
Hotel de Ville
Hotel de Ville terletak di sebuah balai kota di paris, tempat ini sering digunakan berbagai acara seperti pameran, pertunjukan seni, pertemuan dan lain-lain. selain itu temapat ini adalah tempat paling bersejarah bagi kota Prancis. tidak hanya bersejarah untuk paris, city hall nya paris ini juga akan menjadi sejarah bagi Ana. di Hotel ini Ana akan mengumumkan kepada dunia jika dia-lah Casper
Hotel itu semakin sesak dengan banyaknya orang, para petingi-petinggi perusahan raksasa dunia dan para wartawan dari berbagai belahan dunia ikut serta hadir, mereka ingin melihat dengan mata kepalanya sendiri sang Legendaris Casper
acara ini sangat penting sehingga Ana tidak boleh asal-asalan berdandan, dia menggunakan dress berwarna blue sky yang mencetak lekukan indah tubuhnya, serta tatanan rambut basah yang ia sisir ke belakang membuat tampilanya sangat sempurna. meski bibirnya masih sedikit bengkak namun sudah tidak terlihat karena Ana menggunakan lipstik yang tebal
selain acara memperkenalkan Ana sebagai Casper, Acara ini juga memperkenalkan Rey sebagai pemegang tender utama project berikutnya
"kau sangat cantik... "puji Rey sesaat mereka hendak naik ke atas panggung untuk di perkenalkan
"terimakasih atas pujianya Tuan Rey" jawab ana sangat profesional dalam bekerja, meski mereka adalah pasangan kekasih namun saat bekerja ya harus profesional
tak lama acara sudah di mulai, MC satu persatu melaksanakan acara dengan lancar. sampailah saat ini tiba acara bebas, wartawan boleh mewawancarai sang bintang utama secara dekat. para pengusaha juga boleh saling ngobrol bersama sekedar tegur sapa atau melakukan kesepakatan dekan rekan bisnis yang lain
acaranya sangat meriah, namun tiba-tiba berubah seketika saat seseorang wanita mengamuk dan memaki-maki salah satu pengunjung, semua perhatian tertuju pada mereka termasuk juga para wartawan
"Dasar brengsak! pria gila! setelah kau meniduriku kau mencapakkan aku! " seru wanita itu di tengah-tengah pusat perhatian orang
"dengarkan semuanya! aku adalah pacar dari Tuan Rey! kami sudah satu tahun berpacaran, namun dia pergi begitu saja setelah tidur dengan ku! " lanjut waita itu menangis tersedu-sedu membuat semua orang iba terhadapnya
bukan hanya Ana saja yang terkejut dengan pengakuan wanita itu, Rey pun juga terkejut karena dia sama sekali tidak mengenal wanita yang saat ini mengaku-ngaku sebagai kekasihnya itu
"Maaf Nona aku tidak mengenal mu" ucap Rey berbicara sopan
__ADS_1
"Apa?! setelah kau mengambil apa yang paling berharga dari ku! kau melupakan ku?! Dasar pria brengsek!! "
para wartawan di sana merekam semua itu, Rey adalah CEO yang sedang naik daun dua tahun terakhir ini sehingga beritanya paling banyak di cari. jika memang ada sekandal seperti itu maka ini akan sangat-sangat viral dan bisa mencoreng nama baiknya
"tuan sepertinya wanita ini ingin menjebak Anda" bisik Jay
"aku tahu, aku sudah sering menangani wanita mata dutian seperti dia! kau tidak perlu khawatir aku bisa menanganinya"
"baik Tuan"
Rey tersenyum sinis mengahdapi wanita matre itu, tentu saja ini sangat mudah bagi Rey. jangan sebut Rrydra Ardana Mirzan jika tidak bisa mengatasi situasi ini
"baiklah Nona...? aku bahkan tidak tahu namamu, tapi jika aku berkata demikian kau pasti menuduhku telah melupakan mu. jadi saya akan bertanya saja kepada Anda, jika memang benar Anda adalah pacar saya, berapa no ponsel saya? saya tinggal dimana saat ini? berapa saudara saya? siapa teman terdekat saya? jika Anda mengaku sudah berpacaran selama satu tahun mustahil anda tidak bisa menjawab pertanyaan saya! "
