She'S Mine

She'S Mine
Sempat Nolak Dia


__ADS_3

Deg


Key terdiam membeku saat mendengar ucapan Alex. Ada perasaan aneh yang tiba-tiba muncul di hatinya. Dan hal itu membuat Key tak nyaman.


"Nana....." panggil Alex setelah sekian lama keduanya saling diam.


"Ehh...i-iya," jawab Key terbata.


"Huh... gue kira kamu udah gak disana," ucap Alex sembari menghembuskan nafas lega saat mendengar suara sahabatnya.


"Aku masih disini kak," jawab Keyra. "Emm...tadi kak Alex ngomong apa ya?" tanya Key sedikit ragu. Dia ingin memastikan apakah pendengarannya masih normal atau tidak.


"Omongan yang mana?" tanya Alex bingung.


"Yang tadi waktu pertama kali kak Alex ngomong."


"Ohh... yang gue bilang gue lagi jatuh cinta?" Alex bertanya untuk memastikan.


"Iya yang itu," balas Keyra. "Emm..kak Alex beneran jatuh cinta? Sama siapa?" Keyra balik bertanya dengan diiringi oleh dadanya yang mulai berdebar tak menentu.


"Gue belum sepenuhnya yakin sih Na. Tapi emang kayknya gue lagi jatuh cinta." Alex terkekeh saat mengatakan hal itu. Rasanya sangat lucu saat menyadari jika dirinya mungkin saja jatuh cinta pada adik angkatnya sendiri.


"Jatuh cinta sama siapa?" tanya Keyra lirih. Jujur saja dia sangat penasaran dengan gadis yang di sukai oleh Alex.


"Dia gadis yang baru hadir di hidup gue. Tapi entah kenapa dia udah bikin dunia gue cukup kacau," ucap Alex. "Dulu gue sempat nolak dia mentah-mentah. Tapi sekarang liat dia sama orang lain, hati gue rasanya gak terima," sambung Alex sembari membayangkan Keyra yang tadi melingkarkan tangannya di lengan Hiro dengan cukup mesra.


"Si-siapa dia kak?" tanya Key dengan bibir bergetar. Entah kenapa hatinya terasa sangat sakit saat mengetahui kenyataan kakak angkatnya sedang jatuh cinta dengan gadis yang pernah dia tolak.


"Lo gak kenal sama dia Na. Karna gue belum pernah cerita tentang gadis itu sama lo," jawab Alex.


"Kalau gitu ceritakan tentang dia sekarang!" pinta Keyra.

__ADS_1


"Sekarang belum saatnya Na. Dan gue janji bakalan ceritain dia ke elo, setelah gue sendiri yakin dengan perasaan gue ke dia."


"Tapi aku pengen tau sekarang kak."


Alex terkekeh. "Next time ya cantik," bujuk Alex.


Dan mau tak mau Key hanya bisa mengalah. Dia tak mungkin memaksa Alex untuk bercerita. Walau dia sendiri sangat ingin tahu tentang gadis yang berhasil membuat kakak angkatnya itu jatuh cinta.


Setengah jam berlalu, obrolan mereka seakan tak seperti biasanya. Dan Alex menyadari itu. Ketika Alex bertanya, Key pasti akan menjawab. Namun jawaban Key sama sekali tak nyambung dengan pertanyaan yang dia lontarkan.


"Udah malem. Kita lanjut besok lagi ya telfonannya. Kayaknya lo juga udah ngantuk," ucap Alex yang mengira mungkin Nana sudah mengantuk hingga obrolan mereka menjadi tak sejalan.


"Iya," jawab Key dengan singkat.


"Ya udah. Lo langsung tidur ya Na. Have a nice dream for you," ucap Alex sebelum akhirnya mematikan panggilan teleponnya.


Keyra menatap layar panggilan telepon yang sudah berakhir. Rasanya masih tak percaya mendapati kenyataan bahwa Alex, kakak angkatnya sedang jatuh cinta.


"Kenapa rasanya sesakit ini? Kenapa sama hati aku?" gumam Keyra sembari memegang dadanya yang terasa sesak seakan terhimpit batu besar.


"Kayaknya gue jatuh cinta."


