Si Gadis Cantik Bertopeng

Si Gadis Cantik Bertopeng
102


__ADS_3

" Aku mencintaimu Bram."


Bram yang mendengar ucapan Eris hanya bisa terdiam sambil menatap kedua mata Eris yang juga menatapnya. Mereka berdua hanya bisa saling bertatap-tatapan. Terlihat dari kedua bola mata Eris paling dalam tersimpan cinta yang begitu besar untuk Bram.


" Apa yang aku lakukan? Apa Bram akan membenciku setelah mendengarkan ungkapan perasaanku selama ini kepadanya?." batin Eris.


" Aku juga mencintaimu." jawab Bram.


🌳🌳🌳


Di tempat lain ada sebuah mobil hitam yang sedang terparkir di pinggir jalan yang tidak jauh dari kediaman Pramudita. Dari sore hari selepas adzan magrib mobil itu sudah berada di sana. Para warga yang sedang melintas menatap heran dengan mobil itu yang setiap malam berada di sana. Sehingga salah satu warga nekat mendekati mobil itu.


Warga datang mengetuk jendela mobil itu yang nampak gelap, tiba-tiba kaca mobil itu di turunkan. Terlihat pria yang begitu tampan sedang duduk di bangku kemudi sambil memakai kacamata hitam.


" Assalamu alaikum pak."


" Waalaikum salam."


" Maaf, kalau saya mengganggu, saya hanya ingin bertanya tentang keberadaan bapak yang setiap hari berada di sini. Karena warga yang lain melapor kepada saya,takut dengan mobil misterius yang selalu ada setiap malam di komplex ini." ucap salah satu warga itu.

__ADS_1


" Maaf, kalau keberadaan saya di sini membuat kalian tidak nyaman. Saya ke sini setiap malam hanya ingin memandangi pacar saya dari jauh saja." ucap pria itu.


" Kenapa nggak di datangi rumahnya saja, Pak."


Pria itu menggelengkan kepalanya sesaat sebagai tanda jawabannya." Apa kalian berkelahi?." tanya pria tua itu.


" Saya ingin menyatukan keluarganya dan keluarga saya dari kesalah pahaman yang sudah lama terjadi di antara mereka. Jadi, saya membuat drama kecil untuk menyelesaikan masalah itu. Tapi entah mengapa saya tidak bisa jauh darinya." ucap pria itu.


" Hehehe, cinta memang buta pak ya! Ada juga pengorbanan yang besar demi cinta bersatu. Sabar ya pak, semoga masalah bapak cepat terselesaikan dan kalian bisa kembali bersama."


" Aamiin, makasih atas do'anya."


" Ya, makasih sekali lagi."


" Sama-sama." setelah itu pergi meninggalkan pria itu.


" Anna, apa kau sudah tidur sayang?." gumamnya menatap jendela kamar Anna yang tidak jauh dari tempatnya.


Kring kring kring" suara ponselnya yang berdering.

__ADS_1


Pria itu meraih ponselnya dan melihat kontak yang sedang menghubunginya yang membuat dirinya jengah untuk mengangkatnya.


kring kring kring." ponselnya kembali berdering yang membuatnya terpaksa menerima panggilan.


" Ada apa Pah?." tanya Aiden tanpa basa basi.


" Kamu di mana sekarang?." tanya pria di seberang ponselnya.


" Ada apa?." tanya Aiden tanpa menjawab pertanyaan ayahnya.


" Papa ingin bicara denganmu malam ini juga." ucap Prabu setelah itu memutuskan panggilanya.


Aiden melongo melihat layar ponselnya yang sudah di putuskan ayahnya." Shiitt!!, ada drama apalagi ini?." gumam Aiden yang begitu kesal sambil memukul sthir mobilnya. Dengan terpaksa Aiden mengendarai mobil itu menuju ke kediamannya.


🌳🌳🌳


" Bram, apa benar kau juga mencintaiku?." tanya gadis itu yang begitu terkejut atas jawaban Bram terhadapnya.


Kedua mata mereka bertemu, Eris sangat penasaran dengan jawaban Bram terhadapnya. Jantungnya berdetak begitu kencang menatap kedua mata pria yang sangat di impikannya menjadi suami seumur hidupnya.

__ADS_1


" Aku_


__ADS_2