Soul Monarch : Eclipse Feast Online

Soul Monarch : Eclipse Feast Online
Detail Kecil, Keberangkatan


__ADS_3

Sebuah mansion dungeon. Sebelumnya bernama Fectionous Reason, tapi setelah aku ambil alih kini itu bernama resmi Areopagos. Itulah yang ingin kuperlihatkan pada mereka.


Dengan segera, beberapa Ratfolk mendekat ke arah kami. Mereka adalah Rat-Hat, Rat-Hut, dan beberapa Ratfolk lain di bawah mereka. Yaa, sepertinya mereka segera datang setelah mereka mencium keberadaan yang mendekat dan ...


"Selamat datang kembali, Master, chu."


... Mereka pun menyambutku. Apa yang mereka katakan agak mengingatkanku tentang kejadian di kediaman Asha.


"Master bersama, chu, dengan siapa, chu?"


"Yaa, akan aku perkenalkan. Mereka adalah Ova Mondo dan Jiza Mondo," kataku memperkenalkan keduanya tapi mereka (Ova dan kakeknya) terlihat agak ketakutan sekarang.


"N-Nona Dirae, apa yang Anda lakukan?"


"Yaa, tenang saja. Mereka tidak jahat tahu." Tunjukku pada Rat-Hat. "Jadi kalian tidak perlu setakut itu, ya."


"J-jadi apa dengan ini membuktikan bahwa yang dikatakan oleh Tian benar?"


"Tidak. Sekali lagi, aku bukan monster."


Setelah beberapa saat menenangkan keduanya, aku berhasil membuat mereka menerima (atau mungkin mengabaikan?) kenyataan bahwa aku telah merekrut satu kawanan Ratfolk sebagai pengikut.


Yaa, jika mereka tahu bahwa Mansion di depan sana adalah dungeon atau keberadaan Megaera serta para hantu, mereka mungkin akan lebih terkejut lagi jadi tahan. Jangan membuat mereka mengalami shock lebih daripada ini untuk sekarang.


Masuk ke dalam area Areopagos, aku merasa bahwa cakupan wilayah yang menjadi bagian dari dungeon meluas. Mungkin disebabkan oleh tindakanku yang membebaskan Primal Curses dan Primal Bleses sebelumnya.


Yaa, tidak perlu direnungkan terlalu jauh. Pikirku saat mengajak Ova dan Jiza berkeliling sejenak, terutama di desa bawah tanah para Ratfolk sekaligus meninjau perkembangannya.


Baik, tampaknya pengembangan desa ini sejalan dengan apa yang kurencankan. Terlebih vitalitas desa ini pun menjadi semakin hidup.


Dan akhirnya, aku pun mengajak keduanya untuk ke area aman Areopagos bersama kelima Ratfolk bernama. Ya, tempat yang sejak awal berfungsi sebagai aula.


"Jadi, ada sesuatu yang ingin kusampaikan pada kalian.” Aku berkata lantang, berusaha menarik seluruh perhatian mereka padaku.


“Pertama-rama, para Ratfolk. Ucapkan selamat datang pada dua rekan baru kita,” kataku yang segera diiringi tepukan tangan dari para Ratfolk. Yaa, agak terasa canggung apalagi para Ratfolk sepertinya tidak terbiasa melakukan ini.


"Baiklah. Sekarang aku akan mulai mengatakan keperluan apa yang ada di dalam kepalaku pada kalian."


Aku mulai menjelaskan pada mereka semua tentang hubungan yang kubangun dengan Keluarga Botin serta Toko Potchi. Tidak hanya para Ratfolk, Ova dan Jiza pun kujelaskan secara detail karena mereka pun baru mengetahuinya.


Meski aku tidak menjelaskan mengapa aku dapat mengenal mereka, hanya hubungan terkini yang kujalin dengan Toko Potchi serta Keluarga Botin.


"Dan sebab itulah, Ova,” panggilku.


"Iya Nona Dirae?"


"Aku ingin menunjukmu sebagai perwakilan dariku untuk berhubungan dengan Toko Potchi."


"T-tapi kenapa aku Nona Dirae?"


"Yaa, tidak ada sesuatu yang khusus. Karena hanya kamu yang dapat melakukan tugas ini."


Jiza, kakek dari Ova jelas tidak cocok karena dengan penampilannya dia akan membuat orang yang mendekatinya merasa ketakutan dan terintimidasi. Tentu hal semacam tidak cocok untuk sebuah hubungan diplomasi.


Sementara para Ratfolk ... yaa, jelas itu mustahil. Mereka dianggap sebagai monster jadi tidak. Sekali lagi tidak mungkin.


