
Drt.. Drt..
Terdengar suara dering ponsel Alex saat sepasang pengantin baru itu sedang maneghabiskan sarapan pagi mereka.
"Siapa?" tanya Keyra penasaran.
Boleh kan jika Keyra bertanya dan ingin tahu? Sekarang dia sudah menjadi istri Alex. Dan Keyra hanya khawatir jika yang menelepon suaminya adalah Zea si siluman ulat bulu.
"Mommy," jawab Alex sembari menunjukan layar ponselnya. "Kakak angkat dulu ya," izin Alex dan di balas anggukan kepala oleh Keyra.
Setelah mendapat izin dari istrinya, Alex pun langsung menggeser tombol hijau di ponselnya. "Hallo mom," ucap Alex begitu sambungan tersambung.
"Kamu masih di hotel sama Keyra kan?" tanya mom Lisa yang terdengar sedikit khawatir.
"Iya mom, ini Alex masih di hotel sama Keyra," jawab Alex sembari melirik sekilad istrinya yang sudah kembali melanjutkan sarapannya.
"Jangan pulang ke rumah dulu!" perintah mom Lisa.
"Memangnya kenapa mom?" Alex mengerutkan dahinya heran. Lagi pula Alex tak mungkin tahan jika harus kembali tersiksa lagi malam ini.
"Zea baru aja dateng ke rumah."
"Hah? Kok bisa?" tanya Alex tak percaya.
Sehari sebelum hari pernikahannya dengan Keyra, Alex memang sengaja memblokir nomor Zea. Dia tak ingin di ganggu dengan rengekan-rengekan gadis itu, karena Alex merasa harus fokus pada pernikahannya dengan Keyra.
"Kenapa kak?" tanya Key penasaran saat melihat wajah tegang suaminya.
"Gak pa-pa Key," jawab Alex mencoba tersenyum pada Keyra agar istrinya itu tak curiga. "Kakak ke balkon dulu ya, kayaknya di sini jaringannya jelek. Soalnya suara mommy putus-putus gak jelas."
Keyra yang tak curiga hanya bisa menganggukan kepalanya sebagai jawaban. "Iya...."
"Mom, emang bener Zea dateng ke rumah?" tanya Alex yang masih tak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.
"Iya, dia nyariin kamu. Dia bahkan bilang sama mommy, katanya kamu udah janji bakalan nikahin dia secepatnya. Emang bener gitu?" tanya mom Lisa dengan nada suara terdengar marah bercampur kesal.
"Ehh.. enggak gitu ceritanya mom," bantah Alex. 'Duh mampus ini kalau mommy ngamuk.'
"Trus gimana? Jelasin ke mommy."
__ADS_1
"Itu mom....."
"Itu apa? Yang jelas ngomongnya Kikim!"
Alex menghela nafas kasar. Lalu menceritakan soal Zea yang berniat bunuh diri jika dia tak menikahinya. Hingga Alex yang menawar untuk bertunangan lebih dulu sebelum menikah.
"Astaga. Kamu ini bodoh atau gimana sih Kim. Bisa-bisanya kamu percaya dengan ancaman gadis itu," ucap mom Lisa diikuti helaan nafas kasar.
"Memang dia bohong mom?" tanya Alex dengan polosnya.
"Tentu saja dia bohong. Dia itu cuma ngancem biar kamu mau nikahi dia."
"Masa sih mom?" tanya Alex tak percaya seorang sebaik Zea melakukan hal seperti itu.
"Astaga Kikim, mom rasa saat ini otak di kepala kamu udah karatan karna terlalu lama nganggur," balas mom Lisa kesal.
"Mommy kok gitu sih sama anak sendiri," sahut Alex memelas.
"Mommy gak punya anak bodoh kayak kamu. Sekarang anak mommy cuma Keyra aja. Dan kalau kamu sampai nyakitin anak mommy, jangan harap kamu bisa liat matahari terbit lagi," ucap mom Lisa sebelum akhirnya mematikan panggilan teleponnya.
"Bisa-bisa siang ini gue di gantung di atas monas kalau mommy sampai tau semalem gue bikin anaknya nangis," gumam Alex sembari menatap layar ponselnya yang sudah mati.
