
"Key liat kakak!" Alex merangkum wajah Keyra. Dengan ibu jarinya, Alex menghapus air mata yang membanjiri pipi gadis kesayangannya itu.
"Hey, dengerin dulu penjelasan kakak," ucap Alex. "Jangan kebiasaan meyimpulkan sesuatu yang belum tentu benar," sambung Alex.
"Maksud kakak apa?" tanya Keyra dengan suara paraunya.
Alex menghela nafas panjang. "Memang benar kalau kakak jatuh cinta dengan gadis yang pernah kakak tolak bahkan sampai sekarang."
Keyra kembali memalingkan wajahnya. Namun dengan secepat kilat Alex menahannya agar Keyra tetap menatap ke arahnya. "Dengerin kakak dulu."
"Gak mau!" tolak Keyra.
"Hey, kenapa begitu? Memangnya kamu gak mau tahu siapa gadia yang udah buat kakak jatih cinta?" tanya Alex tersenyum.
'Gak perlu. Buat apa tahu kalau ujung-ujungnya cuma bikin sakit hati aja,' batin Keyra.
"Kamu beneran gak mau tahu?" tanya Alex lagi.
"Gak," jawab Keyra dengan cepat.
"Oke. Gak pa-pa kalau kamu gak mau tahu," ucap Alex. "Tapi kakak bakalan tetep kasih tau kamu. Karena kakak udah gak tahan memendam perasan ini," sambung Alex dengan pandangan yang tetap terfokus pada Keyra.
"Keyra bilang gak perlu ya gak perlu. Keyra gak mau tahu," balas Keyra dengan nafas naik turun menahan amarah. Apa maksud Alex ingin memberitahunya soal gadis yang dia sukai? Apa Alex sengaja ingin membuatnya sakit hati dan cemburu? Jika benar. Selamat, Alex sudah berhasil membuat hatinya terbakar cemburu.
"Gadis yang udah buat kakak jatuh cinta adalah kamu," ucap Alex tanpa memperdulikan penolakan Keyra. "Kamu yang udah bikin kakak jatuh cinta, Keyra Luvina Salsabila."
Deg
Keyra terdiam, lalu pandangannya menatap Alex yang saat ini sedang tersenyum ke arahnya. Seperti biasa Keyra menatap kedua mata Alex untuk mencari celah kebohongan di sana. Tapi sialnya saat ini Alex terlihat sedang berkata sangat jujur.
"Kakak sayang sama kamu. Kakak jatuh cinta sama kamu. Kakak gak rela kamu dimiliki orang lain. Bahkan kakak gak rela kamu deket dengan kak Hiro atau pun Mike," ucap Alex kembali menjelaskan. "Awalnya kakak mengira jika hal itu terjadi karena kakak tak ingin tersaingi. Tapi makin kesini kakak justru makin terbakar saat melihat kamu bersama Hiro."
__ADS_1
"Bahkan saat kamu double date dengan Ello dan Ayura, kakak rela dua jam lebih keliling Jakarta mengikuti mobil mang Ucup. Karena kakak kira kalian berada di dalam mobil itu."
Keyra terdiam, dia tak percaya Alex melakukan hal itu untuk dirinya. "Dan kamu tahu Key? Ternyata saat itu kamu dan yang lainnya justru tak berada di dalam mobil itu," ucap Alex tersenyum kecut saat mengingat kejadian beberapa minggu yang lalu. "Entahlah saat itu kamu sebenarnya berada dimana."
Keyra terdiam. Apa benar yang di ucapkan Alex saat ini? Tapi jika di pikir-pikir memang ada hal aneh saat makan malam waktu itu. Terutama saat dirinya, Ayura, Ello dan Hiro yang justru pergi dengan menaiki taksi.
"Tapi kakak bilang kakak pernah menolak gadis yang membuat kak Alex jatuh cinta. Sedangkan Keyra gak pernah nembak kakak. Dan kakak gak pernah nolak Keyra," ucap Keyra masih di buat bingung dengan penjelasan Alex.
"Kamu emang gak pernah nembak kakak. Tapi kakak pernah menolak kamu saat mom and dad minta kakak nikahin kamu," ucap Alex menjelaskan.
