Soul Monarch : Eclipse Feast Online

Soul Monarch : Eclipse Feast Online
Selanjutnya, Menghadapi Ratfolk


__ADS_3

"CHUUUUUUUUUUUU!"


Decitan tikus terbuang percuma bersama terhentinya napas tikus itu. Tanganku berayun, mengeluarkan rapier dari tubuh tikus dan mulai mencari target selanjutnya.


Sementara itu, jarum dan bola kabut mana terus kubuat secara terpisah di sekelilingku. Diluncurkan satu demi satu, menghantam mata, hidung, atau telinga para tikus itu.


Yaa, tempo ini baik selama aku masih memegang inisiasi. Jika sesuatu yang tidak terduga tidak terjadi, aku dapat mempertahankannya hingga akhir meski aku pesimis itu dapat terjadi begitu mulus.


Salah satu perhatianku menangkap keberadaan lembing yang datang dari arah jam 6. Ya, tepat di belakang. Aku berbalik 180 derajat dan—


"Mana Bullet."


Peluru mana meluncur hingga dapat memengaruhi lintasan lembing. Yaa, aku sadar bahwa aku tidak akan dapat menghindar tepat waktu, dan jika kumenangkis dengan rapier, maka momentumku akan terhenti. Jadi ini adalah pilihan terbaik menurutku.


Dalam kesempatan ini, aku mulai memulihkan SP dengan tetap diam di tempat. Fokus saja menembakkan satu demi satu jarum dan bola kabut mana sembari memperhatikan sekeliling, ya. Oh, juga jangan lupa tombak kabut mana, karena ini lebih rumit dari dua sebelumnya aku tak bisa membuatnya sembari bergerak jadi manfaatkan sepenuhnya waktu ini dengan baik.


Dalam waktu ini, aku melihat Megaera bergerak dengan kecepatannya sendiri.


Dia memotong para Ratfolk dengan mudah dan cepat. Namun, tidak seperti saat berhadapan dengan para tikus di mana dia hanya datang dan pergi, kini dia berhenti sejenak dan melepaskan beberapa tusukan untuk melemahkan Ratfolk-Ratfolk itu.


"Yaa, mungkin itu melemahkan komando para tikus," gumamku berpikir.


Setelah beberapa detik berlalu dan melihat bahwa nilai SP telah pulih di tingkat yang dapat diterima. Aku mulai bergerak lagi.


Yaa! Sang umpan, alias diriku sendiri akan terus bergerak! Sungguh, siapa yang akan berkata seriang itu saat menjadi umpan? Itu aku, ya.


Rapier di tanganku berayun, menuju tikus hitam yang terlihat empuk. Tapi salah satu tikus hitam di dekatnya berdiri dan menangkis rapier dengan cakarnya. Mau tak mau menghentikan gerakanku.


"Strengthen Damage." Tapi tombak kabut mana yang kubuat sebelumnya segera dilepaskan.


"CHUUUU!" jerit tikus kesakitan saat tombak kabut mana menembus dahinya.


Apa itu benar-benar dahi? Yaa, anggap saja begitu, pikirku saat mulai menghisap darah tikus.


Semakin tinggi tensi pertempuran maka nilai Satiation menjadi semakin kritis karena menjadi sumber pemulihan HP, MP, dan SP. Namun, sementara perannya semakin penting upaya pemulihannya sendiri semakin sulit karena mengharuskan untuk memakan sesuatu.

__ADS_1


Yaa, untung saja aku dapat meminum darah. Meski pemulihan yang dihasilkan sedikit agar tidak membuka celah, tapi lebih baik daripada tidak sama sekali.


Aku memberondong tikus ini dengan bola-bola kabut mana setelahnya. Membuat tikus ini mati, melanjutkan langkahku ke target berikutnya.


"Tensi ini semakin tinggi saja."


"Tentu saja Murid."


"CHUUUUUUUUUUUU!"


Kenapa aku mendapat jawaban yang bahkan tidak diharapkan terjadi? Bahkan Ratfolk juga?


Sementara itu, berkat panggilan Ratfolk, para tikus hitam mulai menata formasi. Berusaha menjadi bentuk lingkaran, mengunciku di tengah-tengah dan menembakkan ludah racun satu demi satu. Berkeinginan menekan keunggulanku dengan sarana tembakan dari segala sisi, ya.


"Ugh. Sarana counter semacam ini adalah kelemahan," kataku lirih agar tak terdengar siapa pun.


“Kalau begitu akan kuselesiakan. Robohlah, hancurkan tujuan itu agar tak tercapai. Increase Speed, Higher Magic."


Tapi jika itu terlalu lambat hingga refleksku —yang lambat— bahkan dapat mengikutinya, maka itu hampir tidak berguna.


