
Setelah beberapa pertimbangan ulang beberapa hari ini, saia merasa akan melanjutkan EFO setelah melengkapi ulang world building EFO. Yah, dasar world buildingnya sendiri, yaitu Primal Bless dan Curses sendiri telah saia ingat jadi saya rasa ini akan berjalan.
Terima kasih ke Dira karena dia mengatakan hampir setengah dari apa yang mungkin benar dalam ingan kaburku!
Huhuhu. Yah, mungkin akan sedikit membosankan pada awalnya karena saia ingin menyelesaikan arc 2 yang alur cerita telah diketahui lewat bab sebelumnya. Jadi semoga kalian bisa bertahan.
Bagaimanapun, saia tak dapat menjamin bahwa ini adalah 100% EFO pada awal bayangan saia dulu karena kita semua berubah, kau tahu? Usia kita terus tumbuh, dan tentu waktu membawa ke tempat atau suasana baru, bertemu beberapa orang baru sementara juga menghilangkan apa yang dulu dekat.
Saia sendiri kehilangan sahabat yang bisa sefrekuensi dengan saia di dunia nyata. Yaa, dia adalah orang pertama yang membaca tulisan acak yang menjadi cikal EFO jauh sebelum ide world building EFO ada. Dan yaa, dia adalah sosok yang hebat di mata saia.
Jadi mungkin tulisan saya sendiri akan terasa jauh berbeda dari sebelumnya. Bahkan jika saia melakukan imitasi pada diri sendiri, itu hanya akan menjadi satu lagi diri palsu yang ada, semacam topeng yang digunakan untuk menarik orang lain.
... Meski saia rasa kamu akan melakukan itu, diriku.
__ADS_1
Yaa, saia sendiri sempat berpikir kayak wtf apa yang kutulis saat membaca ulang EFO. Seperti di bagian Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ditengah imajinasi pertarungan sengit! Atau AHHHHHHHHHHH dengan panjang yang.... Wew aku ingin tertawa di bagian itu, pun juga dengan note author ga jelas bersama si tikus.
Yah, itu terasa segar tanpa saya tahu dan entah bagaimana berhasil membawa saia ke tempat pembaca sekali lagi. Mungkin karena tanpa sadar merasa bahwa saia yang menulis EFO adalah orang lain?
... Sepertinya sekat yang ada harus diperkuat lagi.
Satu yang jelas, Dirae adalah tokoh favorit yang pernah saia buat. Mungkin, mungkin itu karena Dirae memiliki banyak kesamaan dengan sifat Dira? Atau sebab dia adalah karakter pertama yang dikenal dan diberitahu bagaimana pandangan tentangnya oleh orang terdekat saia di real?
Hmm, entahlah. Yang jelas saia hanya merasa ingin cerita Dirae berlanjut, itu saja.
Saia sendiri telah menulis cerita yang memiliki konsep hampir sama tapi perasaan itu ya ga kebentuk ulang. Sifat swing moodie sialan! Apa ada yang sadar kalau saia menulis novel hanya di antara akhir tahun sampai awal tahun?! Lihat tanggal di mt sejak di sinilah saia pertama menulis kalau tak percaya!
Mungkin chapter selanjutnya akan rilis di akhir bulan februari atau maret, atau bahkan bisa lebih cepat sejak waktu luang saia sendiri pun semakin menipis begitu pun halangan sifat swing moodie sialan saia.
__ADS_1
Alasan lain, saya pun tak ingin meninggalkan cerita Vivid dan cerita lainnya sejak jika saia melakukan itu, itu hanya akan menggiring saia kembali ke lingkaran setan.
Ide baru, buat, tulis, hiatus/drop.
Yaa, seperti itulah dan itulah yang akan terjadi. Saia hanya ingin sedikit mendewasakan diri. Hmm, yaa, jadi untuk update bab mungkin setiap akhir pekan dengan jumlah yang pasti ga banyak. Mungkin dua atau hanya satu.
Mau ngomong apa lagi ya? Kayaknya dah cukup sejak kebanyakan isi pengumuman ga jelas ini lebih ke curhatan saia pribadi.
Oh! Juga buat yang masih membaca EFO sampai di pengumuman ini tolong bantu review, koreksi, kritik atau saran untuk kedepannya sejak itu akan membantu saia menutupi kekurangan yang ada. Seperti typo yang banyak saia jumpa di novel ini ....
Itu sangat banyak bersama dengan kekacauan bahasa.
... Benar juga bab garis besar akan saia replace dengan isi bab yang 'bener' jadi setidaknya akan ada dua chapter sebagai tanda EFO berlanjut.
__ADS_1
Yah, sekian dari Dur dan mohon bersiap atas inkonsistensi diriku, diri kami walau saia harap itu tak terjadi lagi.