
Aku keluar segera dari dunia mental Megaera. Tanpa terasa MP-ku juga sudah mencapai taraf kurang dari 2%tapi kondisi kekeringan mana tidak muncul kali ini.
Ah, aku koreksi. Itu belum. Yaa, saat MP-ku mencapai taraf 1,75% kondisi itu muncul.
Apa itu disebabkan oleh peningkatan Power Level? Yaa, jika memang setiap Peningkatan Power Level membuat syarat munculnya kondisi negatif karena kekurangan HP, MP, SP, serta Satiation menurun aku mungkin dapat sedikit lega.
Itu membuatku dapat mengeluarkan lebih banyak mantra, oke?
Kamu tahu, 2% mungkin sedikit bagiku sekarang. Namun jika MP-ku mencapai tujuh digit seperti Megaera sebelum nilainya turun, itu akan cukup untuk mengeluarkan beberapa mantra tingkat dasar, ya.
"Tapi tadi itu benar-benar ...." Aku menghela napas.
Yaa, kenapa si wanita, Sile 'kan? Dapat berpikir bahwa aku adalah Dewa?! Sejak awal apa tingkat yang disebut sebagai Dewa mungkin dicapai?
Memang, Power Level di atas Rank A kemungkinan memang ada meski pemain dapat mencapai tahap itu diragukan. Meski demikian, aku masih ragu itu dapat mencapai taraf 'Dewa', ya.
"Yaa, dunia ini hanya akan rusak jika seluruh pemain menjadi Dewa."
Jadi kurasa itu tidak mungkin, oke?
Yaa, pada akhirnya aku mendapatkan Quest jadi tidak masalah. Meski aku juga turut andil bagian dalam usaha memunculkan Quest tersebut, jadi ... apa ini Quest buatan? Tapi mereka tetap mengeluarkannya atas kemauan diri sendiri jadi tidak salah bukan?
"Aku akan melakukan Quest itu sebelum tidur."
Mulai besok, aku akan rehat dari EFO. Dan mungkin akan memakan tiga atau empat hari (waktu nyata) untuk berada di kediaman keluarga. Yaa, dengan percepatan waktu enam kali di EFO, kurang lebih waktu hampir sebulan akan berlalu.
Berpikir demikian, aku melirik Quest itu sejenak. Quest itu bernama 'Sile and Zile Retribution'. Yaa, berisi tentang pemenuhan permintaan mereka sebelumnya, mengetahui sebab kematian mereka dan hubungannya dengan si guru.
Yaa, apa semua guru, master di EFO memiliki tabiat mengorbankan murid? Sebelumnya Megaera (atau ego lain yang bersamanya) juga melakukan hal yang sama kepadaku oke?
Bagaimanapun, tampaknya ini akan lebih mudah karena aku memiliki sumber langsung —Sile dan Zile— yang dapat dihubungi kapan saja untuk beberapa keterangan.
Jadi, yaa dengan banyak faktor ini lebih baik aku selesaikan segera. Aku juga tidak ingin memiliki pikiran lain selama tahun baru. Aku ingin bersantai karena di kediaman keluarga mungkin akan sedikit berisik.
Tapi benar-benar sesuatu, ya. Selalu ada alasan logis dibalik bisa atau tidaknya suatu hal. Termasuk di EFO sekalipun.
Di EFO, jika monster serangga secara umum tidak dapat dijinakkan karena insting mereka terlalu kuat nan tajam. Maka undead tidak dapat dijinakkan karena mereka adalah kumpulan ego. Yaa, bukan satu kemauan.
Itu seperti kamu mencoba meyakinkan sekelompok besar orang tapi hanya memiliki sarana untuk memikat satu orang dari kelompok tersebut. Yaa, tentunya, tidak mungkin itu akan berhasil.
__ADS_1
Dan dalam kasusku ini ... yaa, tidak dapat dipastikan apakah itu termasuk konteks menjinakkan. Terlebih aku menghapus banyak ego dan hanya menyisakan satu ego tunggal dengan bantuan Anti-Espirit. Membuat mereka mendapatkan kembali nalarnya.
Jadi, apa yang kulakukan ini lebih sesuai dengan apa yang orang sebut 'membujuk', ‘kah?
"Tapi aku penasaran dengan bagaimana praktik necromancy berjalan di EFO."
Karena undead tidak dapat dijinakkan, bagaimana para necromancer bisa tetap eksis, ya?
Bagaimanapun, tugas makam berlalu tanpa masalah lain. Hanya beberapa undead jenis kerangka yang dapat kuhadapi, dan akhirnya matahari pun naik. Melaporkan penyelesaian tugas untuk mendapatkan bayaran, aku memasuki kota. Ya, daerah luar Kota Houra.
Meminta persetujuan Megaera untuk melepaskan Sile dan Zile dari tubuhnya, aku pun bertanya pada dua orang tersebut.
"Jadi, siapa nama guru kalian?"
"Si brengsek Melg."
"Aku tidak akan tahu jika kamu mencampur beberapa kata kotor di sana tahu."
"Dia bernama Melg, lengkapnya Melg Zetin," kata Sile membenahi perkataan Zile.
"Dan di manakah letak Melg itu berada?"
