
"Dasar manusia sialan ...!"
Aku mengaum, mencaci para manusia rendahan yang terus mengelilingku seperti semut. Mereka benar-benar menjengkelkan, oh sungguh menjengkelkan sekali!
Bahkan setelah aku menunjukkan beberapa bentuk Yang Hebat, mereka terus mengusikku. Oh, benar-benar berakhir menjengkelkan.
"Poison Doom!"
Cairan hijau beracun terangkat, menelan manusia-manusia rendah yang berada di dalamnya. Aku cukup yakin itu akan membuat mereka tewas, namun—
"Greater Heal!"
Pendaran cahaya terpancar dari lingkaran sihir, terbang dan memulihkan manusia itu. Bahkan jika beberapa di antaranya mati, itu tak membuat banyak perbedaan dengan jumlah mereka yang membuatku kesemutan.
"Ini semua karena Dhampire sialan itu!" bisikku kesal.
Ya, ya, itu semua benar. Ini semua benar-benar karena Dhampire sialan itu! Tidak, haruskah karena monster badak sialan itu menggangguku? Bagaimanapun, ini salah mereka.
Aku mengayunkan cakar keempat dengan buas, entah telah berapa kali aku telah melakukannya hari ini. Ini bahkan lebih melelahkan daripada saat Vhampion Festival! Aghhh! Sungguh! Kenapa aku harus terjebak dalam situasi ini?!
DASAR DHAMPIRE TERKUTUK! SIALAN KAMU DHAMPIRE! DASAR DHAMPIRE ...! INI SEMUA ADALAH SALAHNYA! SEMUA DISEBABKAN SALAHNYA!
Kamu, kenapa kamu sebagai seorang yang memiliki darah kotor justru malah dapat mengatasi sang surya yang selalu menghalangi kami, kenapa? Kenapa? KENAPA ?!
Aku menggerakkan tubuhku marah. Mengaktifkan Infectionous Shine Blood, salah satu Art's dari Poison Claw Art's milikku untuk melampiaskan api di dalam dadaku. "Aku akan membunuhmu!"
Aku berteriak, berjanji pada diriku sendiri. Dhampire, jika kamu muncul di hadapanku lagi aku akan langsung menghancurkanmu berkeping-keping. Tidak perlu melihat dia melakukan perjuangan sia-sia atau penderitaannya terlebih dahulu, dia akan langsung kuhancurkan!
"Ray of Venom."
Lingkaran sihir yang telah siap melepaskan sinar kehijauan, membentang, melaju lurus ke hadapanku. Akan aku singkirkan mereka dan segera memenggal kepala Dhampire itu!
"Boulder Wark!"
Perisai didirikan, menahan sinar yang kulepaskan meski itu membuatnya terjatuh! Sialan! Manusia berbaju biru sialan! Argghhh! Manusia sialan ini!
Sementara itu, seorang yang sejak tadi beruntung (?) dalam menghadapiku dengan tangan kosong terus menekan. Kilauan dari cahaya Art's terus terkumpul di lengannya layaknya sebuah nyala api, mencoba membombardirku dengan serangannya.
Itu hanya gatal. Meski dia benar-benar ulet dan mirip seperti kecoak yang tidak dapat kubunuh berapa kali pun kumencoba, tapi serangannya juga tak dapat mendorongku mundur.
Namun, pedang dan tembok terus bermunculan. Mereka jauh lebih lemah dari pada pria di depanku, aku mencoba menahan menggunakan sayap dan cakarku, tapi mereka benar-benar menjengkelkan. Terus bermunculan bahkan setelah ratusan dari mereka terbunuh sia-sia.
Ahhh! Ini juga menjengkelkan!
"KAAAAAAAAKKKKKKKKKKK ...!"
Nada tinggi melengking kukeluarkan, menggetarkan lingkungan, menggoyang setiap bit partikel di udara. Semua kekesalanku, pada Dhampire terkutuk, pada manusia-manusia ini, pada apa pun itu termasuk monster yang telah membuatku kemari dituangkan di dalamnya!
Setiap gerakan menjadi kaku, mereka tidak akan bergerak, setiap sel dalam diri mereka merasakan ketakutan akan diriku! Benar! Memang seperti itulah kalian seharusnya bersikap! Pada diriku, pada Vampire mulia seperti diriku!
Bahkan meski aku dapat merasakan bahwa nilai kehidupan (HP) milikku terus menurun, itu tak apa! Aku akan menyingkirkan mereka dengan segala cara! Setelah itu Dhampire itu, dia, akar dari semua masalah ini akan terus menderita!
"KAAAKKK— Gut?!"
Namun, teriakanku terhenti di tengah-tengah lamunanku. Pria itu, yang sebelumnya hanya dapat jatuh tak berkutik kini berhasil meninju tenggorokanku, mendorongku mundur memaksaku terdiam.
Aku batuk, memuntahkan seteguk darah dan menatap manusia itu tajam. "Kenapa kamu melakukan semua ini dasar manusia keparat?!"
"Karena kami akan melindungi kota ini!"
Apa yang dia katakan? Aku bahkan tidak mengenal terdapat kota di sekitar sini. Umm? Oh, jika kuingat kembali kabar kemunculan keturunan kotor itu juga berasal dari suatu tempat bernama Houra, apa itu di sini?
"Hahahaha! Hahahaha!"
Aku hanya tertawa garing. Apakah itu benar? Ini benar-benar terlewat untukku.
"Oh, kalau begitu akh akan melakukannya!"
__ADS_1
"???"
Tidak perlu ragu lagi. Aku akan membalas mereka, Kota Houra? "Masih tak paham? Kota itu, kotamu itu akan turut kuhancurkan bersama dengan Dhampire sialan itu!"
