SI CUPU YANG TERTINDAS

SI CUPU YANG TERTINDAS
BAB 71. STOP DAVE.


__ADS_3

"Sayang, Ayo kita bersihkan diri, setelah itu kita makan malam. Aku tahu, kamu pasti sudah lapar setelah melakukan malam.pertama tadi," Dave kembali mencium kening Nadia.


Nadia mengangguk pelan dan mencoba untuk bangun dari tempat duduknya.


Belum juga posisi duduk Nadia membaik, tiba-tiba saja Nadia merasakan sakit diarea sensitifnya.


"Aduh, perih," ucapnya lalu menatap kearah kewanitaanya.


Dave yang menyadari hal itu segera memegangi tubuh Nadia.


"Jangan banyak bergerak dulu, kemarilah biar Aku menggendongmu," Dave segera mengangkat tubuh Nadia dan membawanya masuk kedalam kamar mandi.


Dave meletakkan tubuh Nadia ke dalam bathtub dengan pelan-pelan sekali. Dave mengisi bathtub dengan air hangat yang sudah dia atur suhunya terlebih dulu.


Setelah bathtub tersebut terisi penuh, Dave kemudian ikut masuk bersama dengan Nadia.


"Berbaliklah biar Aku menggosok punggungmu," Tanpa bicara Nadia segera berbalik lalu membelakangi Dave.


Dave kembali mengangkat tubuh Nadia setelah sebelumnya dia juaga sudah melilitkan handuk pada tubuhnya.


Dave membawa Nadia pembaringan dan meletakkanya begitu hati-hati.


"Sayang, tunggu sebentar disini biar Aku mengambilkan baju untukmu,"


Kembali Nadia mengangguk pelan.


Dave memutar tubuhnya dan melangkah kearah lemari pakaian lalu membukanya.


Dave mengeluarkan sebuah kantong plastik dan mengeluarkan isinya.


"Wow, Goyun benar-benar pandai memilih sebuah pakaian yang indah buat istriku malam ini," Senyum Dave menatap sebuah lingerie yang

__ADS_1


ada di tanganya.


"Suamiku kenapa lama sekali?," tanya Nadia dari arah tempat tidur.


"Tu....tunggu sebentar," jawab Dave gugup lalu melipat kembali lingrie tersebut kemudian mulai berbalik badan dan menghampiri Nadia sembari menyembunyikan lingerie itu di balik tubuhnya.


"Mana bajuku, Aku sudah sangat kedinginan," Nadia menjulurkan tanganya kearah Dave.


"Tapi istriku harus janji akan memakaianya?," Dave yang masih menyembunyikan lingerie tersebut.


"Hii....jelas Aku pake, to itu bajuku bukan baju orang lain. Cepat berikan padaku,".


"Baiklah, Ambil ini dan pakailah, pasti sangat cocok bila istriku memakainya," Dave menyerahkan lingerie yang masih terlipat rapi


kepada Nadia.


Sebelum mengambil lingerie dari tangan Dave, Nadia memperhatikan dengan seksama baju yang ada di tangan Dave itu.


"Ini kan bukan bajuku!, Kenapa suamiku memberikanya padaku?,".


"Pasti atas perintahmu bukan?,".


"Siapa bilang!," sangkal Dave.


"Hii...selalu saja bertindak tanpa memberi tahuku terlebih dulu," protes Nadia.


Seketika Dave tersenyum


mendengar omelan Nadia.


"Mau pake tidak, kalau tidak biar Aku simpan kembali," Dave membalikkan badanya dan berniat menyimpan kembali lingerie kedalam lemari.

__ADS_1


Belum juga Dave melangkah, Nadia sudah menceganya.


"Berikan padaku," Nadia menyodorkan tanganya ke arah Dave.


"Katanya gak mau," Dave kembali


berbalik badan.


"Dari pada tidak pake baju sama sekali," Nadia meraih baju tersebut dari tangan Dave.


Nadia kemudian membuka lingerie tersebut dengan mata melotot.


"Baju apaan ini, kok sepertinya belum jadi," Nadia membolak balik lingerie itu tetapi tetap saja bentuknya sama dilihat dari sisi mana pun.


"Ha ..ha...bentuknya memang seperti itu, untuk menyemagati suami yang lagi kurang mood,". tawa Dave memecah ruangan.


"Biar Aku gak pake seperti ini suamiku juga moodnya tetap saja sama, Liar," Nadia mulai memakai lingerie tersebut dan memperlihatkan beberapa lekukan tubuhnya.


"Kamu mulai pandai menggodaku sayang," Dave menelan air liurnya melihat lekukan tubuh Nadia.


Nafsunya kembali bangkit tapi, dengan cepat Nadia menahanya untuk mendekat.


"Stop, Aku lapar dan Aku mau makan," Nadia memajukan tanganya kedepan agar Dave tidak menyentuhnya.


"Tapi sayang, Aku pengen sekali lagi," kembali Dave mendekat tapi sayang langkahnya harus terhenti mendengar ada ketukan dari arah pintu.


"Siapa si yang berani mengganggu


kesenanganku," Dave menggaruki kepalanya menatap kearah pintu.


Seketika Nadia tersenyum, akhirnya dia bisa selamat dari nafsu buas suaminya.

__ADS_1



Jangan lupa ikuti cerita terbaru dari Author di youtube," ISTRI KESAYANGAN TUAN YUAN" terima kasih.


__ADS_2