"Ee... itu.. itu... " Wanita itu kebingungan setengah mati dia tidak bisa menjawab
"kenapa? silahkan anda ceritakan ke semua orang di sini jika Anda benar pacar saya" desak Rey, menekan wanita itu
wanita itu sangat kebingungan, matanya bolak balik ke kanan dan ke kiri. dia sangat gugup menyetikkan kuku jarinya karena tatapan mata kamera dan pengunjung lain mengarah kepadanya. tidak ingin menambah malu di mata dunia wanita itu lari ngibrit meninggalkan acara
orang-orang disana mulai bergosip, jika situasi ini bisa saja terjadi kepada mereka. maka dari itu para CEO harus pintar-pintar menangani masalah yang paling sering terjadi di kalangan orang kaya
"Mohon perhatiannya " ujar Rey meminta perhatian semua orang "saya mohon maaf atas kejadian tidak terduga tadi. berbicara mengenai pasangan, kebetulan saya hadir kemari tidak sendirian. saya membawa tunangan saya... "
sontak saja membuat semua orang menjadi bingung, karena Rey terkenal orang yang sangat sulit di dekati para wanita. mereka saja baru melihat bagaimana kejamnya Rey terhadap wanita (ya meskipun penipu, tapi Rey telah membuatnya malu wanita tadi sampai ke ubun-ubun. aku rasa wanita itu tidak akan bernai lagi menipu atau menunjukkan wajahnya di ranah publik karena semua orang sudah mengenali wajah itu) terus Rey ingin mengumumkan pasangannya?
__ADS_1
Ana menjadi gugup saat Rey bejalan mendekat kepadanya, Ana menengok ke kanan dan ke kiri ingin kabur menghindar namun ia terlambat Rey sudah berdiri di hadapanya "jangan bilang Rey akan memperkenalkan ku sebagai pacarnya! " batin Ana masih belum siap
"perkanalkan dia adalah tuangan saya! " seru Rey merangkul pinggang Ana
"Rey! apa kau sudah gila?! sejak kapan aku jadi tunangan mu?! " bisik Ana ke telinga Rey
Rey tidak mengindahkan ucapan Ana
"jika kalian tidak percaya, lihat kami memakai cincin pertunangan yang sama" Rey menunjukkan cincin yang melingkar di jari manisnya dan juga jari Ana. Cincin itu yang Rey pakaikan tadi pagi saat Ana tertidur. cincin itu couple menandakan jika ucapan Rey benar
sementara Ana membelalakkan matanya sempurna, Ana tidak merasa menggunakan atau menerima cincin itu dari Rey tapi kenapa cincn itu ada di jari manisnya?
"dan Hari ini saya akan melamar wanita saya" Rey mengeluarkan kalung berlian super mahal "maukah kau menikah dengan ku? "
Ana lagi lagi terkejut dengan tidakan Rey, dia begitu bingung sampai dia tidak bisa menjawab apa-apa, pikirannya kosong. dia hanya menatap Rey dan mengikuti semua tindakan Rey yang mengangguk-anggukan kepalanya. tanpa Ana sadari dengan anggukan itu barati dia menerima lamaran Rey, padahal dia masih terkejut
tepuk gemuruh menyertai jawaban Ana, mereka yang hadir di sana ikut bahagia. atas pasangan sejoli yang sangat sensasional itu
Rey tersenyum bahagia, dia segera melingkarkan kalung berlian leleher jenjang Ana membuat penampilan Ana semakin sempurna dengan kalung itu, Rey memeluk Ana dengan penuh cinta
"terimakasih sayang, terimakasih " ucap Rey begitu bahagia, sedangkan Ana masih shok dengan apa yang terjadi. dia bingung dengan kejadian lamaran tadi
"oh iya satu lagi pengumuman! " seru Rey "project kami akan di adakan di Indonesia "
lagi-lagi Rey membuat keputusan sepihak, membuat Ana semakin kebingungan dengan tindakan tak terduga Rey
__ADS_1