She'S Mine

She'S Mine
She's Mine


__ADS_3

"Kak udah," bisik Keyra karena sudah cukup lama Alex mengecup keningnya. Apalagi Ello and the gengs masih terus menyoraki mereka berdua. Hingga membuat Keyra sangat malu.


"Ehh, iya." Alex kembali menatap ke arah tamu dengan wajah sumringahnya.


'Giliran udah nikahin senyumnya tulus banget. Kemarin aja sok-sokan nolak di suruh nikah sama Keyra,' gerutu mom Lisa sembari menatap sinis sang putra yang saat ini masih tebar pesona.


"Kalau belum puas bisa di lanjut nanti langi mas Alex. Tapi sekarang kita tanda tangan buku nikah dulu," sahut pak penghulu dengan senyum yang terukir di bibirnya.


"Ehh.. iya pak," jawab Alex tersenyum kaku.


Setelah selesai menanda tangani buku nikah, kini Alex dan Keyra sudah berada di atas pelaminan.


"Sayang, selamat ya." Mom Lisa memeluk Keyra dengan air mata bahagia yang sudah membanjiri kedua pipinya.


Mom Lisa sangat bahagia. Setelah banyaknya drama yang dirinya dan para sahabat Alex lakukan, akhirnya kini semua impiannya tercapai. Mom Lisa bisa melihat Alex menikah dengan calon menantu pilihannya.


"Semoga kalian menjadi keluarga yang bahagia dunia dan akhirat hingga menjemput surga-Nya bersama-sama," ucap mom Lisa sembari mengurai pelukannya.


"Makasih mom." Keyra mengulurkan tangannya lalu mengusap jejak air mata di wajah ibu mertuanya. "Kalau mommy bahagia dengan pernikahan kami, please jangan nangis," pinta Keyra.


"Mommy nangis bahagia sayang." Keyra menganggukan kepalanya. "Keyra tau mom."


Disisi lain Dad Kim kini sedang memeluk sang putra kesayangannya. Putra semata wayang yang selalu ia nomer satukan. Bahkan saat kini usia Alex yang hampir menginjak hampir menginjak kepala dua, Dad Kim masih menganggap Alex adalah bayi kecilnya.


"Oh come on, why is dad crying?" Alex mengusap punggung Dad Kim yang bergetar karena tangisan bahagia yang tak bisa di bendung lagi.


"Dad tak menyangka akan melihatmu menikah secepat ini," jawab dad Kim dengan suara paraunya.

__ADS_1


"Apa Dad gak bahagia liat Alex menikah sekarang?" tanya Alex masih dengan tangan kanan yang tak berhenti mengusap punggung sang Daddy.


"No. Dad happy, verry happy." Dad Kim melepaskan pelukannya agar Alex bisa melihat jika saat ini dirinya berkata jujur.


"Alex juga bahagia liat daddy bahagia." Alex kembali memeluk Dad Kim.


Bagi Alex, dad Kim bukan hanya seorang ayah baginya. Tapi juga kakak, sahabat bahkan juga partner dalam segala hal.


Selama Alex hidup, bahkan dirinya merasa tak pernah di marahi oleh Dad Kim. Bahkan saat mom Lisa memarahinya, Dad Kim akan berdiri di garda terdepan untuk membelanya. Alex bagaikan anak emas bagi sang Daddy.


"Dad berharap hidup kamu akan lebih menyenangkan setelah menikah. Dad berharap kamu bisa membangun keluarga impianmu dengan Keyra," ucap Dad Kim. "Dan dad yakin, Keyra adalah gadis terbaik untuk kamu."


"Semoga. Semoga harapan Daddy bisa terwujud," balas Alex. "Terimakasih sudah menjadi daddy yang luar biasa untuk Alex. Dan Alex berharap kelak bisa menjadi ayah yang hebat untuk anak-akan Alex sama seperti Dad."


