
Apa yang kamu inginkan?!
Aku memekik dalam hati, bersiap menghadapi serangan pikiran seperti sebelumnya. Namun, itu tidak pernah datang meski suara-suara samar seperti sebelumnya terus berdatangan seperti mengisi sebuah lubang.
Sensasi ini lebih seperti saat aku menggunakan Primal Curses • Rebirth sebelumnya.
—Jangan terpancing emosi, dengarkan diri ini sejenak.
Ugh ... sekarang apa? Haruskah aku menggunakan Anti-Espirit segera?
—Diri ini tahu dirimu tidak akan mempercayai diri ini. Tapi Dirae, diri kita memiliki satu tujuan yang sama sekarang.
Tahu ya, kepercayaanku jatuh ke nol tahu.
Aku mundur, menghindari serangan Augusta lagi menjaga jarak sejenak dengan terus menurunkan kabut abu-abu kecokelatan, kabut Primal Curses • Decomposition.
Jika aku tetap memaksakan diri dalam jarak dekat, aku tidak akan dapat bertahan apalagi dengan gangguan suara Megaera di kepalaku, ya. Tapi ...
—Bicara dalam lain hal, diri ini dapat membuka penghalang yang mencegah penggunaan kemampuan aktif apa pun sekarang.
Kenapa kamu tidak mengatakannya dari tadi?!
... Suara Megaera tetap memancing reaksiku.
—Itu akan membuat Undead dari Vampire itu dapat meregenerasikan dirinya. Bagaimanapun, makhluk seperti itu menyerap energi dari lingkungan sekitar untuk meregenerasi dirinya. Dirimu juga melakukan hal yang sama sebelumnya 'kan?
Eh? Yaa, kapan?! Ah ....
—Benar. Saat dirimu menyerap serpihan-serpihan roh itu.
... Yaa?
Saat aku menyerap eg— serpihan roh sebelumnya, itu memulihkan Satiation yang merupakan dasar pemulihan bagi semua jenis sumber biaya dari Skill normal. Apakah itu rahasia dibalik kemampuan Undead untuk tidak kenal lelah?
"Ini buah simalakama, kah?"
Jika aku membuka penghalang, yang mungkin Megaera dirikan aku memang dapat menggunakan sihir tapi itu juga membuka kembali kesempatan Augusta untuk beregenerasi secara bebas. Yaa, itu membuat pertarungan jangka panjang semakin tidak menguntungkan bagiku.
Tapi, jika aku tidak melakukannya kondisi saat ini masih akan tetap bertahan. Kondisi di mana aku harus menghadapinya langsung secara fisik —yang jelas bukan kemampuan utamaku— dan dari kerusakan yang kuberi ... itu akan menjadi sangat lama.
—Sebenarnya ada satu sarana yang tersedia.
Aku merasakan hal buruk di sini. Kamu tidak akan mengatakannya sebelum aku setuju bekerja sama denganmu, kan?
—Seperti yang diharapkan dari Dirae. Dirimu cukup cepat mengerti juga, seperti yang diri ini harapkan.
Beri aku waktu berpikir sejenak. Dan ya, jangan ganggu sampai saat itu, oke?
—Diri ini harap dirimu tidak memikirkannya terlalu lama.
__ADS_1
Aku mengambil napas dalam saat suara Megaera mereda. Suara-suara samar lain masih terus terdengar, jadi gunakan Primal Bleses • Anti-Espirit untuk menghapus mereka sambil menjaga nyala api keunguan si Megaera.
Mendekati Augusta sekali lagi. Aku memukulnya dengan beberapa gerakan yang pernah kupelajari sewaktu kecil. Membuat tongkat besiku melengkung dan memukul bagian yang dituju secara akurat.
"Tapi tidak dapat disangka bahwa aku akan menggunakan ini di sini."
Yaa, ini memang lebih efektif digunakan pada keberadaan bukan manusia, jadi apakah ini memang kegunaannya?
Bagaimanapun, kendalikan dan sebarkan kabut kuning keunguan ke bagian mana pun tongkat besiku menghantam. Membuat gelombang yang menyebar ke seluruh tubuh.
Yaa, ini lebih mudah karena gerakan-gerakan itu memang memiliki efek penyebaran dampak secara luas ke seluruh tubuh.
Lemparan proyektil mengarah padaku, mundur sejenak dan berbalik arah dengan bantuan sayap. Sebelum berbelok secara tajam, kembali menusuk cepat. Sayapku benar-benar menjadi sangat berguna ya. Aku benar-benar berharap dapat membawa ini ke dunia nyata.
Gerakan serupa terus kulakukan dan itu memang membantu melawan Augusta tapi juga tidak terlalu efektif. Aku pum tidak berani melakukan penilaian, efek serangan balik pasti cukup besar untuk mengurangi HP-ku hingga setengah atau bahkan lebih.
Yaa, Megaera? Halo, halo, kamu tidak ikut menghilang 'kan?
—Tentu tidak. Tapi itu cukup berbahaya bagi diri ini, Dirae.
Ya, ya. Aku menyetujui untuk bekerja sama.
Itu yang kupikirkan, tidak ada salahnya mencoba.
Tapi garis bawah ini. Jika kamu melakukan sesuatu yang mencurigakan, aku dapat menggunakan Anti-Espirit padamu tahu.
—Baiklah, itu masih dalam taraf yang diri ini dapat terima.
Bang!
