
Wild Boar mendengus, menunjukkan asap yang mengepul dari moncongnya dan mulai mengisi, menyeruduk ke arahku tanpa pikir panjang.
Menghindar, aku pun memukul balik dengan bagian tumpul sabit dengan banyak kesulitan yang diberi karena bentuknya.
Ugh ... keseimbangan sabit sangat buruk. Ini memiliki berat dominan di satu sisi saja, yaa, walau telah dibantu dengan di sisi lain yang masih memiliki sedikit bilah pumpul di sana. Namun tetap saja, keseimbangannya buruk.
Aku yakin bahwa kapak satu sisi saja tidak seburuk ini. Selain itu dengan mata pisau menghadap ke bawah, cara untuk memberi sayatan masih membingungkan.
Yaa, benar-benar lebih buruk daripada dugaan yang ada.
"Dirimu menangani sabit dengan salah Dirae," suara Megaera terdengar, mengoreksiku. "Dirimu harus mengayunkannya dengan lebih ringan dan melakukan pukulan berat hanya di saat yang diperlukan saja," sambungnya.
Aku mendengar perkataan Megaera. Memintanya mengajariku lebih banyak dan dia menyetujui dengan mudah. Mulai memberi tahu dasar penanganan sabit dengan benar padaku hingga aku dapat memahaminya.
Sederhananya, tidak seperti pedang ataupun tombak, menggunakan sabit mengharuskan diri untuk lebih banyak bergerak dengan luwes.
Yaa, semua itu demi mengatasi buruknya keseimbangan senjata ini dan kesukaanku pada sabit mulai naik. Seperti kata mereka, alat tidak salah, hanya pemakainya dapat menggunakan alat tersebut dengan benar atau tidak.
Meski Deira, Megaera sendiri bukan sekedar alat tapi adalah individu ya.
Aku mulai mempraktekkan apa yang Megaera beri tahukan sedikit demi sedikit. Berusaha membiasakan tubuhku bergerak sesuai kebutuhan.
Saat Wild Boar menyerang, aku menghindar dan mulai memutar tubuh untuk memberi sayatan. Mundur dan memutar penuh untuk memukul Wild Boar dengan bagian tumpul sabit.
Yaa, aku hanya berusaha menyerang dengan sabit tanpa bantuan mantra apa pun. Dan jujur saja, ini terasa menyenangkan karena terasa seperti tengah menari.
Serudukan lain datang, aku menahan posisiku, mengarahkan mata pisau ke leher Wild Boar dan—
[Wild Boar telah terbunuh]
Aku berhasil membunuhnya dengan memenggal kepala Wild Boar bersama rasa kepuasan yang datang.
"Tidak buruk, Dirae." Megaera berkata demikian saat mengembalikan Deira ke bentuk sangkar.
"Terima kasih," kataku sambil menahan diri 'tuk memanggilnya Master Megaera.
Yaa, dirinya yang sekarang lebih pantas dipanggil sebagai master daripada saat dia (atau ego lain) mengklaim diri sebagai masterku, tahu. Tapi sayang sekali aku tak dapat memanggilnya seperti itu karena dia tak menginginkannya.
Baiklah, mulai ambil Skill terkait segera dan kuharap jumlah Potential Poin yang dibutuhkan (alias harga) tidak akan terlampau tinggi.
Yaa, cara untuk menambah daftar Skill yang dapat diperoleh dengan menghabiskan Potential Poin sendiri mengharuskan pemain untuk setidaknya pernah melakukan tindakan terkait Skill yang dituju dan memenuhi beberapa syarat lain.
Misal, aku yang tidak pernah memegang busur di EFO tidak akan dapat mengambil Skill Bow Mastery sebelum berlatih di sini.
Juga, harga untuk sebuah Skill akan turun sebanding dengan keahlianmu di bidang itu. Menurut sebuah artikel yang kubaca, sepertinya pengurangan maksimal adalah 2 poin.
Yaa, tidak dapat dikatakan sedikit, tapi juga tidak banyak karena untuk Skill di harga normal 3, mereka tidak akan berkurang terlalu jauh karena batas bawah harga adalah 2 poin.
Dalam sudut pandang lain, yaa, semua usaha ini demi diskon!
Aku mencoba mencari-cari Basic Scythe Mastery tapi itu tidak ada. Yang ada malah sesuatu bernama Basic Living Item Cooperation Mastery yang baru ditambahkan. Yaa, apa itu karena aku menggunakan Deira —yang adalah Living Item— sebagai media latihan?
"Kurasa lebih baik ambil saja," kataku.
Aku masih akan terikat dengan Megaera untuk waktu lama jadi itu layak. Yaa, harga yang harus dibayar sendiri adalah 5 poin. Dan aku berencana mengambil Weapon Mastery untuk ke depan agar dapat menangani senjata lain.
Kemudian, aku mencari beberapa Skill lain dan memilih Strike Art's, Art's universal untuk semua jenis senjata dan bahkan serangan tangan kosong yang menelan 3 poin. Yaa, demi melengkapi set.