"Baik! Akan aku ... lakukan ...." Ova menjawab dengan nada yang semakin lemah di akhir kalimat tapi akan aku anggap itu sebagai persetujuan penuh.


"Kalau begitu, yaa untuk selanjutnya. Kakek Jiza," panggilku. "Bisa kamu katakan tentang nilai dari dua kristal yang kuberikan padamu?"


"Itu cukup berharga, Nona Dirae. Itu dapat digunakan dalam pandai besi seperti dalam memperkuat beberapa senjata jarak dekat maupun alkimia untuk melakukan transfusi material."


"Kamu cukup berpengetahuan, ya.”


"Itu karena menantu bodohku itu terus menceritakan sesuatu semacam ini selama dia masih hidup."

__ADS_1


Yaa, apa pun sebab dari pengetahuan itu, hal ini sangat membantuku sekarang. Dan pepatah 'jangan menilai buku dari sampulnya' benar-benar berlaku untuk Jiza.


"Seperti yang kamu tahu, di bawah mansion ini terdapat desa Ratfolk. Dan ya, kedua kristal itu didapatkan pada salah satu lorong penggalian yang ada walau area tersebut ditutup untuk sekarang.


"Kamu dapat bertanya pada Rat-Het dan Rat-Hot untuk lebih lengkapnya. Tapi bagaimana menurutmu jika aku menjual sedikit bagian pada Toko Potchi."


"Terdengar agak sedikit berbahaya apalagi jika mereka mencoba mencari tahu sumber kristal itu berasal, Nona."


"Yaa, itu benar.” Anggukku setuju atas apa yang Jiza katakan. ”Dan karenanya, aku tidak akan menjual secara teratur. Pertama aku akan menyerahkan dua buah kristal tersebut, yang mungkin hanya akan sebesar kelereng sebagai bahan uji dan tidak menjualnya lebih jauh.


"Barulah jika mereka mencari atau meminta kristal serupa, kita akan menjualnya kembali tapi dengan jumlah kecil dan syarat tertentu. Tidak perlu untuk menerima semua pesanan."


Sekali lagi, sumber daya terbatas semacam ini perlu 'tuk dikelola secara lebih bijaksana.


Aku tidak ingin menjual semua untuk kemudahan sesaat dan menderita kesusahan nanti. Sebuah sejarah kecil dari negara bernama Nauru cukup sebagai contoh akan hal itu.


Yaa, sebuag negara yang kaya raya selama beberapa dekade karena penemuan fosfor kualitas tinggi, mineral yang digunakan sebagai bahan baku pupuk kimia melimpah di wilayahnya.


Pada masa jayanya, uang hasil penjualan itu digunakan untuk membiayai setiap warga negaranya. Yaa, pendidikan benar-benar digratiskan dan bahkan saat seseorang warga negara sakit akan langsung dikirim ke Australia demi mendapat pelayanan terbaik.


Namun, fosfor yang adalah hasil dari endapan kotoran burung dengan cepat menipis akibat penambangan berlebihan.


Tanah mereka berlubang, hasil dari galian tambang yang membuatnya tidak dapat ditanami tanaman pangan. Dan dengan hasil penambangan sebelumnya yang dialokasikan seperti itu, membuat negara itu tidak dapat mempertahankan kemakmuran ya dan jatuh menjadi salah satu negara termiskin di dunia.


Yaa, apa yang kulakukan ini juga untuk menimbang nilai dari kedua kristal itu sebenarnya untuk pengelolaan yang lebih baik.


"Itu terdengar lebih aman, Nona Dirae. Tapi ...."


"Lighthunder Familia 'kah?"


Tebakku yang disambut oleh anggukan berat. Yaa, sebab mereka telah mengganggu Ova dan keluarganya sejak awal, keberadaan mereka akan lebih mengganggu daripada penyelidikan Keluarga Botin.


Jadi—


"Lebih baik tidak terlalu kamu pikirkan. Aku akan memikirkan cara distribusi yang lebih baik agar keberadaan desa Ratfolk sendiri tidak menyebar."


"Kemudian, Rat-Het."


"Ada apa, Master chu."


"Untuk sekarang kamu tidak perlu memperluas desa lebih jauh. Jadikan itu sebagai prioritas sekunder dan ya, sebisa mungkin kamu akan mencoba untuk memperkenalkan rancangan ini," kataku sambil menyerahkan secarik kertas.


Yaa, itu berisi tentang pengenalan mata uang (Arte) dan tata cara penggunaannya. Memang komunitas Ratfolk di sini telah stabil, tapi aku rasa perlu untuk menyebarkan sedikit tata cara umum masyarakat luas.


Kurasa ini akan berguna jika suatu hari desa ini ditemukan. Aku tahu aku tidak dapat menyembunyikan desa ini selamanya apalagi dengan letaknya yang cukup dekat dengan kita awal, yaa ini juga didukung dengan ketersediaan bahasa yang tampaknya semakin baik.