Yaa, aku koreksi. Serangan fisik dalam intensitas tinggi berhenti. Setidaknya, setidaknya karena Augusta masih dapat melemparkan proyektil mayat laba-laba tikus meski tidak sebanyak sebelumnya.
Baik. Terus hindari itu sembari berkomunikasi dengan Megaera.
—Apa dirimu tahu apa itu Spirit Magic?
Dia bertanya, tapi ... Spirit Magic, sihir menggunakan roh? Uhhh, aku menjawab itu secara bahasa tapi apa itu benar?
—Secara kasar.
Sepertinya tebakan itu benar, diriku.
—Tidak. Apa yang dirimu katakan tidak dapat dikatakan benar dalam menjelaskan apa itu Spirit Magic, tapi juga tidaklah salah secara keseluruhan.
....
—Dirimu tahu, sihir itu, Spirit Magic menggunakan Mana yang dirimu miliki dan mengirimkannya ke suatu roh yang ditunjuk. Mengubah roh tersebut menjadi keberadaan yang mengganggu tatanan alami dan—
"Membuat sihir yang dimaksud pun terjadi, ya," sambungku pada perkataan Megaera. "Tapi apa itu dapat bekerja dalam penghalang ini? Seperti yang kamu katakan, penghalang ini menghalangi penggunaan Skill bukan."
__ADS_1
—Dirimu tahu, penghalang ini hanya menahan bentuk keberadaan energi di luar, bukan keberadaan energi dalam suatu makhluk Itu sendiri. Dan Spirit Magic, yang mengubah entitas roh itu sendiri kemungkinan tidak akan terhalang.
"Jadi itu rencanamu, ya? Tapi, aku bahkan tidak menguasai Spirit Magic tahu."
—Karena itulah diri kita harus bekerja sama. Bagaimanapun, diri ini dapat menggunakan salah satu sihir api skala luas yang diri kuasai.
-Sangat memuakkan untuk mengakui ini, tapi sayangnya diri ini masih belum terlepas secara penuh. Tapi ini ide bagus 'kan? Alih-alih membuat dirimu melatih jenis sihir itu dari awal, dirimu dapat menggunakan diri ini sebagai roh yang dimaksud karena bagaimanapun, diri ini tetaplah entitas roh.
-Diri ini akan menangani penyusunan mantra yang akan dibuat di dalam roh diri ini sendiri sementara dirimu memegang kunci aktivasi dengan biaya yang ditanggung bersama. Lalu, Dirae. Apa dirimu menyetujui ini?
Ini masih bertaruh tahu.
—Lebih baik daripada tidak sama sekali.
Aku tertawa kecil. Mungkin inilah ego, diri asli Megaera tanpa pengaruh ego lainnya, ya.
"Baiklah, aku menyetujui ini tapi kamu harus menjelaskan semua dan mengapa sebelumnya kamu menyerangku setelah ini, tidak, haruskah itu menjadi kalian (?). Yaa, penolakan pun tidak apa-apa karena Anti-Espirit sepertinya cukup untuk menghentikanmu."
—... Baik ....
"Huh ... sudah diputuskan, ya?"
Aku mulai berkonsentrasi untuk memulihkan MP. Ini akan lebih menguras tenaga karena persiapan itu sepertinya akan memakan waktu dan dibuat didalam diri sendiri. Tapi, berapa banyak sih kemampuan Megaera hingga dapat memblokir penggunaan Skill seperti ini?
—Hm? Jika dirimu ingin tahu sepertinya diri ini memiliki sekitar empat puluhan Skill normal dengan rata-rata berada di tingkat lanjut dan beberapa di tingkat puncak. Meski banyak yang telah beku atau terkena penurunan setelah diri ini tewas.
Aku menahan napas dan dadaku sesak setelah mendengar itu.
—Dirae?
"Ti-tidak, tidak apa-apa." Siapa Megaera itu sebenarnya ...? “Dan jangan baca pikiranku."
—Itu tak terhindarkan selama diri kita masih menempati satu tubuh.
"Bagaimanapun, lakukan apa yang kamu butuhkan dan aku akan melawan Augusta dari jarak dekat."
Bagaimanapun, terdapat pengurangan kerusakan untuk mereka yang berada di bawah Power Level yang dimiliki, dan Augusta jelas di atasku.
"Saatnya ini segera berakhir," kataku sebelum meluncur jatuh. Bahkan jika rencana ini memiliki kemungkinan besar untuk berhasil, aku akan tetap memotong kemungkinan kegagalan.
Yaa, bahkan jika itu sangat, sangat, sangat sedikit.
———
Penjelasan penghalang yang menahan penggunaan Skill (Nama sementara) sejauh yang diketahui.
Ini adalah salah satu kemampuan dari Megaera De Extinct yang bertahan bahkan setelah kematian. Dia dapat menciptakan penghalang (barier) berbentuk kubah dengan radius yang belum dipastikan, tapi jelas lebih dari 50 meter (luas ruangan tempat pertarungan terjadi).
Memiliki sistem kerja yang menghalangi pelepasan energi dan bahkan merusak tatanan energi itu sendiri di lingkungan yang terpengaruh. Membuat penggunaan Skill apa pun yang memengaruhi keberadaan di luar tubuh tidak efektif. Dan sepertinya itu tidak berpengaruh untuk Skill yang memengaruhi diri dari dalam (Contoh : Increase Healing dan Physical Strengthening).
__ADS_1
*Jangan lupakan lupa dukung dengan menekan tombol like di setiap akhir chapter, ya*