
" Aaaahhhhhkk." Teriak Rissa dengan cepat Ia mendorong tubuh yang sedang tertidur pulas.
Buugghhh
" Aakhh, sakiit. Sa, kenapa mendorongku?." ucap Alex yang mengadu kesakitan.
" Rasain, itu ganjaran buat kamu yang sudah lancang memperkosa aku!." bentak Risaa yang masih memegang erat selimut.
" Memperkosa? Hei hei di sini yang jadi korban pemerkosaan itu Aku, bukan kamu. Nuduh sembrangan aja." ucap Alex yang masih terduduk di lantai akibat jatuh.
" Eh di mana-mana itu cewek yang jadi korban. Masa cowok sih! Gara-gara aku mabuk semalam kau memanfaatkannya kan?."
" Bisalah Non, buktinya Aku yang jadi korban di sini dan mana mungkin saya memanfaatkan Non yang sedang mabuk? Non sendiri yang memperkosa saya." ucap Alex.
" Nggak mungkin." bentak Rissa.
" Ini buktinya Non, hampir di seluruh tubuh saya hasil karya Non sendiri. Dan lihat di tubuh Non nggak banyak seperti hasil karya Non buat pada saya." Ucap Alex memperlihatkan dada bidangnya dan lehernya yang hampir semua ke merah-merahan karena ulah Rissa.
Risaa yang melihatpun membulatkan matanya melihat dada bidang Alex yang merah ke biru-biruan karena ulahnya.
" Sudah lihat kan Non, siapa yang jadi korban di sini?." ucap Alex kemudian bangkit dari duduknya. Alex dengan tubuh polosnya tak menghiraukan tampilannya sekarang di depan Rissa.
" Aakkhh."
" Eh Non kenapa berteriak lagi? bikin kaget aja." kata Alex berbalik menatap Rissa yang sedang menutup wajahnya.
" Leeexxx tutup itunya." teriak Rissa yang sedang menunjuk junior Alex yang sedang tertidur. Alex melihat arah di tunjuk Ana sampe Ia tak tahan tawanya.
" Hahaha, Non nggak usah malu. Buat apa juga di tutup? Non semalam udah rasain semuanya. Udah di mut, di elus dan di isap. Dan paling utamanya udah rasain surga dunia, apalagi ya?" ucap Alex tanpa malu.
Rissa yang mendengarpun begitu sangat malu tentang ulahnya semalam." STOP, jangan di lanjutin. Sana pergi!." ucap Rissa.
" Hahaha, Aku kira mau lanjut Non." goda Alex.
" Aleeexx." teriak Rissa sambil melempar bantal ke arah Alex. Alex menghindari bantal yang sedang melayang ke arahnya.
__ADS_1
" Hahaha, nggak kena." ucap Alex. Melihat Rissa yang kembali ingin melempar bantal dengan cepat Ia berlari ke arah Bathroom.
" Sialan lu Lex." teriak Anna. Alex yang di dalam kamar mandi hanya tertawa mendengar umpatan Rissa.
" Aakhh bagaimana ini?." tanya Rissa yang sedang membuka selimutnya. Tubuhnya yang masih polos melihat semua sekujur tubuhnya. Benar yang di katakan Alex, tidak semua tubuhnya terdapat hasil karya Alex di bandingkan yang dia buat terhadap tubuh Alex.
" Aku malu banget sama Alex. Tunggu,apa Mega kasih obat perangsang di minumanku? Aku hanya meneguk 2 gelas aja, dan nggak mungkin aku bisa mabuk kayak gini. Pasti Mega kasih sesuatu di minumanku, awas lu Mega. Badanku sakit semua, Aku mau ke kamar mandi tapi mau turun saja sakit." ucap Rissa.
Cekleek
" Belum mau mandi?." tanya Alex melihat Rissa yang masih belum bergerak dari dalam selimutnya.Alex keluar dari dalam kamar mandi yang hanya memakai handuk yang terlilit di pinggangnya. Alex yang sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil sedang melangkah ke arah cermin di samping ranjang.
" Mmm Lex, tolong gendong Aku ke kamar mandi ya? Aku nggak bisa bangun, entah apa yang kau buat sehingga Aku tak mampu bangun dari tempat tidur." ucap Rissa.