Oh, 6 poin lain turut dibuang demi Basic Spirit Magic Mastery. Kurasa ini adalah ide paling mungkin untuk dapat memberikan kerusakan elemen pada musuh mendatang.
Yaa, dengan pertempuran melawan laba-laba sebelumnya, aku belajar bahwa elemen itu cukup penting meski cenderung tidak stabil karena terpengaruh medan dan kondisi.
__ADS_1
Aku tak dapat berharap banyak pada kemungkinan mantra baru karena aku telah memilih Non-Elemental Magic Mastery sebagai dasar sihirku, ya. Bagaimanapun, aku tidak menyesal karena Mana Spell akan menunjukkan kinerja sama di medan apa pun.
Dan ya, Spirit Magic dapat membantuku mengatasi masalah tersebut.
Sekali lagi terima kasih untuk Megaera, berkatnya aku dapat mengambil Skill ini! Terlebih, ini bahkan dapat bekerja di barier yang menghalangi penggunaan Skill milik Megaera!
Jadi ini tentu saja Skill baik. Yaa, meski cukup mahal.
Aku telah menghabiskan banyak poin untuk tiga Skill itu. Dan yaa, hanya tersisa 7 Potential Poin sekarang.
"Lebih baik aku tidak terlalu boros."
Untuk selanjutnya mari segera ke kota. Aku berjalan ke utara, terus dan menembus hutan.
Setelah berada cukup dekat dari kota, yaa, mari mulai ganti Title terpasang untuk menghindari serangan yang tidak diinginkan. Aku tidak ingin disapa dengan dinginnya mata pisau para penjaga kota atau pemain, oke?
Ah, jangan lupa 'tuk menutupi mata kananku dengan rambut. Warna mata merah, apalagi merah darah ternyata tidak terlalu umum bahkan di kalangan pemain karena kemungkinan kustominasi dipengaruhi oleh ras yang dipilih.
Berpikir sejenak, aku berusaha memilih satu di antara Title yang kumiliki untuk dipasang. Setidaknya, itu harus tidak menimbulkan bahaya padaku dan bukan Title yang aneh.
Daftar yang pasti tidak terpilih adalah ... yaa, lebih baik tidak kusebutkan karena—
"Yaa. Aku akan memilih itu," kataku memotong pikiran tersebut.
Selesai memasang Title yang kupilih, aku mengecek statusku sekali lagi sebelum berjalan.
[Great Inventor • Dirae
Female — True Neutral (-8)
Power Level : E-
Race : Dhampire
Mana Poin : 3.698 /3.798
Stamina Poin : 151 /267
Satiation Poin : 233 /249
Strength : E- ❖ Endurance : E-
Agility : F+ ❖ Dexterity : F+
Intelligent : E ❖ Mystery : E+
Charm : E- ❖ Luck : F
Title :
[Person Whitout Side] [Half Vampire Bloodline] [Autodidact Learner] [Great Inventor (change)] [Bleses-Curses Spectator] [Shadow General] [Invader] [Little Monstrosity]
[One Who Turn from the Death (baru)] [Higher Killer (baru)] [One Who Out of Necessary (baru)] [Extreme Magic User (baru)] [Dungeon Master (baru)] [Unconventional Luck (Bad) (baru)] [Insect Tamer (baru)] [Sacred Touch (baru)]
(Buka/Tutup)
Skill :
[Bloodsucking (Lv. 25)] up!
[Vigor Strength (Lv. 2)] up!
__ADS_1
[Rapid Healing (Lv. 1)] up!
[Magic Vocation (Lv. 3)] up!
[Mana Break (Lv. 3)] up!
[Strengthen Followers (Lv. 12)] up!
[Night Vision (Lv. 21)] up!
[Basic Living Item Cooperation Mastery (Lv. 0)] baru!
[Intermediate Non-Elemental Magic Mastery (Lv. 5)] up!
[Basic Spirit Magic Mastery (Lv. 0)] baru!
[Strike Art’s (Lv. 0)] baru!
[Enhancement Spells (Lv. 28)] up!
[Mana Spells (Lv. 19)] up!
[Basic Appraisal (Lv. 28)] up!
[Linguistic (Lv. 10)] up!
[Scream (Lv. 13)] up!
[Spirit Connection (Lv. 11)] up!
(Buka/Tutup)
Spec-Skill :
[Mental Corruption (Lv. 10)]
[Bleses-Curses Sense (Lv. 1)]
[Chaotic Form (Lv. 2)]
Ex-Skill :
[Dungeon Authority's]
[Primal Bleses • Anti-Espirit]
[Primal Curses • Decomposition]
[Primal Curses • Mutation]
[Primal Curses • Rebirth]
(Buka/Tutup)
Peralatan : (Buka/Tutup)
Berat: 253 /502]
———
Catatan tambahan, untuk yang bingung tentang kehadiran beberapa Title yang tak pernah disebut, itu didapat saat melawan Augusta versi undead. Ingat bahwa pemberitahuan ditutup untuk sementara saat itu.
__ADS_1
Yaa, terus dukung saia dengan memberikan like dan komentar di setiap akhir Chapter. Dan untuk favorite serta bantuan sharenya jangan lupa, oke?