
Alex dan Keyra saling pandang. Keduanya kini mulai mengerti dengan apa yang di maksud oleh mom Lisa.
"Tunggu dulu deh mom. Bukannya mommy nyusul Dad ke Korea? Trus kenapa mommy sekarang ada disini?" tanya Alex kembali menatap curiga sang mommy.
"Jangan mengalihkan pembicaraan Kikim!" sentak Dad Kim.
Alex terdiam, ini pertama kalinya sang Daddy menyentaknya. Dan Alex tak menyangka Dad Kim melakukan itu padanya. Pasalnya selama ini Alex adalah anak kesayangan Dad Kim, bahkan semua permintaannya selalu di turuti tanpa perlu banyak pertimbangan.
"Ahh... apa kamu pikir saat mommy dan Dad kamu gak ada di rumah, kamu jadikan ini kesempatan untuk melakukan apapun yang kamu mau pada Keyra?" tanya mom Lisa sarkasme.
"Mom! mommy pikir anak mommy laki-laki brengsekk seperti itu?" Alex menggelengkan kepalanya tak habis pikir dengan pemikiran tak berdasar yang mom Lisa ucapkan.
"Mommy gak akan berfikir seperti itu kalau kalian gak tidur satu ranjang sambil......." Mom Lisa tak melanjutkan ucapannya. Ia justru menyembunyikan wajahnya di dada Dad Kim, berakting seolah kecewa pada Alex dan Keyra yang telah melakukan hubungan terlarang.
"Dad, Mom... Keyra bisa jelasin. Ini gak seperti apa yang Dad and Mom pikirkan," ucap Keyra yang memberanikan diri membuka suara. Dia juga tak mau di anggap sebagai gadis yang tidak benar oleh orang tua angkatnya.
"Gak ada yang perlu di jelasin lagi Key. Mom and Dad udah liat dengan mata kepala kami sendiri. Dan kamu Kim, kamu harus mempertanggung jawabkan semua ini," ucap mom Lisa dengan sangat tegas.
"Mempertanggung jawabkan apa mom? Alex dan Keyra tak melakukan apapun," sahut Alex sama tegasnya.
Pada akhirnya Alex pun menceritakan tentang kejadian mati listrik dan juga dua pocong yang menampakan diri di balkon kamar Keyra. Hingga keduanya tanpa sadar tidur di satu ranjang yang sama.
"Kamu ini sudah di gerebek, masih aja berkilah dan membuat alasan tak masuk akal seperti itu," sahut Dad Kim yang kini ikut menimpali.
"Alex tidak membuat alasan Dad," sahut Alex mulai frustasi. "Kalau gak percaya daddy bisa tanyakan pada Keyra."
__ADS_1
"Kalian berdua di gerebek bersama. Jadi bisa saja kalian bedua sama-sama berbohong untuk menutupi kesalahan yang kalian lakukan," sahut Dad Kim. "Mom panggil Ello dan Ayura kesini!"
Mom Lisa menganggukan kepalanya. "Mom panggil mereka dulu," jawab mom Lisa sembari berjalan keluar kamar Keyra.
"Kalian berdua ikut Dad ke ruang keluarga!" ucap Dad Kim yang kini ikut menyusul mom Lisa keluar dari kamar Keyra.
"Gimana ini kak?" tanya Keyra panik sekaligus takut dengan kemarahan kedua orang tua angkatnya.
"Kamu tenang aja Key. Kita enggak melakukan kesalahan apapun. Jadi kita gak perlu takut," ucap Alex menenangkan. Dia sangat yakin kedua orang tuanya akan percaya dengan ucapannya. Dan memaklumi kenapa dirinya bisa berada dalam satu ranjang dengan Keyra.
Keyra hanya bisa menganggukan kepalanya. Mencoba meyakini apa yang Alex katakan. Keyra hanya bisa berharap semoga mom Lisa dan Dad Kim tak membencinya dan tak menganggap dirinya sebagai gadis gampangan.
"Ya udah kita turun sekarang!" ajak Alex sembari menggandeng tangan Keyra.
Begitu tiba di ruang keluarga, Alex sudah melihat Dad Kim dan mom Lisa duduk di sofa. Bahkan Ello dan Ayura juga sudah duduk manis disana sembari tersenyum aneh kearahnya. Dan Alex yang tak mengerti arti senyuman dari sepasang suami istri itu memilih untuk tak ambil pusing.
Tanpa di minta dua kali, Alex dan Keyra duduk di sofa dengan kedua tangan yang masih saling bertautan.
"Ello, Alex mengatakan jika semalam disini mati listrik. Apa itu benar?" tanya Dad Kim memulai persidangan yang sebenarnya ia sendiri sudah tahu akhir dari keputusannya.
"Mati listrik?" Ello memulai aktingnya. "Enggak dad. Di sini gak mati listrik. Emang kenapa?" tanya Ello pura-pura tak tahu.
"Ngab, lu ngomong yang jujur dong. Jelas-jelas semalam mati listrik," sahut Alex tak terima dengan jawaban yang di lontarkan oleh Ello.
"Lah emang gak mati listrik kok. Iya kan Yang?" Ello pura-pura bertanya pada Ayura.
__ADS_1
"Iya kak Alex. Masa mati listrik. Kan semalam kita nonton film bareng," jawab Ayura sambil tersenyum tanpa dosa.
"Maksud gue mati listrik setelah kita nonton film bareng," sahut Alex menjelaskan.
"Enggak tuh, di kamar kita gak mati listrik. Iya kan kak?" Ayura balik bertanya pada Ello.
Ello menganggukan kepala sebagai jawaban. Dan hal itu berhasil membuat Alex dan Keyra bingung.
"Dad, tapi Alex dan Keyra gak bohong," ucap Alex kembali membela diri.
"Dad lebih percaya dengan apa yang dad lihat."
"Tapi Dad. Kami memang tidak melakukan apapun," balas Alex keukeuh membela diri. "Please percaya sama Alex."
"Semua orang yang di gerebek juga gak bakalan mengaku mereka melakukan apa," ucap mom Lisa tersenyum miring. 'Tak semudah itu kamu bisa lepas dari jebakan mommy Kim.'
"Apa kalian di gerebek?" pekik Ello dan Ayura secara bersamaan. Bahkan keduanya menutup mulut dan berakting seolah-olah tak percaya dengan apa yang baru saja mereka dengar. "Gue bener-bener nyangka ngab."
Alex memilih mengabaikan keterkejutan seapasang suami istri itu. "Tapi kami memang gak melakukan apapun mom," sahut Alex masih belum terima di tuduh melakukan hal yang sama sekali tak dia lakukan. Bahkan hal memalukan seperti itu terlintas di pikirannya saja tidak pernah.
"Kalau mom and dad gak percaya, lebih baik kita ke rumah sakit sekarang untuk mengecek kondisi Keyra. Apakah saat ini dia masih perawan atau sudah Alex buka segelnya."
Keyra tertunduk malu. Entah kenapa ucapan Alex terdengar sedikit vulgar di telinganya yang masih sangat polos.
Terdengar helaan nafas panjang keluar dari mulut mom Lisa. "Oke, mungkin saat ini mommy percaya kamu memang belum melakukan apapun." Alex menghela nafas lega saat mendengar ucapan mom Lisa.
__ADS_1
"Tapi bukan berarti kamu lepas dari tanggung jawab kamu! Karena mom tetap akan menikahkah kalian berdua!" ucap mom Lisa seolah tak mau di bantah.