" Berarti kau nggak ingat ya?Baik Aku bantu tapi ada syaratnya!." ucap Alex.
" Syarat? Is gendong doang harus pake syarat sih!." ucap Rissa yang kesal.
" Ya harus lah, gendong kamu tuh butuh tenaga yang ekstra jadi harus ada syaratnya dong.Nggak ada yang gratis di dunia ini." ucap Alex.
" Tapi janji dulu, apapun yang Aku minta Non harus kabulkan." ucap Alex.
" Oke, Aku janji." ucap Rissa pasrah.
Alex meletakan handuk kecilnya di tepi ranjang, kemudian Dia mendekati Rissa dan membuka selimut yang menutupi tubuh polos Rissa.
" Kenapa di buka?." tanya Rissa yang kaget.
" Buat apa di tutupi lagi, Aku sudah merasakan semuanya Non. Apa masih ada yang terlewat?." tanya Alex. Rissa yang sudah di gendongan Alex terlihat wajahnya merona malu karena tubuhnya yang polos di lihat Alex. Setelah sampai di dalam kamar mandi Alex mengguyur tubuhnya dan tubuh Rissa di bawah shower yang baru di putar Alex.
" Turunin Lex, Kau kan sudah mandi." ucap Rissa.
" Mau mandi lagi tapi kali ini mandi bersama lebih enak." ucap Alex dalam ucapnya bermakna sesuatu.
" Mandi bersama maksudnya?." tanya Rissa.
__ADS_1
Alex tak menjawab ucapan Rissa yang langsung ******* bibir Rissa yang membuatnya menjadi candu setelah merasakannya semalam. Rissa pun kaget atas kelakuan Alex yang mendadak. Merasakan bibir Alex yang sedang ********** dengan lembut membuatnya membalas ******* Alex.
Akhirnya kejadian semalam yang tak sempat di rasakan Rissa secara sadar itu pun terjadi. Tapi ini tempatnya berbeda di dalam kamar mandi dan Rissa yang penuh kesadaran merasakan kenikmatan yang di berikan Alex kepadanya.
Selama 2 jam mereka di dalam kamar mandi sedang merasakan manis madu di antar mereka berdua. Entah berapa gaya dan entah berapa ronde mereka melakukan sampai mereka begitu lelah dan terlihat puas.
Ceklek
" Kamu duduk di sini dulu, Aku ambilkan pakaian dan mau telfon untuk kirim makanan ke sini." ucap Alex sambil meletakan pantat Rissa di tepi ranjang.
" Iya Lex." ucap Rissa yang sedang memakai handuk.
Alex tersenyum dan meraih ponselnya yang tergeletak di atas nakas. Alex mengotak- ngatik ponselnya dan menelpon bagian marketing makanan. Setelah menelfon Alex mengambil pakaian dalam lemari dan melangkah mendekati Rissa.
" Apa masih sakit?." tanya Alex yang di anggukin Rissa.
" Aku sudah pesan obat, nanti aku obati ya? Aku juga bakal tanggung jawab." ucap Alex. Rissa masih terdiam memikirkan ucapan Alex untuk bertanggung jawab. Rissa belum mencintai Alex dan masih ada Aiden dalam hatinya walaupun sudah menorehkan luka dalam di dalam hati Rissa. Tiba-tiba dering ponsel berbunyi sehingga membuat Rissa sadar dari lamunannya.
Krring kring kring
Alex meraih ponsel Rissa yang tidak jauh dari mereka, Alex memberikan ponsel kepada Rissa sambil menunggu jawaban Rissa atas perkataannya.
" Tunggu ya Lex, Aku mengangkat telfon dulu." ucap Rissa yang langsung di anggukan Alex.
Klik
" Hallo Mah." ucap Rissa.
"...."
" Apaa Ana meninggal?."
...****************...
Hehehe maaf ya yang di atas agak gitu deh..soalnya authornya lgi oleng dikit..padahal aku tuh sholeha dan folosssss tapi mesuuuuummm( candaa).
__ADS_1
maaf baru bisa up ya kemarin lagi weekend..jangan lupa like dan komennya ya biar tambah semangat mesumnya eh maksudku nulisnya hehehe..