"Tidak akan kubiar—"
"Ahool Being • Form III!"
Ya! Itu benar! Tidak perlu ragu lagi, semua itu, apa pun itu yang akan berada di depanku akan kubunuh!
Manusia-manusia rendah yang menjengkelkan. Oh, pria yang tak kunjung mati ini. Pendeta menjengkelkan itu. Pemimpin serangan padaku, siapa dia? Yohanes Loudon? Itu juga! Para semut yang terus mengerumuni ini! Walikota dan penduduk kota laknat itu.
Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh!
Ya! Kamu benar! Semua orang ini hanya perlu kubunuh untuk melampiaskan kekesalanmu! Dhampire itu pun!
Aku mendengar bunyi sesuatu yang berderak. Apa itu? Entah. Aku tak tahu yang jelas setiap langkahku menjadi lebih ringan! Aku dapat membunuh mereka! Tentu si Dhampire tidak terkecuali!
BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH! BUNUH!
"Kyahahahaha! Akan kubunuh mereka!"
Aku mencium bau darah menyebar. Mendengar teriakan, jeritan putus asa! Ya! Benar! Memang seperti itulah kalian seharusnya!
"Ramber Von Augusta!"
Apa? Apa kalian ingin memohon ampun sekarang? Aku menoleh ke arah suara. Dan—
"DASAR DHAMPIRE KEPARAT! AKU AKAN MEMBUNUHMU SEKARANG BAHKAN JIKA AKMU MEMOHON AMPUN!" Aku berteriak keras.
Apa baru sekarang kamu mengetahui kehebatan Yang Hebat? Hahahaha, semua sudah terlambat darah kotor!
Namun ...
"Tidak. Aku akan menyatakannya, sang pengurai akan membalasmu. Melelehkan tubuhmu dan menghancurkan hingga menjadi debu. Mengembalikan apa yang kamu miliki ke apa yang kamu ambil."
"Increase Speed." Namun, udara di sekitarku mulai bergerak mengiringi perkataannya. "Defense Correction. Higher Resistance."
Udara semakin berat. Menekanku, apa?! Apa ini?!
"APA YANG COBA KAMU LAKUKAN?!"
Dia hanya menunjuk ke atas— ke arah di mana bola raksasa berwarna abu-abu kecokelatan terus berputar layaknya badai yang mengamuk. Lalu kembali kepadaku. "Semua akan seperti yang kunyatakan. Strengthen Damage. Jatuhlah."
Pada akhirnya, bola raksasa itu— badai yang terus mengamuk itu turun mengikuti perintahnya.
"SIA—"
Teriakanku teredam. Saat aku ingin mengejar Dhampire sialan itu kakiku melemah. Perasaan ringan yang pernah kudapat kini menghilang, kaki terus kehilangan kekuatannya bersama pandanganku yang terus meleleh.
"Dasa—"
Sekali lagi, teriakanku teredam.
Rasa sakit menyebar seolah seluruh tubuhku digerogoti oleh sesuatu. Sesuatu juga masuk ke dalam tenggorokanku, aku ingin berteriak, mencabik-cabik Dhampire itu, tapi sama sekali tak dapat kulakukan. Aku hanya dapat menatapnya, menatap Dhampire itu yang mulai menjauh dengan penuh kebencian.
Ingat saja ini, Dhampire ...! Bahkan jika tubuh ini mati, selama nafas kehidupan dalam bentuk rohku tertinggal aku akan membalasmu! Aku akan bangkit! Semua rasa sakit ini akan kukendalikan! Aku akan kembali untuk membalasmu!
———
Lembar status dari Ramber Von Augusta.
[Dawnbreak Vampire • Ramber Von Augusta
Male — Great Evil (-83)
Power Level : C Rank
__ADS_1
Race : Vampire
Health Poin : 0 /47.736
Mana Poin : 2.651 /28.624
Stamina Poin : 374 /3.916
Satiation Poin : 153 /2.732
Strength : C (Up to B) ❖ Endurance : D+
Agility : B+ (Up to A) ❖ Dexterity : C+
Intelligent : D+ ❖ Mystery : E+
Charm : B ❖ Luck : D
Title :
[Person in Left Side] [Vampire Bloodline] [Noble Born Vampire : Baronet] [Baronet of Dawnbreak Vampire] [Dawnbreak Vampire] [Opera Artist] [Trap of Love] [Princess Charming] [One Who Charm the Night]
(Buka/Tutup)
Skill :
[Bloodsucking (Lv. 30)]
[Parsial Form (Lv. 18)]
[Beast Transformation (Lv. 32)]
[High-speed Flight (Lv. 54)]
[Superhuman Strength (Lv. 34)]
[Rapid Healing (Lv. 33)]
[Intermediate Unarmed Fighting Mastery (Lv. 24)]
[Basic Claw Mastery (Lv. 30)]
[Fist Art's (Lv. 9)]
[Poisonous Claw Art's (Lv. 31)]
[Intermediate Poison Magic Mastery (Lv. 11)]
[Doom Venom Spells (Lv. 14)]
[Intermediate Acting Mastery (Lv. 38)]
[Intermediate Dancing Mastery (Lv. 33)]
[Intermediate Singing Mastery (Lv. 31)]
[Scream (Lv. 29)]
[Dark Vision (Lv. 13)]
[Silent Steps (Lv. 30)]
(Buka/Tutup)
Peralatan : (Buka/Tutup)
Berat: — /4.278]
__ADS_1
Ramber Von Augusta memiliki Skill yang dapat meningkatkan statistiknya sementara dengan bayaran tertentu.