"Kakak udah selesai telfonnya?" tanya Keyra yang saat ini sudah berdiri di depan pintu balkon.
"Kamu sejak kapan disitu?" tanya Alex panik. Dia khawatir Keyra mendengar pembicaraannya dengan mom Lisa.
"Baru aja, emang kenapa?" tanya Keyra curiga.
"Gak pa-pa. Kakak cuma kaget aja," ujar Alex berkilah.
Keyra menganggukan kepalanya. "Ya udah kakak abisin dulu aja sarapannya!"
"Kakak udah kenyang," tolak Alex. "Kakak izin keluar bentar ya. Kamu gak pa-pa kan kakak tinggal sendiri? Kakak janji cuma sebentar aja kok," ucap Alex meminta izin.
"Kakak mau kemana? Keyra boleh ikut?"
"Jangan!"
"Kenapa?"
__ADS_1
"Kakak mau ketemu sama Mike. Ada masalah penting."
"Kak Mike? Emang dia ada disini?" tanya Keyra lagi.
"Iya, ini kan hotel milik papa Jo. Jadi dia biasa berkeliaran disini," jawab Alex. "Jadi bolehkan kakak pergi sebentar?"
"Ya udah gak pa-pa, asal kak Alex cuma ketemu kak Mike aja," jawab Keyra yang sedikit khawatir Alex pergi menemui Zea.
"Iya kakak janji cuma ketemu Mike aja," ucap Alex. "Kalau gitu kakak pergi dulu." Alex mengusap sekilas puncak kepala Keyra sebelum akhirnya pergi meninggalkan gadis itu seorang diri.
Setelah keluar kamar, Alex langsung menuju ruangan papa Jo. Namun disana dia sama sekali tak menemukan Mike. Bahkan papa Jo berkata jika Mike sudah pergi ke kampus setengah jam yang lalu.
Setelah mengetahui Mike sudah tak berada di hotel lagi, Alex memutuskan untuk ke rooftop mencari udara segar. Entah kenapa Alex merasa akhir-akhir ini hidupnya terlalu banyak drama.
"Apa yang harus gue lakuin biar bisa lepas dari Zea?" gumam Alex sembari menatap lurus gedung-gedung pencakar langit yang terlihat jelas dari rooftop. "Kayaknya gue butuh temen ngobrol."
Sejenak Alex terdiam. "Ckk... kenapa gue bisa lupa kalau gue masih punya Nana. Gadis itu selalu menjadi pendengar yang baik. Bahkan selalu ngasih solusi kalau gue butuh masukan."
Setelah mengambil ponselnya, Alex langsung melakukan panggilan telepon pada sang sahabat yang sudah cukup lama terlupakan. "Semoga kamu gak sibuk Na," gumam Alex sembari mengarahkan ponselnya ke telinga.
"Hallo...."
"Nana.. akhirnya lo jawab telfon gue." Alex menghela nafas lega.
"Kenapa kak?" tanya Keyra heran. Bukankah suaminya tadi meminta izin bertemu dengan Mike? Lalu kenapa Alex justru menelepon dirinya?
"Gue butuh solusi dari kamu," ujar Alex tanpa basa basi. "Gue yakin lo bisa bantu gue."
"Solusi apa?" tanya Keyra heran. Apa Alex sedang memiliki masalah? Tapi kenapa suaminya itu tak bercerita padanya.
"Lo inget kan sama cewek yang namanya Zea?"
Deg
Keyra terdiam. Yang dia takutkan selama ini terjadi. Alex masih memikirkan Zea.
"Lo ingetkan Na?" tanya Alex lagi saat tak mendengar jawaban dari lawan bicaranya.
"Kenapa kak Alex masih mikirin wanita lain? Kakak kan udah nikah. Harusnya kak Alex mikirin istri kakak bukan gadis lain. Apalagi gadis siluman itu," ucap Keyra penuh emosi. Bahkan dia tak sadar jika saat ini Alex sedang menelepon Nana buka Keyra.
__ADS_1
"Bagaimana kamu bisa tahu kalau aku udah nikah?" tanya Alex heran sekaligus kaget. Dia ingat betul jika belum memberitahu siapapun tentang pernikahannya dengan Keyra, termasuk pada Nana sahabatnya.