She'S Mine

She'S Mine
KAFE KAMPUS dan TAEHYUNG


__ADS_3

Kafe kampus


"wah capek juga" kata wonyoung yang sedang duduk di salah satu meja makan bagian pojok.


Wonyoung sudah menyelesaikan mata kuliahnya untuk hari pertama, dan sekarang ia sedang bersantai sebelum pulang ke apartemennya yang lumayan dekat dari kampus.


"Apakah aku terlalu sibuk? sampai tidak punya teman sama sekali" gumam wonyoung yang melihat-lihat isi kantin, semua mahasiswa baru sibuk bercanda dengan teman baru mereka.


tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya dari belakang...


"hei! apa kau lupa kata bibi dan pamanmu? kau itu masih punya teman yaitu aku" kata seorang pria dibelakangnya.


Wonyoung tersentak dan langsung menoleh ke belakang, dia langsung menandai suara orang itu.


"kau mau apa kim taehyung-ssi"


(ssi\= sapaan sopan/akrab orang korea)


"aku mau menemani teman baruku disini, e-eh tepatnya teman agak baru.. kan kita sudah pernah bertemu sebelumnya... iya kan JANG WONYOUNG" ucap taehyung menekankan nama wonyoung, taehyung tersenyum aneh pada wonyoung.


"hei apa kau tidak puas menggangguku, apa waktu di pintu gerbang tadi kau masih kurang mempermainkanku?" kata wonyoung dingin terkesan santai, wonyoung berkata sambil melahap cake yang sudah ia pesan.


"apa kau bilang aku mempermainkan mu? hei coba kau lihat anak-anak cewek kampus di kafe kecil ini, mereka sedang memperhatikan kita loh.." kata taehyung menatap anak-anak kampus, ia sesekali senyum kepada mahasiswi yang menatapnya, dan yang di senyumi malah salah tingkah.


"apakah kau tau, sedari tadi sangat banyak MABA cewek yang datang mendekatiku hanya sekedar minta nomor telepon.. haha lucukan? mereka pasti sangat ingin menjadi dirimu yang bisa dekat dengan diriku tanpa usaha" bangga taehyung dengan angkuhnya.


wonyoung menatap jijik taehyung yang ia rasa sedang mencari perhatian


"oh tuhan kenapa harus anak ini yang menjadi satu-satunya orang yang aku kenal dikampus" teriak wonyoung dalam hati.


Wonyoung akhirnya berdiri dari duduk bergegas ke kasir kafe untuk membayar makanannya tadi. Sebenarnya wonyoung agak bingung kenapa taehyung hanya duduk saja dan tidak berkata apa-apa saat dia akan pergi, ia rasa agak aneh. tapi sekarang itu tidak penting, bagi wonyoung yang penting cepat membayar dan pulang ke apartemennya.


Di depan kasir...


"Anyeong" sapa wonyoung


"nde anyeong" balas penjaga kasir


"ah aku akan membayar makananku, aku memesan cake strawberry 1 potong tadi dan aku duduk di meja pojok sana" kata wonyoung sambil menunjuk meja yang tadi ia tempati, disana masih terlihat taehyung yang duduk dan menatap wonyoung dikasir, taehyung melambaikan tangan dan tersenyum.

__ADS_1


wonyoung berdecih "ck.. apa-apaan sih anak itu" ia menatap sinis taehyung.


"oh apakah itu pacar anda nona?, aku sudah periksa makanan yang kamu makan tadi sudah dibayar oleh orang yang duduk disana itu" Kata penjaga kasir yang tersenyum sangat ramah kepada taehyung seakan-akan taehyung itu malaikat, ia memberitahu wonyoung bahwa makanannya sudah dibayarkan oleh taehyung.


"apa? dia yang membayarnya, sini kembalikan uang itu padanya, biar aku yang membayar makananku sendiri" kata wonyoung agak meninggikan suara.


"ahh mianhae nona, saya kira itu pacar anda. tapi kami tidak bisa mengembalikan uangnya, anda saja yang mengganti uang itu langsung padanya." kata penjaga kasir tersenyum sedikit meremehkan.


"apa-apaan senyum orang ini? apa karena aku bukan pacar taehyung,wah dia pikir aku akan bertarung dengannya untuk menjadi pacar taehyung. baj*ngan itu!!" kata wonyoung yang hanya bisa menjerit dalam hati, wonyoung sangat tidak mau mencari masalah.