Zile membalas singkat, namun itu membuat langkahku sedikit terhenti.
Daerah itu, ya? Hmm ....
"Yaa, kalau begitu kita ke sana segera."
Lebih baik amati target secara langsung. Yaa, mungkin akan terdapat beberapa peristiwa yang terjadi jika aku bertingkah mencurigakan karena itu adalah daerah pertokoan komersil. Lebih lagi, pertokoan di sana didominasi oleh penghuni daripada pemain sehingga penjagaan pun menjadi lebih ketat.
... Tentu kamu dapat menduga bahwa itu disebabkan oleh tingkah laku para pemain bukan?
Huh .... Jela napasku saat melihat lautan manusia bergumul di jalanan, membuat pikiranku sedikit pusing. Yaa, bertahanlah diriku.
Memasuki lautan itu. Sile dan Zile secara aktif menunjukkan arah, sementara aku mencoba agar tidak terbawa arus dan terus merangsek masuk. Mengikuti arahan mereka.
"Ugh, aku benar-benar tidak cocok berada di tempat seperti ini." Mungkin tepat untuk mengambil alih dungeon yang cenderung lebih sepi daripada memilih bangunan di tempat penuh keramaian seperti ini.
Berdiam sedikit lebih lama lagi untuk memulihkan diriku yang terasa hilang, aku mengambil napas dalam dan melihat toko yang ditunjuk oleh keduanya.
__ADS_1
Yaa, itu adalah toko dengan nama Potchi (Potchi Store). Toko ini cukup besar. Terlebih karena toko ini juga sering dituliskan dalam forum EFO jadi pastilah bukan toko kecil.
Aku mengintip ke dalam, dan ya, dapat dilihat bahwa toko penuh sesak dengan pengunjung.
Huh ... sekali lagi, bertahanlah lebih lama, diriku.
"Yaa, saat masuk ke dalam," kataku bersama langkah yang mengikuti.
Mencoba menuju meja konter, aku diam-diam terus mendengarkan apa yang dikatakan Zile dan Sile. Dan karena mereka tidak menggunakan Materialization untuk menunjukkan diri, kurasa hanya aku yang dapat mendengarnya.
Secara singkat, toko Potchi bukanlah sebuah toko perorangan melainkan milik sebuah keluarga yang berkuasa di States of Scuart. Dan ini hanya satu dari banyak cabangnya.
Apa mungkin karena alasan itu pula toko ini terkenal bahkan di kalangan para pemain? Tapi ... Yaa, sepertinya masalah ini akan sedikit lebih besar daripada dugaan semula.
Sistem pemerintahan States of Scuart sendiri merupakan sistem pemerintahan dengan beberapa keluarga yang secara besar berkuasa atas pemerintahan. Terutama di bidang ekonomi dan militer. Namun, mereka tidak berdiri sendiri melainkan tetap sebagai satu kesatuan lewat bidang politik.
Susunan pemerintahan pusat States of Scuart terdiri dari parlemen, senat, perdana menteri dan kepala negara.
Yaa, untuk kepala negara sendiri, pemilihan dilakukan dengan pengajuan beberapa nama yang kemudian akan dipilih oleh keluarga terkait untuk menjadi kepala negara selama periode 10 tahun.
Yaa, terasa mirip dengan oligarki-perlementer. Jika memang begitu kamu mungkin dapat menganggap keluarga-keluarga itu sebagai sebuah partai politik.
Baik. Itu bukan urusanku jadi jangan pikirkan terlalu dalam.
Selain itu, pemakzulan dimungkinkan dengan pemenuhan Mosi tidak percaya oleh minimal 2/3 anggota parlemen serta lebih dari separuh dukungan rakyat yang diwakili oleh gubernur —yang dipilih secara demokratis— dalam satu prefektur (setingkat provinsi). Ngomong-ngomong, States of Scuart sendiri terbagi menjadi 27 prefektur.
Dan yaa, percaya atau tidak. Dari penuturan mereka berdua, kepala negara saat ini bukanlah seseorang dari keluarga besar mana pun. Terlebih, dia mendapatkan dukungan penuh dari seluruh keluarga yang ada hingga dapat bertahan selama tiga periode.
Jika pemerintahan itu bersih, yaa kurasa dia pasti orang yang benar-benar hebat.
Kembali ke masalah awal, toko Potchi sendiri dimiliki oleh keluarga Botin. Dan ya, Melg sendiri, meski dia bukan keluarga utama tapi dia tetap seseorang dari keluarga cabang Botin.
"Huh ... yaa, ini benar-benar lebih besar daripada dugaan sebelumnya," gumamku merasa pasti.
Mencapai meja konter, aku disambut dengan senyum dari seorang resepsionis. "Selamat datang di Potchi, kami menyediakan persediaan barang-barang untuk dan hasil alkimia terlengkap. Anda dapat melihat produk kami di katalog ini."
"Terima kasih," kataku saat mengambil katalog barang yang ada dan berpura-pura membacanya, kuharap Quest ini tidak memakan waktu terlalu lama.
———
__ADS_1
Yaa, terus dukung saia dengan memberikan like dan komentar di setiap akhir Chapter. Dan untuk favorite serta bantuan sharenya jangan lupa, oke?