Si Gadis Cantik Bertopeng

Si Gadis Cantik Bertopeng
52


__ADS_3

Di tempat lain seseorang sedang mondar-mandir seperti setrika, Ia nampak cemas karena memikirkan keadaan Ibunya dan tentang kandungannya. Seorang Pria yang melihatnya pun menghampiri gadis yang sedang mengandung Anaknya.


" Ada apa?." tanya Pria itu yang sedang menepuk pundak gadis itu.


" Alex, kok kamu ada di sini?." ucap gadis itu yang terkejut dengan cepat Ia melangkah menutup pintu kamarnya.


" Maaf, tadi Aku nggak sengaja melihatmu yang nampak mengkhawatirkan sesuatu. Jadi, Aku datang kesini siapa tau kau bisa berbagi denganku Rissa." ucap Alex.


Rissa menghela nafasnya, rencana mereka yang akan berangkat ke bali akan di batalkan setelah masalah Ibunya selesai. Akan tetapi gimana dengan perutnya yang akan terlihat membuncit hari demi hari. Apa yang akan Ia jawab kalau ada yang bertanya? Namun, dalam tujuannya sekarang adalah masalah Ibunya.


" Apa yang kau pikirkan Sa?." tanya Alex lagi mendekati Rissa yang duduk di tepi ranjangnya. Rissa sadar dari lamunannya karena Alex yang datang menghampirinya.


" Lex, aku memikirkan Ibuku, Aku nggak mau Mama masuk penjara. Hiks hiks hiks." ucap Rissa menumpahkan kesedihannya yang Ia pendam. Alex mendekati dan merangkul tubuh Rissa ke dalam pelukannya.


" Menangis lah Sa! Keluarkan semua yang kau pendam, Aku selalu ada di sini." ucap Alex yang ikut bersedih melihat Rissa. Terdengar suara Rissa yang sedang menangis di dalam pelukan Alex.


Beberapa menit kemudian tak terdengar lagi tangisan Rissa di pelukan Alex, hanya terdengar dengkuran halus dari mulutnya. Alex menoleh ke arah Rissa yang nampak sudah tertidur di pelukannya. Kemudian Alex membaringkan tubuh Rissa ke atas ranjang yang mereka duduki. Setelah membaringkannya Alex bangkit dan ingin melangkah keluar dari kamar Rissa namun, terhenti karena Rissa kembali menggenggam tangannya. Ia mencoba melepaskan genggaman tangan Rissa namun, Rissa tidak mau melepaskannya. Hingga Ia pasrah dan kembali duduk di tepi ranjang sambil menggengam tangan Rissa.

__ADS_1


🌳🌳🌳


Di halaman kediaman Pramudita sebuah mobil memasuki pekarangan rumah itu dan memakirkan mobilnya di tempat parkiran kenderaan. Ia keluar dari mobilnya dan melangkah memasuki rumah yang sudah beberapa orang sedang menunggunya.


Aiden memasuki ruangan itu." Assalamu Alaikum." ucapnya saat Ia melihat beberapa orang berada disana.


" Waalaikum salam wr. wb.." balas mereka serempak.


" Apa kabar Nak Aiden?." tanya Dian ke arah Aiden yang menyalami tangannya.


" Alhamdulillah baik juga Nak." ucap Dian.


" Silahkan duduk Den." ucap Bram.


" Perkenalkan ini Pak Riko dan Ibu Winda orang tua Cantika teman Anna." ucap Bram memperkenalkan sepasang suami istri itu kehadapan Aiden dan Ayahnya.


" Pak Riko, Bu Winda perkenalkan ini Ayah saya yang bernama Hardian dan ini tunangan Adik saya yang bernama Aiden." ucap Bram kembali memperkenalkan Aiden dan Ayahnya. Mereka pun kembali saling bersalaman.

__ADS_1


Pak Riko dan Bu Winda kembali terlihat kebingungan karena mereka ingin menemui Anna, tetapi yang datang hanya tunangan Anna. Yang mereka temui tak kunjung terlihat sedari setengah jam yang lalu.


" Nak Bram, Kami kesini ingin bertemu Anna. Kami hanya ingin bertanya tentang putri kami di saat tiga bulan yang lalu." ucap Pak Riko.


" Justru itu Pak, saya menyuruh Aiden datang kesini untuk menjelaskan kejadian tiga bulan yang lalu. Dan Anna yang sudah meninggalkan tiga bulan yang lalu di saat putri Bapak dan Ibu yang menghilang." ucap Bram.


" Apaa?." ucap Riko dan Winda bersama karena terkejut mendengar kabar Anna yang sudah meninggal.


" Apa maksudmu Bram?." tanya Ayahnya ke arah putranya.


" Den, bisakah kau ceritakan semuanya pada mereka?." tanya Bram.


" Baiklah, Aku akan menceritakan kejadian tiga bulan yang lalu dan memperlihatkan bukti CCTV yang berada di jalan itu yang sempat merekam kejadian itu. Tetapi tentang kejadian sampai kenapa mobil itu menjadi hilang kendali, saya menyuruh anak buah untuk kembali menyelediki insiden itu." ucap Aiden.


Aiden pun kembali menceritakan insiden kecelakaan itu dan memperlihatkan rekaman CCTV itu dan bukti anting Anna yang di temukan Aiden.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2