"hmm ya sudah saya sendiri yang akan mengembalikan uang itu padanya" kata wonyoung memaksa dirinya untuk tersenyum ramah. Wonyoung bergegas memutar badannya untuk menuju taehyung, belum sempat berbalik sempurna, dahinya sudah menabrak dada seseorang, dan ya itu dada taehyung.


"Kau ini kenapa sih, apa hanya karena iPhone 11mu yang rusak itu, kau marah padaku, kan aku sudah bilang akan menggantikannya" kata taehyung agak nyaring seolah sengaja agar penjaga kasir yang tersenyum remeh pada wonyoung itu mendengarnya.


Wonyoung menatap taehyung dengan tajam, dan penjaga kasir tidak bisa melihat ekspresi wonyoung saat ini. Tiba-tiba taehyung membungkuk dan berbisik ditelinga wonyoung...


"hei kau akan sering ke kafe sini selama kampus, jika hari pertamamu saja sudah ditindas oleh penjaga kasir, kedepannya dosen juga bisa akan ikut menindasmu" kata taehyung dingin berbanding terbalik dengan ekspresinya, agar orang-orang yang melihat percaya dengan aktingnya.


awalnya wonyoung mengerutkan kening karna tidak paham, namun setelah dijelaskan ia akhirnya paham maksud taehyung dan wonyoung juga berniat membalas senyum remeh penjaga kasir tadi


"Hmm.. jadi kau janji akan mengganti iPhone 11 ku itu?" ucapa wonyoung manja pada taehyung, seolah taehyung itu pacarnya


Penjaga kasir menatap sinis wonyoung, ia kembali tersenyum remeh


"Dan kau? siapa namamu? padahal kau tampan loh! kenapa berpura-pura seperti itu?"


lanjut penjaga kasir pada taehyung, namun tidak terlalu nyaring dan masih terkesan ramah.


Wonyoung menelan lidah, ia merasa malu atas kelakuannya dan taehyung, ia tidak akan mengira seperti ini, ia menyesal mengikuti ajara sesat taehyung itu. Kini semua anak kampus yang ada di kafe ini menoleh pada mereka berdua.


"oh itu tadi anak kampus yang keluar dari mobil? kupikir dia kaya ternyata jelata, sifat saja yang sombong, padahal mah.." kata seseorang anak kampus disertai tawa yang lain


"wah apakah betul anak setampan itu berbohong?" kali ini yang tertawa lebih banyak


"sepertinya dua orang ini akan jadi tempat penindasan bagi anak-anak kampus, kasian yah.. padahal ganteng dan cantik namun jelata" seluruh ruangan pecah dengan tawa


"hadeh drama apaan itu?" nyinyir seseorang, dan masih banyak sindiran lagi


wonyoung yang sudah kaku berusaha tenang dan mencari ide.

__ADS_1


Namun dia sudah tidak punya ide lagi karena situasi yang seperti itu memungkinkan wonyoung tidak bisa berpikir jernih, ia berpikir untuk kabur saja dari situ. Wonyoung membuang nafas berat dan mau melangkah pergi tanpa memikirkan taehyung, namun tiba-tiba saja taehyung menarik tangannya..


"Teman-teman semua.. sepertinya kalian sudah salah faham, wonyoung sebenarnya sahabatku, aku dan dia sedang bertengkar kecil, aku tidak sengaja memecahkan iPhonenya kemarin dan menyembunyikan hal itu darinya, jadi wonyoung sangat marah padaku, dia bukan marah karna HPnya tapi karna aku yang membohonginya. Dan sekarang aku berusaha minta maaf dengan membayarkan cakenya, hanya saja KASIR ini sudah salah tangkap pada wonyoung, dia kira kami pacaran dan wonyoung tidak suka kasir itu mengatakannya" jelas taehyung sambil menatap sendu kasir.


semua orang terdiam, ada yang mulai membela namun masuh ada juga yang menyindir.


Wonyoung menatap taehyung tanpa kedip, wonyoung benar-benar bingung apa yang sedang dilakukan taehyung (membanggakan atau mempermalukan diri).


"jelata tetap jelata, mengaku saja. tidak usah sok-sok akan membeli iphone tadi.. haha" masih saja ada yang bunyi meskipun yang tertawa tidak seramai tadi.


Taehyung kembali tersenyum ramah


"ah aku lupa wonyoung, tunggu yah aku ambilkan" taehyung segera mengambil tasnya yang berada dimeja tadi, ia kembali kedepan wonyoung dan mengeluarkan sesuatu dari tasnya..












hai guys👋💖


maaf membuat kalian menunggu ama kisah absurd ini😪


Pleaseee Like✨

__ADS_1


biar aku semangat


buat Crazy-Up🔥


__ADS_2