyra udah liat tadi," ucapnya dengan sangat jujur.


"Kakak ihh...." Keyra semakin memanyunkan bibirnya. Bahkan saat ini wajahnya semakin memerah dan panas saat mengingat jika dirinya tadi melihat benda pusaka milik Alex.


"Kenapa? Emang salah?"


"Kakak udah! Jangan godain Keyra terus," pinta Keyra memohon. "Lebih baik kakak ambilin baju Keyra aja. Keyra mau mandi!" perintah Keyra.


"Gak perlu pake baju lagi. Biar kakak yang anter kamu ke kamar mandi," balas Alex yang saat ini langsung bangkit dan membopong tubuh istrinya.


"Kakak...." pekik Keyra saat merasakan tubuh polosnya melayang di udara. Bahkan dia langsung menyembunyikan kepalanya di dada Alex agar dirinya tak melihat tubuh Alex yang sama polosnya dengan dirinya.


"Udah diem dulu sayang, nanti kamu jatuh," ucap Alex sembari membopong tubuh Keyra ke kamar mandi.


Awalnya Alex ingin kembali melakukan penyatuan mereka di kamar mandi. Namun dirinya tak tega saat Keyra mulai merengek saat merasakan nyeri di bagian inti miliknya. Hingga pada akhirnya, mereka berdua hanya mandi bersama tanpa melakukan apapun.


Setelah selesai mandi dan berganti pakaian. Alex memutuskan memesan makanan dan sarapan bersama di dalam kamar hotel karena tak mungkin mereka keluar dengan keadaan Keyra yang sedikit kesakitan saat berjalan.

__ADS_1


"Makan yang banyak. Nanti malam kita tempur lagi," ucap Alex di sela-sela waktu sarapan mereka. Hingga lagi-lagi ucapan Alex kembali membuat wajah Keyra memerah seperti kepiting rebus. Entah kenapa mengingat kejadian semalam saja membuat Keyra sangat malu. Apalagi jika mereka harus kembali melakukannya nanti malam.


"Kakak ja........"


Tok.. Tok.. Tok..


Suara ketokan pintu membuat Keyra tak melanjutkan ucapannya. Dirinya justru menatap ke arah Alex seolah bertanya siapa yang datang kali ini. Dan Alex hanya mengangkat kedua bahunya, karena dia sendiri memang tak tahu siapa yang datang.


"Ya udah buka dulu pintunya kak. Siapa tahu mommy," perintah Keyra. Dan mau tak mau Alex pun menghentikan sarapan paginya dan berjalan ke arah pintu kamar.


Ceklek..


"Good morning kak Alex," sapa Ayura begitu pintu terbuka.


Alex mengerutkan dahinya. "Ngapain kalain kesini?"


Tak menjawab, Ayura justru balik bertanya. "Kak Keyranya ada di dalem?"


"Ada," jawab Alex sembari menganggukan kepalanya.


"Kalau, gitu kak Alex minggir dulu!" Ayura mendorong tubuh Alex agar tak menghalangi dirinya. "Ayura masuk dulu." Dan tanpa permisi Ayura pun nyelonong masuk ke dalam kamar presidential suite yang di sudah tiga hari ini di tempati oleh sepasang pengantin baru.


"Ckk... gak sopan," decak Alex sembari menatap sebal ke arah Ayura yang sudah berjalan masuk ke dalam.


"Bini gue emang beda dari yang lain," sahut Ello yang saat ini juga menatap istrinya yang bahkan sama sekali tak mengajaknya masuk.


Alex mengalihkan pandangannya ke arah Ello. "Ngapain sih kalian ke sini pagi-pagi gini? Ganggu pengantin baru aja," ucap Alex kesal.


"Ini udah jam sepuluh. Udah gak pagi lagi. Panasnya matahari di luar udah bisa bakar tubuh lo," sahut Ello. "Lagian kenapa nomer lo sama nomer Keyra gak bisa di hubungin sih? Bikin tambah kerjaan gue aja," lanjut Ello. Dan sama seperti istrinya, Ello berjalan masuk tanpa permisi.


"Ckk.. gak laki gak bini, gak ada sopan-sopannya masuk ke kamar orang," decak Alex semakin kesal. Dia pun menutup pintu kamarnya dengan cukup kasar sebelum akhirnya menyusul little pasutri yang lebih dulu meninggalkannya.


.


.


.


Maaf ya baru sempet up lagi, dua hari ini diriku sangat sibuk😁😁

__ADS_1


Btw walaupun telat aku tetep mau ngucapin SELAMAT TAHUN BARU 2022 buat kalian semua. Semoga di tahun 2022 ini lebih baik dari tahun kemarin😊😊


Dan terimakasih buat dukungan kalian di sepanjang tahun 2021 ini. Makasih yang udah kasih vote, hadiah, tips, like dan komentarnya😉😉 Kalian terbaik😍😍😍 Saranghae❤❤❤


__ADS_2