"Tentu saja. Kamu pasti akan jadi suami dan ayah yang baik untuk istri dan calon anak-anakmu kelak," jawab dad Kim sembari mengurai pelukannya.


"Selamat ya kak Alex." Ayura bersalaman dan hendak memeluk Alex. Namun tubuhnya justru di tahan oleh sang suami.


"Biar kakak yang mewakili!" seru Ello dan langsung memeluk Alex. "Selamat ngab, akhirnya lo bisa ngerasai cepak-cepak jeger yang sesungguhnya," ucap Ello sembari menguari pelukannya.


"Tapi kalau lo gak mau, gue siap gantiin ngab," sahut Mike yang saat ini ada di belakang Ello.


"Enak aja! Gue mau lah. Gue sangat sanggup buka kado sendiri," ketus Alex tak terima. Bahkan saat ini dia sudah menatap tajam sang sahabat lucknat. Bisa-bisa si jomblo sejak lahir berfikir untuk mengantikannya.


"Gue bercanda kali ngab. Serius amat. Jangan tegang apa mukanya," sahut Mike sambil terkekeh. Namun tetap saja wajah tak bersahabat Alex masih terlihat jelas.


"Selamat Lex." Hiro memberi selamat lalu memeluk sekilas Alex. "Semoga kamu bisa jadi cowok yang lebih peka. Biar Keyra gak kabur!"

__ADS_1


"Thanks kak. Dan mulai hari ini, Alex bisa jamin kalau Keyra hanya akan melihat seorang Kim Alexander saja." Alex menjawab dengan sangat percaya diri.


"Bagus kalau gitu." Hiro bergeser ke Keyra. "Selamat Key. Akhirnya kamu nikah sama si playboy abal-abal."


"Ehh... kak Hiro mau ngapain?" Alex menahan tubuh Hiro yang saat ini hendak memeluk Keyra.


"Pake nanya lagi. Ya peluk Keyra lah. Kan gue lagi ngasih selamat."


"Gak boleh. She's my wife, she's Mine! So please don't touch her (Dia istriku, Dia miliku! Jadi tolong jangan sentuh dia)."


"Dasar posesif," gerutu Hiro. "Sabar ya Key. Dan selamat datang di penjara cinta sang playboy."


Alex tak ambil pusing dengan ucapan Hiro. Yang terpenting baginya hanya Keyra. Keyra hanya miliknya. Dan Alex sangat tak rela jika miliknya di sentuh orang lain.


Keyra menatap sekilas ke arah pria yang beberapa saat lalu sudah sah menjadi istrinya. Lalu kembali menatap ke arah Hiro. "Iya kak, makasih udah dateng kesini," jawab Keyra tak enak hati. Karena walau bagaimana pun dia sudah menganggap Hiro seperti kakaknya sendiri. Apalagi selama ini Hiro juga memperlakuakan dirinya sama seperti Hiro memperlakukan Ayura.


"Jelas dateng dong. Masa kakak gak dateng ke nikahan gadis cantik dan baik hati ini," ucap Hiro sembari tersenyum ke arah Keyra.


"Kak Hiro bisa aja," balas Keyra yang kini tersipu malu.


"Kak Hiro udah jangan lama-lama. Di belakang masih banyak yang antri mau ngucapin selamat," ujar Alex mengusir. Walaupun Keyra sudah sah menjadi miliknya. Namun dia masih tetap tak rela jika Hiro yang notabene-nya mantan rivalnya masih dekat-dekat dengan istrinya.


"Kak Alex jangan gitu," sahut Keyra tak enak hati.


"Gak pa-pa Key. Mungkin Alex takut kalau nanti tamu undangan yang lain ngira kakak yang jadi mempelai prianya," jawab Hiro sembari tersenyum mengejek ke arah Alex. Entah kenapa melihat wajah Alex yang sedang kesal, menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Hiro.


"Sekali lagi selamat ya Key," ucap Hiro sebelum akhirnya benar-benar turun dari pelaminan.

__ADS_1


__ADS_2