"Kapan? Bukankah mom Lisa dan dad Kim hanya meminta kita untuk menikah saat kita di gerebek?"
"Kamu salah sayang," jawab Alex. "Saat ayah Santoso meninggal. Mommy meminta kak Alex buat nikahin kamu," sambung Alex.
"Hah.. yang benar aja kak?" tanya Keyra tak percaya.
"Ya mommy bilang ayah Santoso menitipkan kamu sama ded and mom sampai kamu menikah dan mendapatkan jodoh orang baik. Dan saat itu mommy hanya percaya kalau kakak adalah orang yang pantas menjadi suami kamu," ucap Alex mengingat perdebatan dirinya dengan Dad Kim dan mom Lisa saat berada di rumah Keyra.
"Bukan gitu sayang. Tapi kakak gak mau nikah sama orang yang gak kakak cintai," balas Alex tak enak hati pernah menolak istrinya.
"Gak mau nikah karena gak cinta? Tapi kakak mau tunangan sama kak Zea. Apa itu artinya kakak cinta sama kak Zea?" tanya Keyra dengan senyum sinis di bibirnya.
"Hey itu beda cerita," sahut Alex tak terima jika Keyra menganggap hal itu sama.
"Bedanya apa?" tanya Keyra yang saat ini terlihat kesal. Entah kenapa Zea terkesan menjadi saingan terberatnya. Apalagi Zea adalah satu-satunya perempuan yang pernah membuat Alex patah hati.
"Saat itu kakak terpaksa. Zea ngancem bunuh diri. Dan kakak juga merasa bersalah saat Zea bilang dia lumpuh karena nolongin kakak," ucap Alex. "Dan siapa yang tahu kalau ternyata Zea berbohong."
"Semua orang tahu," sahut Keyra. "Hanya kak Alex aja yang gak sadar kalau di manfaatin," sambung Keyra.
"Iya-iya hanya kakak yang gak tau kalau Zea manfaatin kakak. Itu semua karena kakak bodoh. Jadi please maafin kebodohan kakak ini," pinta Alex kembali menggengam tangan Keyra.
__ADS_1
"Gak mau!"
"Please sayang. Maafin kakak," ucap Alex memohon. "Dan please percaya kalau kakak cinta sama kamu."
Keyra terdiam.
"Kamu mau bukti apa biar kamu percaya?" tanya Alex. "Kamu mau kakak telfom mommy sekarang juga. Biar kamu percaya sama kakak kalau ucapan kakak itu beneran."
Keyra menganggukan kepalanya. Sebenarnya dia malu melibatkan mertuannya dalam pernikahan mereka. Tapi di sisi lain Keyra juga penasran apakah ucapan Alex benar atau hanya sebuah kebohongan.
Karena jujur saja Keyra takut jika di jadikan pelampiasan setelah Alex tahu jika Zea bukanlah gadis baik-baik.
"Hallo Kim. Kenapa malem-malem telfon mommy? Apa terjadi sesuatu?" tanya mom Lisa dengan suara parau khas orang bangun tidur.
"Mommy sudah tidur?" Alex balik bertanya.
"Tentu saja mom sudah tidur. Apalagi sekarang udah hampir tengah malem," ucap mom Lisa. "Ada apa? Apa terjadi sesuatu?"
"Gak mom. Gak pa-pa. Tapi Keyra cuma mau tanya sesuatu sama mommy," balas Alex.
"Tanya sesuatu? Tanya apa?"
"Nih Key tanya," perintah Alex. Namun Keyra justru menggelengkan kepalanya dan meminta agar Alex saja yang bertanya.
"Tanya apa sayang?" Mom Lisa kembali bertanaya.
Alex menghela nafas panjang. "Dulu mommy pernah minta Alex nikahin Keyra kan saat ayah Santoso meminggal?" tanya Alex mewakili istrinya.
"Iya pernah. Dan kamu sok-sokan nolak. Padahal aslinya mau banget," jawab mom Lisa meledek.
"Oke mom makasih. Silahkan di lanjut mimpi indahnya," ucap Alex sebelum akhirnya mematika panggilan teleponnya.
__ADS_1
"Gimana kamu udah percaya 'kan kalau kakak beneran cinta sama kamu?" tanya Alex yang kini sudah mengalihkan pandangan matanya ke arah Keyra.