
Setelah mendapatkan bukti bahwa Anna masih hidup Aiden masih belum puas, karena 1 bukti saja belum cukup untuk membuktikannya. Ia tetap mencari walaupun hanya sekecil apapun jejak.
" Tuan, apa Tuan tidak ketinggalan pesawat." ucap Supirnya yang sedari tadi menunggu Tuannya. Jam pemberangkatan Aiden tinggal 5 menit lagi. Aiden menoleh ke supirnya yang sudah berdiri di depannya.
" Batalkan keberangkatanku." ucap Aiden yang kembali mencari sesuatu di semak-semak.
" Tapi Tuan." ucap Supirnya. Aiden menoleh ke arah supirnya dengan tatapan mengerikan, perintahnya tak dapat di putuskan oleh orang lain.
" Baik Tuan." ucap supirnya kembali sambil membungkukkan badannya dan pergi meninggalkan Aiden yang kembali melanjutkan pencahariannya.
Beberapa menit kemudian Aiden tidak mendapatkan sesuatu, Dia cukup kelelahan. Siang semakin panas membuatnya begitu kepanasan, namun Dia tetap berusaha mencarinya. Pencahariannya sudah sekitar 1 jam tapi tidak juga membuahkan hasil.
" Capek, oh Tuhan nggak ada apa-apa lagi? Trus gimana ini? Aku harus cari bukti satu lagi. Bantu Aku Tuhan." ucap Aiden sambil mengangkat tangannya ke atas meminta pertolongan. Dan matanya melirik ke atas mencari sesuatu. Matanya tidak sengaja melihat benda seperti CCTV.
" Tunggu, itu bukannya CCTV?." ucap Aiden melihat benda yang sedang menggantung di tiang listrik tidak jauh darinya. Aiden melangkah ke arah benda itu untuk melihat lebih jelasnya.
" Iya itu CCTV, Aku harus menghubungi Steve untuk bisa membantuku." ucap Aiden. Aiden mengambil ponselnya dan menghubungi sang Asisten.
Beberapa menit kemudian mereka sudah berada di ruangan CCTV setelah Steve mendapatkan info tentang CCTV itu.
" Apa yang saya bisa bantu Pak?." tanya seseorang salah satu karyawan di sana.
" Apakah kami bisa masuk keruangan CCTV?." tanya Aiden.
" Bisa Tuan, kalau memang sangat penting."
" Penting sekali, saya hanya ingin melihat kejadian sebenarnya di 3 bulan yang lalu di lokasi ini Pak" Ucap Aiden memperlihatkan layar ponselnya.
__ADS_1
" Bisa Tuan, kalau begitu silahkan masuk."
" Terimakasih." mereka melangkah memasuki ruangan tertutup namun di dalam terdapat beberapa layar yang sedang memantau jalanan.
" Kalau boleh tahu kejadiannya kapan?."
" 26 juni Pak." ucap Aiden.
" Mohon di tunggu ya Pak." ucap karyawan itu sambil mengetik sesuatu di monitornya.
Tiba-tiba layar itu menampilkan sesuatu" Jam berapa kejadian?."
" Pukul 9 atau 10 pagi."
Monitor pun kembali memperlihatkan kejadian terjadinya kecelakaan. Aiden mengamati sesuatu dalam kejadian itu.
Dalam layar menunjukan pukul 8.30 sebuah mobil sedang melaju dan terjadilah tabrakan. Di saat tabrakan terjadi mobil itu terlempar jauh di sebabkan Truk yang menabraknya dengan kencang. Sehingga pintu samping mobil itu terbuka dan seseorang terlempar keluar, dan mobil itu jatuh ke dasar jurang dan meledak.
" Boleh putar kembali? tapi dengan pelan-pelan." ucap Aiden mendapatkan sesuatu yang membuatnya terkejut.
Video itu pun kembali terlihat sampai pintu mobil terbuka dan menampilka seseorang terlempar keluar.
" Stop!, Boleh di perbesar sedikit?." tanya Aiden sambil memperhatikan sesuatu di dalam Video. Layar itu kembali memperbesar gambarnya.
" Tolong, kembali putar di saat terlihat wajah seseorang yang keluar dari mobil itu." ucap Aiden.
" Baik Tuan."
__ADS_1
Layar itu pun kembali memutar di saat titik yang memperlihatkan wajah seseorang kembali di hentikan. Wajah seseorang di perbesar sehingga menampilka wajah yang sangat di kenal Aiden.
" Anna." ucap Aiden begitu bahagia melihat Anna.
" Berarti Anna terlempar jauh, tapi kenapa tidak di temukan? Tunggu pasti ada sesuatu di sini yang terlewati. Boleh putar kelanjutannya?." ucap Aiden.
" Baik Tuan."
Video itu pun kembali di putar sampai di mana kejadian itu.Anna yang terlempar di tempat di temukan antingnya oleh Aiden. Dan mobil itu terbakar dan di saat itu ada mobil berhenti. Seorang pria keluar dari mobil itu. Aiden melihat itu dan semakin mendekati layar monitornya. Tapi wajah Pria itu tidak begitu jelas. Pria itu sedang menelfon seseorang.
"..."
" Sudah beres Nyonya." balasnya.
Aiden begitu terkejut ternyata kecelakaan terjadi bukan tidak sengaja. Namun, sudah di rencanakan seseorang. Tapi siapa yang tega ingin melenyapkan Anna. Pikiran Aiden kembali terpusat tentang seseorang itu.
" Stave, Kamu cari informasi tentang Pria itu dan tangkap Dia bawa ke markas kita." Ucap Aiden.
" Baik Tuan." Ucap Stave.
Video itu kembali di putar, Aiden menyimak dan selalu menunggu kelanjutannya. Video itu kembali memperlihatkan hujan deras dan seseorang sedang melangkah dan tiba-tiba sebuah mobil menabraknya.
" Anaaaa." teriak Aiden.
...****************...
Gimanaaa dong? Reaksi Aiden sangat terkejut melihat kekasih hatinya...kuy mau lagi di lanjutin?
__ADS_1
kasih like komennya ya😉