Sementara itu, jarum dan bola kabut mana kulepaskan ke para tikus lain yang berlawanan dari tempatku berada. Itu mengincar mata, hidung, dan telinga mereka. Yaa, ini menuntutku menambah jumlah pembagian fokus tapi itu meningkatkan keakuratan serangan jadi menurutku layak.


"Defense Correction."


Efek mantra terjadi tepat sebelum tombak itu menggoresku. Yaa, aku dapat menghindarinya sedikit walau itu tetap memengaruhi momentum seranganku, tapi, ya apa boleh buat. Jika aku menerimanya langsung jumlah kerusakan akan lebih tinggi dari yang dapat kutanggung, bagaimanapun, celah itu masih dapat kuatasi.


"Chu. Chuu chu, chu chuuu."


Ratfolk dengan sigap memberi perintah saat melihatku dalam keadaan demikian. Tikus-tikus hitam yang bebas segera meludahkan cairan beracun dari mulut mereka, cairan beracun itu saling bertemu dan dengan gaya kohesi menjadi setumpuk racun besar yang akan menyiramku.


Oke, sial? Uhh, bahkan jika kudapat melihatnya aku tidak akan dapat bereaksi tepat pada waktunya. Aku jatuh, kini aku telah menjadi pasif. Lari dari itu ... yaa, sepertinya tidak mungkin —walau aku tetap mencobanya dengan mendekat ke para tikus itu.


Dan seperti yang telah kuduga. Cairan beracun itu tidak dapat kuhindari. Yaa, karena inilah aku tidak mau menjadi pemain avant-garde, aku sadar akan kelemahanku sendiri, oke?


Meski begitu, lakukan segala upaya agar kutetap dapat bertahan. Jika aku mati itu akan membutuhkan waktu 5 menit, sekitar 30 menit dalam game sebelum kembali. Yaa, situasi akan berubah dalam waktu sepanjang itu.

__ADS_1


Aku melirik semua Skill yang dapat kugunakan. Defense Correction, Cooldown telah kembali dan cast segera dimulai. Tapi itu masih akan memakan waktu lima detik, dan Increase Speed sendiri memakan waktu 2,5 detik untuk cast.


Dengan kecepatan tetap, racun akan sampai sebelum cast selesai jadi aku perlu memikirkan sarana lain ....


Oh, mantra kedua dari Mana Spells terbuka saat Skill mencapai level 5. Jumlah mantra dalam Spells Skill ini lebih sedikit daripada Enhancement Spells, karenanya membutuh level lebih tinggi agar mantra kedua tercapai.


Namun, apa memang secepat ini untuk menaikkan levelnya? Yaa, aku selalu menggunakan Mana Bullet jadi mungkin saja. Coba kulihat, mungkin itu dapat memberiku opsi baru ....


Dan sebuah senyum terbentuk di bibirku. Cast mantra segera berlangsung, itu tidak memakan waktu lama hanya 0,75 detik hingga akhirnya. "Mana Boards."


Tiga buah papan transparan terbentuk di dekat kakiku. Aku memosisikannya sedemikian rupa, menjadikan itu semua sebagai pijakan.


"Increase Speed."


Lompatan indah telah kulakukan. Yaa, tidak terlalu indah dalam segi penampilan dari pihak ketiga karena aku cenderung melayang, tapi ini sangat indah dalam pandanganku.


Ssssssttt!


Suara mendesis terdengar lepas saat racun menghantam tanah berumput. Mungkin tingkat racun itu bukan lagi kecil atau sedang, tapi di atasnya hingga memiliki sifat asam. Bagaimanapun, tujuanku tidak berubah.


Seluruh mantra yang kupersiapkan sebelumnya telah siap, tinggal menunggu aktivasi dan ini waktunya kumengambil kembali inisiasi yang sempat mereka rebut.


"Defense Correction. Higher Physical."


Yaa, dua mantra dilampirkan, meningkatkan tingkat pertahanan dan kekuatan seranganku masing-masing. Tapi itu belum selesai. Aku melepaskan kabut mana, menyalurkannya ke rapier, mengompresi dan membentuk kabut mana hingga membentuk bilah semu yang saling tumpang tindih dengan bilah nyata. Membaur dengannya.


"Higher Magic."


Tubuhku mulai terjatuh. Aku merapatkan kakiku, mulai memutar tubuhku seperti sebuah gasing. Dan ya, akhirnya ...


"Aku nyatakan dan ‘kan jadi nyata, mati. Strengthen Damage."


... Mantra terakhir dilampirkan. Bilah rapier, yang seharusnya tidak cocok dalam membelah sesuatu mulai menusuk, masuk ke dalam dan memotong, mengiris beberapa Ratfolk di tempatku terjatuh, membuat tubuh mereka mulai menjatuhkan kabut hitam.


———

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan like, komen agar saia terus semangat. Oh, share dan fav jangan sampai ketinggalan jika suka ya.


__ADS_2