
Saat masalah dengan laba-laba selesai, Megaera dan aku melanjutkan langkah. Kami menaiki tangga dan sepertinya langsung naik ke lantai tiga mansion.
Yaa, struktur bangunan ini agak aneh karena suatu tempat yang seharusnya kecil menjadi lebih besar, begitu pula sebaliknya. Selain itu, kami sering diarahkan bolak balik ke ruangan yang tak seharusnya. Ini mungkin mekanisme Dungeon, tapi yaa, aku tak tahu alasan di baliknya.
Saat aku melihat monster berjenis dasar tikus, aku menghadapinya dengan Mana Bullet + Mana Break. Bahkan tanpa Strengthen Damage, taktik ini sudah cukup untuk menjatuhkan tikus dalam empat sampai lima tembakan dengan 3.000 HP sebagai dasar perhitungan, ya.
Sedangkan saat melihat monster berjenis laba-laba ... yaa, hindari saja itu. Mereka melelahkan lebih daripada seekor tikus.
Saat aku bertanya apakah ini tidak apa-apa karena tujuan kami kemari adalah mencegah Overwhelm.
"Tidak apa. Selama monster yang menguasai Dungeon (bos) dikalahkan biasanya itu akan menurunkan tingkat kemungkinan Overwhelm terjadi." Itulah yang Megaera katakan.
Jadi, kami terus melanjutkan dengan pengaturan seperti ini.
Aku membuka panel dan sekali lagi melihat dasar kinerja dua Skill tingkat menengah baru ini.
[Mana Break (Level 1)
Activation : Action Key
Cost : 2% cost mantra terkait per peningkatan
Meningkatkan ranah kekuatan mantra ke ranah kehancuran lebih jauh. Namun, alih-alih menghancurkan mantra itu sendiri ia mencegah kehancuran mantra. Meningkatkan efek mantra 1,80%]
[Magic Vocation (Level 0)
Activation : Always
Cost : Pengurangan tingkat pemulihan Mana Poin (sedang)
Sihir bukan hanya menjadi bakat tapi juga telah memanggil orang untuk berlabuh ke sisinya. Terpesonalah akan tingkat sihir terbaik yang dapat dibentuk! Mengurangi tingkat komsumsi Mana Poin 2,5% dan meningkatkan area kendali sihir 10 meter + (level Skill *0,02 meter)]
Yaa, Skill yang meningkatkan pemulihan MP sepertinya wajib sekarang.
Selain itu, Mana Break telah meningkatkan levelnya. Untuk gerakan yang diperlukan, itu membentuk tangan menjadi seperti pistol dengan jari tengah dan manis yang tidak tertekuk, tidak sulit sama sekali.
Namun, hal yang baru kutemukan adalah tiap peningkatan Mana Break akan memperpanjang waktu cast sebesar 1% jadi aku harus menggunakannya dengan hati-hati karena persiapan memakan waktu lebih lama. Juga, pengurangan waktu siaga ternyata berkisar antara 5-25% waktu asal tergantung banyaknya peningkatan.
__ADS_1
Sedangkan untuk tingkat pertumbuhan Mana Break, itu naik dari sebelumnya 0,03% per level menjadi 0,05% per level. Yaa, itu hampir dua kali lipatnya.
Sedangkan untuk Magic Mastery dan Mana Vocation. Yaa, aku belum mengetahuinya karena dua Skill itu belum menunjukkan tanda akan beranjak dari level 0.
"Apa dirimu sekarang mengerti?" tanya Megaera padaku yang disambut anggukan singkat.
Yaa, sebelumnya aku bertanya kenapa para laba-laba itu masih dapat bekerja sama dengan sesama jenisnya meski berada di dalam Dungeon. Itu jelas berlawanan dengan apa yang Megaera katakan bahwa monster di dalam Dungeon tidak dapat membedakan kenyataan dan pikirannya.
Dan secara singkat, Megaera mengatakan bahwa itu disebabkan unsur fisiologis mereka sangat berbeda dari monster umum. Yaa, atau dalam kasus lainnya, mereka memilih menetap karena merasa lebih aman di dalam Dungeon daripada di luar. Tapi dalam kasus ini, kemungkinan utama diutamakan.
Bagaimanapun karena itu pula (perbedaan fisiologis) monster jenis serangga telah lama dikenal sebagai satu dari beberapa monster yang tidak dapat dijinakkan.
Yaa, itu bersanding bersama ras monster cerdas, Undead (baik jenis fisik maupun roh), dan hewan dengan darah Pure Dragon. Tapi dari asal jelas serangga tidak semewah yang lain.