Kerja bagus, Rat-Hit.


Membahas beberapa detail lagi pada mereka, aku pun berkata, "Yaa, untuk bagian akhir. Aku akan segera pergi dari Kota Houra."


"Kenapa, chu?"


"Apa ada yang salah Nona?"


Oke, itu berhasil memancing keributan. Jadi lebih baik jelaskan sekelas-jelasnya, diriku.


"Yaa, tidak ada sesuatu yang salah dan ini memang telah menjadi rencanaku sejak awal."


Ini seperti rencana semula. Sebagaimana aku yang juga berencana untuk mendaftar di Asosiasi tapi ... yaa, itu batal.


Dari penuturan Tian, selama proses pendaftaran ternyata peserta akan menjalani semacam tes. Tapi tidak hanya Power Level yang diuji (untuk menghindari kebohongan tentang langkah Power Level), tapi itu juga akan mengungkap rasku. Sesuatu yang tentu akan aku hindari untuk orang lain tahu.


"Lalu ke mana Nona Dirae akan pergi?" tanya Ova.


"Ibu Kota negara ini, Rivelar Trade Capital."

__ADS_1


Yaa, jalur yang akan kulalui untuk ke sana juga telah kutetapkan.


"Selain itu kalian tidak perlu khawatir." Aku tersenyum. "Aku akan tetap menghubungi kalian, oke?" sambungku melalui Spirit Connection.


Batas dari jumlah pihak yang dapat dihubungi secara bersama telah meningkat menjadi lima seiring kenaikan levelnya.


"Apa Nona dapat melakukan telepati?!" Jiza bertanya sebelum aku balas dengan anggukan. Yaa, mungkin dapat dianggap sebagai sesuatu seperti itu.


Mengurus beberapa detail kecil lain seperti memilih buku yang akan kubawa dari tempatnya kini —yang ada di mansion. Memberi tahu apa yang harus Ova lakukan sebagai penghubung. Dan ya, dia membutuhkan perlindungan lebih daripada aku jadi kini Tian kutugaskan untuk menjaganya.


Setelah berpamitan dengan Hold dan pihak Gereja 'Ymnar. Aku pun akhirnya mendengar suara Megaera setelah waktu yang lama.


"Akhirnya diri ini dapat merasa lebih bebas sekarang."


"Kerja bagus Mega." Aku salut kamu dapat menahan diri untuk tetap diam selama berminggu-minggu.


Dan juga—


"Kraklalaaa."


"Kamu juga melakukan tugas dengan baik, Antarea."


Aku merasa tubuhnya bertambah kecil karena evolusi yang dia alami. Yaa, meski dia terlihat lemah tapi itu hanya akan menjadi pikiranmu belaka.


Dia menjadi lebih kuat.


Bagaimanapun, dengan tubuh kecilnya ini, Antarea dapat kusembunyikan di dalam tudung jubah milikku. Aku juga tidak akan selalu mengenakan tudung itu jadi pengaturan ini baik-baik saja.


Jadi, ini saatnya pergi, ya?


Pikirku saat melihat Kota Houra sekali lagi dan mulai melangkah.


Namun ....


[Title Zetin Enemy berhasil diakuisisi]


[Title Lighthunder Clash Out berhasil diakuisisi]


[Title Witch berhasil diakuisisi]


... Rentetan pemberitahuan menghentikan langkahku untuk sesaat. Benar-benar sesaat sebelum kembali mulai melangkah.


Mari tutup mata akan Title-Title itu.


———


Yaa, terimakasih terus mendukung saia dengan membaca EFO.


Baik itu yang suka like, tangan gatel yang pengen komentar di setiap akhir Chapter, maupun para silent rider yang juga sering menyembunyikan perasaannya pada si dia /plak!


Itu sakit, diriku.


Yaa, setidaknya yang terakhir tidak perlu dibahas bukan?


Tapi itu 'kan alasan mengapa para jomblo merajalela.


Yaa, sekali lagi tidak perlu disebutkan.


Bagaimanapun, terimakasih atas bantuannya pada tahun ini. Yaa, bahkan untuk favorite EFO telah mencapai angka 500 jadi terimakasih banyak!


Dan mohon serta bantuannya, baik itu like, komen, favorite, maupun sharenya, oke?


buat yang jarang komentar anggep aja latihan ngomong sama dia /plak!


Sekali lagi jangan dibahas, diriku.

__ADS_1


Yaa overall, SELAMAT TAHUN BARU! Dan untuk tanggal 1 January saia akan update 3 chapter dengan waktu yang seperti biasa, acak.


__ADS_2