
Semua orang termasuk Ayura dan Ello mengalihkan pandaangannya ke arah Dad Kim untuk meminta penjelasan. Terutama Hiro dan Mike. Keduanya sudah tak sabar ingin mendengar alasan Dad Kim meminta mereka berdua ikut acara honeymoon dan babymoon ke Turki.
"Dad, kenapa Mike sama kak Hiro harus ikut?" tanya Mike saat Dad Kim tak juga memberi penjelasan. "Aku sama kak Hiro kan bukan pasangan honeymoon ataupun babymoon. Lagipula kita masih normal Dad. Dan aku gak mau gitu-gituan sama kak Hiro," sambungnya sambil bergidik ngeri saat membayangkan honeymoon berpasangan dengan Hiro.
"Dih najis. Lo kira gue mau gitu-gituan sama lo," sentak Hiro. Bahkan dia tak habis pikir, bagaimana bisa Mike kepikiran hal yang sangat tak masuk akal itu.
"Emang siapa yang nyuruh kalian berdua gitu-gituan?" Dad Kim balik bertanya sembari menggelengkan kepalanya. Sedangkan para orang tua sejak tadi sudah tertawa akibat ucapan polos Mike.
"Trus kenapa kita harus ikut Dad?" tanya Mike masih penasaran. Bahkan bukan hanya Mike saja yang masih penasaran. Melainkan Alex, Keyra, Ayura, Ello dan Hiro juga sama penasarannya, hingga keenam orang itu menatap Dad Kim dengan penuh tanda tanya.
"Kamu aja yang jawab Gen," pinta Dad Kim pada papi Genta. Hingga semua anak muda yang tadi terus menatap Dad Kim, kini beralih menatap Papi Genta.
"Pi..."
Papi Genta menghela napas panjang. Sebelum mejelaskan apa yang seharusnya ia jelaskan. "Hiro, Mike dengerin baik-baik," perintah papi Genta dan langsung di balas anggukan kepala oleh keduanya.
"Ayura kan pengen ikut ke Turki setelah acara tujuh bulanan nanti. Jadi papi dan para orang tua pengen Hiro sama Mike bantuin jagain Ayura," ucap papi Genta menjelaskan. "Kalian tahu sendirikan kalau ibu hamil itu pasti perlu penjagaan ekstra supaya gak kecapean. Jadi papi mau kalian berdua bantuin Ello jagain Ayura. Sedangkan Alex dan Keyra gak bakalan mungkin bisa bantuin. Karena mereka berdua pasti ingin menikmati masa-masa honeymoon-nya. Dan satu lagi, papi gak mau ikutnya Ayura ke Turki justru membuat acara honeymoon Alex dan Keyra berantakan. Apalagi Dad Kim dan Mom Lisa udah pengen banget gendong cucu," sambung Papi Genta.
__ADS_1
"Genta bener. Karena salah satu dari kita gak ada yang bisa ikut. Kita terlalu banyak kerjaan yang gak bisa di tinggalkan. Apalagi kalian tahu kalau saat ini Papa, Papi Genta, Papa Jo dan Dad Kim masih harus mengurus bisnis kita sendirian," sahut papa Arya yang kini ikut menjelaskan.
"Kan kita bisa nyewa suster buat jagain Ayura. Lagian Hiro juga banyak kerjaan pi. Jadi Hiro gak bisa ikut," tolak Hiro. Sebenarnya alasan pekerjaan hanyalah alibi saja. Karena sejujurnya dia tak ingin menjadi obat nyamuk dan merasakan kegalauan akibat melihat kemesraan dua pasang suami istri itu.
"Mike juga gak bisa ikut. Mike harus kuliah," sahut Mike menimpali.
"Papa Arya udah siapin suster bahkan dokter untuk ikut ke Turki. Tapi kita semua bakalan lebih tenang kalau Hiro dan Mike juga ikut," balas papi Genta. "Dan untuk pekerjaan, kamu gak perlu khawatir Hiro. Papi bisa tangani dulu pekerjaanmu saat kamu ikut ke Turki nanti."