"Tapi kenapa Wyvern dapat dijinakkan?"
Yaa, ini agak mengganggu. Bukankah Wyvern sendiri masih digolongkan sebagai naga? Yaa, meski mereka adalah naga tingkat rendah.
"Wyvern bukanlah seekor monster dengan keturunan darah Pure Dragon, mereka hanya keturunan dari Fake Dragon," kata Megaera tandas.
"Begitu, yaa."
Sungguh keuntungan yang membuat orang iri.
"—?!"
Pandanganku dan Megaera tiba-tiba teralihkan ke anak tangga di sampingku. Kami telah berlama-lama memutar dan akhirnya tiba di menara tertinggi Dungeon. Kenapa aku bisa mengetahuinya? Yaa, itu dapat terlihat jelas dari pemandangan yang tersaji dari jendela yang rusak.
Namun ya, yang lebih penting daripada Dungeon itu adalah udara yang kurasakan memiliki perasaan mencekam kuat. Bahkan itu membuat napasku menjadi agak berat dan udara menjadi seperti pecahan es, menyakiti paru-paruku tiap kali menghirupnya.
Jika dibandingkan dengan rasa pusing saat terkena kondisi keracunan kecil, keracunan tidak ada apa-apanya dibanding sekarang walaupun dalam status tidak menunjukkan aku memasuki suatu kondisi abnormal.
"Master, apa itu adalah ruang bagi Bos Monster Dungeon ini?"
"Sepertinya begitu," katanya tidak terlalu yakin. "Bagaimanapun, diri kita harus ke sana untuk memastikannya."
Aku mengangguk sebelum mempersiapkan segala jenis kemungkinan.
__ADS_1
Tiap langkah sunyi kami lakukan tiap anak tangga. Tidak seperti tangga dalam mercusuar yang langsung mengarah ke lantai teratas, setiap kami menaiki tangga itu akan berhenti di sebuah ruangan yang mirip kamar. Aku bahkan tidak tahu ini digunakan sebagai apa.
Namun, luas ruangan dalam ruangan ini tidak terlalu besar jika digunakan sebagai tempat bertempur, hanya sekitar 20×20 meter. Memang, bisa jadi ukuran lantai teratas tidak akan sama, tapi bukan hal buruk untuk mengetahuinya, ya.
Bagaimanapun, jelas saja dengan ukuran ini, itu bukan tempat yang sesuai untukku yang lebih condong menjadi penyihir. Oke?
Kami melihat pintu terakhir yang memisahkan anak tangga dengan ruang monster bos. Aku memberi isyarat siap pada Megaera dan pintu pun terbuka.
Aroma menyengat, mirip seperti bau busuk bangkai dan tanaman herbal acak menusuk hidungku. Sosok bos monster masih tertutup tirai asap hitam keunguan yang menakutkan.
"Increase Speed. Higher Magic. Strengthen Damage. Mana Bomb!"
Sebuah bola mana yang cukup besar, seukuran bola basket terlempar ke arah bos monster itu dan meledak saat menghantam tubuhnya.
"KRACLHUUU!"
Bos itu berteriak dengan suara aneh. Menggetarkan udara saat Mana Bomb, mantra ketiga dari Mana Spells menghantamnya. Namun—
"Increate Slash!"
Megaera menyerangnya segera dengan empat belati dalam waktu yang sama dari belakang, dan ya, sepertinya itu memberikan serangan kritis padanya.
Tabir asap mulai tercecer saat tangan besar bos monster itu berayun lebar. Memperlihatkan tubuh besarnya dengan jelas.
Dia memiliki tubuh tinggi 5 meter berbentuk campuran antara tikus dan laba-laba. Memiliki kepala layaknya Ratfolk dengan delapan mata tunggal di atasnya. Lengannya berjumlah total tiga, memanjang jauh layaknya laba-laba tapi masihlah bertulang seperti tikus. Meski seluruh tubuhnya ditutupi ekskeleton serangga.
Namun, bagian bawahnya hampir tidak dapat aku pahami. Yaa, dia memiliki empat kaki pendek seperti tikus tapi dalam bentuk yang lebih mirip kaki laba-laba. Dengan ekor yang digantikan perut laba-laba untuk memuntahkan benang.
Apa dia bahkan dapat berjalan dengan itu? Aku tidak tahu dan tidak mau tahu. Jika pun bisa, kemungkinan akan terlihat menjijikkan jadi tidak, ya.
"Appraise!"
[Infectionous Reas (merah)
Health Poin : 26.613 /30.421]
———
__ADS_1
Jangan lupakan like, komen, share, dan favoritenya, ya.