"Dia gadis yang baru hadir di hidup gue. Tapi entah kenapa dia udah bikin dunia gue cukup kacau." Ucapan Alex terus terngiang di kepala Keyra. "Dulu gue sempat nolak dia mentah-mentah. Tapi sekarang liat dia sama orang lain, hati gue rasanya gak terima."


"Siapa gadis yang udah kak Alex tolak? Kenapa kak Alex gak pernah cerita tentang gadis itu ke aku? Apa dia sangat cantik hingga bisa meluluhkan hati kak Alex semudah itu?" pertanyaan-pertanyaan itu terus memenuhi isi kepala Keyra. Hingga membuat dirinya tak bisa tidur karena rasa ingin tahu sekaligus rasa tak suka yang sejak tadi muncul di hatinya.


Entah kenpa Keyra tak suka mendengar Alex jatuh cinta. Keyra lebih suka mendengar Alex mempunyai banyak kekasih tanpa melibatkan perasaan di dalamnya.


Sedangkan di sisi lain, Alex yang juga tak bisa tidur memilih duduk di balkon kamarnya setelah tadi sempat membuat secangkir kopi hitam.


Pandangan matanya menatap ke pintu kamar Keyra yang terhubung dengan balkon. "Apa lo bakalan setuju kalau mommy jodohin lo sama kak Hiro?"

__ADS_1


Alex menghembuskan nafas berat. Ucapan mom Lisa tadi siang benar-benar membuat harinya semakin kacau bahkan hingga malam ini.


"Karena kamu gak mau nikahin Keyra. Jadi mommy akan berusaha cari pria baik yang bisa mommy percaya untuk jagain putri mommy kelak. Dan untuk saat ini pria baik pilihan mommy jatuh di tangan Hiro."


"Mommy masih punya pria cadangan untuk di jodohkan dengan Keyra. Jonathan Michael. Pria baik yang murah senyum. Mommy yakin Key akan selalu bahagia jika mendapat pasangan seperti Mike." Ucapan mom Lisa itu benar-benar mengobrak-abrik hati dan pikiran Alex.


"Kenapa jadi kayak gini sih?" Alex mengusap wajahnya dengan kasar. Dia tak akan terima jika Keyra harus di jodohkan dengan Hiro ataupun Mike. Walaupun Alex sendiri tahu jika keduanya pasti akan membahagiakan dan menjaga adik angkatnya dengan baik.


~


Pagi ini wajah Keyra dan Alex sama-sama terlihat kusut. Semalaman keduanya sama-sama tak bisa memejamkan mata. Bahkan mereka berdua baru bisa tidur saat sudah menjelang pagi.


"Hari ini kakak gak bisa jemput kamu. Kakak ada pemotretan. Nanti sore sopir Daddy yang bakalan jemput," ucap Alex sesaat sebelum mereka sampai di kediaman Aditama.


"Iya," jawab Key lirih. Entah kenapa dia merasa sikap Alex padanya berubah. Biasanya di sepanjang jalan kakak angkatnya itu akan mengajaknya mengobrol hal-hal tak penting. Namun tidak untuk pagi ini.


Mobil Alex tiba di kediaman Aditama bersamaan dengan mobil Hiro yang baru saja keluar dari gerbang utama.


"Kak Alex gak turun," ucap Alex menatap sekilas sang adik.


"Iya," jawab Key sebelum akhirnya turun dari mobil.


Dan tanpa menunggu lama mobil Alex pun langsung meninggalkan kediaman Aditama.


"Kak Key kenapa?" tanya Ayura yang baru saja keluar bersama Ello.


Keyra hanya tersenyum kecut sembari menggelengkan kepalanya.


"Kakak berangkat dulu Yang," pamit Ello kemudian masuk ke dalam mobil setelah mencium setiap sisi wajah istrinya. Dan jangan lupakan ciuman singkat dan wejangan singkat pada calon baby mereka.


"Kak Keyra beneran gak pa-pa?" tanya Ayura memastikan.

__ADS_1


Keyra menghela nafas panjang. "Aku mau cerita Ra."


"Boleh, tapi kita masuk dulu yuk!" Ayura melingkarkan tangannya di lengan Keyra dan mengajak sahabatnya itu masuk ke dalam rumah.


__ADS_2