"Dan kamu Mike. Papa juga mau kamu bantuin Ello jaga Ayura. Lagi pula bulan depan itu udah libur semester. Jadi kamu gak ada alasan untuk menolak," sahut papi Jo yang kini ikut buka suara.
"Pi.. tapi Hiro tetep gak mau," ucap Hiro kembali menolak. Ya walaupun Ayura adik kesayangannya, tapi untuk kali ini Hiro tak mau lagi berkorban jiwa raga. Apalagi papa Arya sudah menyiapkan suster dan dokter khusus untuk adiknya. Jadi tak perlu ada yang di khawatirkan bukan?
Hiro menatap sebal ke arah adiknya. "Lo ngapain sih Ra pake ikut-ikutan ke Turki segala. Lagian lo kan bisa babymoon ke mana kek yang lebih deket. Ancol, Monas, Taman mini atau Ragunan juga bagus," ucap Hiro. "Jadi lo kan gak perlu jauh-jauh ke Turki segala dan nyusahin kita semua."
"Ckk... ngapain ke Ragunan? Nemuin kembaran kak Hiro?" tanya Ayura dengan sedikit meledek.
"Elo...." Hiro menatap tajam ke arah adiknya.
__ADS_1
"Apa?" Ayura balik menatap tajam sang kakak. "Lagian kak Hiro norak banget. Sekarang kan tempat yang lagi hits itu Cappadocia. Masa iya babymoon ke Monas. Emang Ayura mau piknik?"
"Lah mendingan ke Monas piknik. Daripada kalain berempat ke Turki tapi ngajak rombongan sekecamatan. Itu mau honeymoon, babymoon apa family gathering?" sahut Hiro sinis.
"Biarin di sebut family gathering, yang penting Ayura tetep bisa ke Turki," balas Ayura cuek.
"Emang gak ada tempat lain apa selain Turki?" tanya Mike. "Ke Jepang mungkin? Gue belum pernah ke sana."
Dua tahun yang lalu Mike memang sudah menginjakan kakinya ke Turki. Hingga untuk kembali kesana rasanya tak terlalu bersemangat. Karena Mike merasa masih banyak tempat-tempat di negara lain yang belum dia kunjungi. Termasuk Jepang.
"Nah setuju gue. Mending ke Jepang aja. Sekalian tuh kita kunjungin Fano. Kan udah empat bulan dia kuliah disana," sahut Hiro. Setidaknya jika ke Jepang, dia tak terlalu merana. Karena disana dia memiliki banyak teman wanita yang bisa di ajak untuk bergabung dengan mereka.
"No. Ayura pengennya Turki. Jepang mah sama aja bohong. Ayura kan udah tinggal di sana hampir dua tahun. Bosen lah kak," ucap Ayura yang langsung menolak keras ide Mike dan juga Hiro.
"Gue juga maunya ke Turki aja," sahut Alex. Dia sudah tak mempermasalahkan jika Ayura, Ello, Hiro dan Mike ikut. Atau semuanya ikutpun tak masalah. Apalagi Papi Genta sudah mewanti-wanti agar sepasang suami istri sableng itu tak menganggu acara honeymoon-nya.
"Tuh liat. Kak Alex aja maunya ke Turki. Jadi kalian berdua yang tak mempunyai kepentingan harus ngikutin kita yang berkepentingan," ucap Ayura sembari tersenyum senang karena voting terbanyak tetaplah ke Turki.
__ADS_1
"Ckk... terserah kalian lah," balas Hiro pasrah. "Lagian masih ada waktu sebulan buat gue cari pacar yang bisa di ajak kesana," sambungnya dengan santai. Karena kini rencana Hiro beralih untuk mencari pacar agar nanti tak menjadi obat nyamuk saat di Turki.
"Yaahh.... kak, jangan cari pacar dong," pinta Mike dengan raut wajah memelasnya. Dia tak bisa membayangkan jika nantinya harus menjadi satu-satunya makluk jomblo tak berpasangan.