Si Gadis Cantik Bertopeng

Si Gadis Cantik Bertopeng
Aku Hamil


__ADS_3

" Nggak sayang, Kamu tuh seperti orang ngidam aja." ucap Jenie.


Uhuuk uhuk uhuk


" Astaga Sa, kalau makan tuh pelan-pelan." Ucap Jenie meraih gelas air minum dan di sodorkan ke arah putrinya yang batuk karena tersedak.


Rissa meraih gelas itu dan langsung di teguknya. Dalam pikirannya masih terngiang ucapan Ibunya yang seperti orang ngidam. Menurutnya mangga asem bagi Rissa paling di bencinya.Tapi sekarang, seperti makanan kesukaannya. Jenie heran dengan tingkah Rissa yang sekarang.


Rissa membersihkan mulutnya dengan tissu kemudian bangkit dari duduknya." Mau kemana Sa?." tanya Jenie melihat putrinya yang bangkit dari duduknya.


Rissa menoleh ke arah Ibunya" Ma, Aku mau ke atas dulu mau ambil ponselku." ucapnya meninggalkan Ibunya yang masih menatap kepergiannya.


" Aneh nih Anak." guman Jenie.


" Bii." panggil Jenie.


" Ya Nyonya." ucap pelayannya yang baru saja menghampiri Jenie.


" Bersihkan meja ini, simpan sisanya dan juga buah juga ini." ucap Jenie menyerahkan tas yang berisi salad buah.


" Baik Nyonya." Ucap Pelayan itu dan langsung saja mematuhi perintah majikannya. Jenie meninggalkan pelayan itu. Langkahnya menuju ke taman belakang untuk bersantai.


Rissa yang sudah memasuki kamarnya, langsung menuju ke kalender di kamarnya. Rissa menghitung tanggal terakhir menstruasinya.


" Ini nggak mungkin." ucap Rissa yang semakin frustasi. Karena menstruasinya sudah telat 2 bulan.


Rissa kembali menghitungnya, namun jawabannya tetap seperti itu." Nggak mungkin ini." ucap Rissa.


" Aku nggak mungkin hamil." ucapnya lagi.


Rissa mengambil ponselnya di atas nakas dan kembali mengongatik memanggil seseorang di kontaknya.

__ADS_1


Tut tut tu_Klik


" Halo Non."ucap suara seseorang dari sebrang ponselnya.


" Ha_halo, Lex tolong belikan aku tespeck secepatnya."ucap Rissa nampak gugup.


" Buat apa Non, Non hamil kah?."Tanya Alex yang penasaran.


" Lex, Aku tuh nyuruh kamu beli tespek bukan nyuruh kepo." bentak Rissa.


" Maaf, baik Non." ucap Alex.


Klik


" Semoga aku nggak hamil." gumam Rissa.


Setelah beberapa menit kemudian seseorang sedang mengetuk pintu dari arah luar. Rissa yang tahu kedatangan Alex. Langsung membuka pintu kamarnya dan mengambil pesanannya.


" Haa? Kok banyak amat Lex?." ucap Rissa yang membuka tas yang berisi tespek banyak tapi tidak sama mereknya.


" Aku nggak tau merek apa yang Non suka, jadi pesan semua saja." ucap Alex.


" Is kenapa nggak nanya dulu sih!." ucap Rissa yang kesal.


" Nggak ada waktu Non, soalnya saya malu." ucap Alex.


" Hhhmmm sudahlah sana pergi." ucap Rissa.


" Baik Non. Semoga benihku tumbuh di sana yan Non." ucap Alex.


" Cih." ucap Rissa sambil membanting pintu kamarnya.

__ADS_1


Braakhh


" Ya ampun Non bikin kaget saja." ucap Alex yang belum beranjak pergi.


Rissa menunggu hasilnya, Ia nampak begitu gugup. Takutnya, kalau hasilnya benar. Beberapa menit kemudian tespek pun di angkatnya dan melihat tanda di garis itu. Matanya terbelalak melihat hasilnya yang bergaris dua yang berarti positif. Tespek pun terjatuh dari tangan Rissa yang sedang gemetar. Pelan-pelan tangannya menurun dan mengusap perutnya.


" A_aku hamiil." ucap Risaa yang terbata-bata.


" I_ini Anak Alex, ini nggak mungkin." ucap Rissa yang semakin gemetar. Kakinya terasa lemas begitu kaget Ia mendapatkan kabar dirinya saat ini.


Rissa berjalan sempoyongan ke arah ranjangnya dan duduk di tepi ranjang sambim memikirkan tentang dirinya yang sedang hamil.


" Bagaimana ini? Aaku hamiil." gumamnya lagi.


🌳🌳🌳


" Tuan ini airnya di minum dulu." ucap Steve sambil menyodorkan minuman botol ke arah bosnya.


" Terimakasih Stave." ucap Aiden meraih air minum itu. Aiden meneguknya, setelah meneguknya kembali di serahkan ke asistennya.


" Steve, Kau harus secepatnya mencari plat nomor mobil itu." ucap Aiden.


" Baik Tuan." ucap Steave meninggalkan sang bossnya.


" Anna, apa kamu baik-baik saja?." ucap Aiden mengingat video kejadian kecelakaan itu yang membuat Anna tertabrak mobil.


...****************...


Halloo kesayangan...semakin seru kan kan kan...pasti dongg..


hhmmm aku butuh like komennya ya biar semangat Authornya hehehe

__ADS_1


__ADS_2