Soul Monarch : Eclipse Feast Online

Soul Monarch : Eclipse Feast Online
Rebirth, Mutation


__ADS_3

Aku melihat lengan hitam besar itu berayun padaku dengan cepat saat tubuhku tidak dapat bergerak sama sekali dan—


Bam!


Tinju itu menghantam tubuhku dengan keras bersama rasa sakit yang datang. Yaa, bar HP-ku kosong dalam sekejap mata dan aku melirik Augusta (?) sekali lagi dalam kebencian. Ini bukan taraf ketidaksenangan lagi.


Namun, pemberitahuan kematian tidak terdengar seperti biasanya dan yaa, aku melihat diriku sendiri (Dirae) terbujur kaku dengan luka parah karena hantaman tersebut.


Kenapa?!


Pikirku kacau, tidak dapat berjalan dengan jernih seperti biasanya. Yaa, ini juga karena aku terus melakukan ekspansi kesadaran juga sih.


Dan tepat sebelum aku dapat menenangkan diri, butiran pasir keunguan tersedot ke arahku seolah bintang yang tertarik ke dalam lubang hitam. Butiran-butiran pasir itu berkumpul, bersama dengan suara-suara samar yang kembali hadir di kepalaku.


Aku mencoba memperhatikan diriku sendiri dan— Yaa, tubuhku ternyata menjadi agak transparan, ini seperti tubuh roh. Beragam dugaan muncul begitu saja layaknya benih yang tumbuh, membuatku memikirkan beberapa yang layak segera sebelum akhirnya yakin akan satu kemungkinan.


Kalau begitu, aku akan kembali!


Aku mencoba menggunakan beberapa Skill yang kumiliki tapi hanya Ex-Skill yang dapat kugunakan bersama Magic Mastery. Jadi aktivasi via pikiran lah yang dapat digunakan, ya?


Menggunakan Primal Curses • Rebirth, aku menyedot lebih banyak pasir keunguan (ego samar) ke dalam diriku. Memulihkan beberapa bagian tubuh yang rusak sesuai dengan luka yang diderita, menyebabkan suara-suara samar itu membengkak.


Selanjutnya, yaa, gunakan Primal Bleses • Anti-Espirit untuk menghapus ego samar dari suara-suara itu. Dan—


"Aeee ... oooiu'—!"


Suara tidak jelas mulai dikeluarkan tubuhku yang seharusnya telah tewas saat aku (ego) masuk ke tubuhku sendiri. Aku berusaha menyalurkan egoku secara sadar, menggunakannya mengendalikan tubuhku, mengambil alihnya secara penuh.


Yaa, seperti apa yang Megaera ingin lakukan sebelumnya. Juga ini cukup sulit, rasanya seperti mengendalikan boneka dengan tali.


Bagaimanapun, ini adalah tubuhku sendiri tahu. Jadi yaa, tidak akan masalah oke. Itulah yang kupikirkan, namun—


[Path Code OR-3849 telah dilanggar! Path baru terbuka, pengaksesan Path Code OR-3845 telah terdeteksi!]


[Mendapat 6 dari total 21 persetujuan untuk mengakses Path Code. Kondisi telah terpenuhi.


Path Code OR-3845 dijalankan]


Pemberitahuan aneh muncul. Kebingungan datang tapi dengan segera menghilang saat lebih banyak butiran pasir keunguan (ego-ego samar) berkumpul kepadaku. Aku harus fokus pada ini terlebih dahulu.


Bar HP-ku— Tidak, seluruh bar status yang sebelumnya kosong mulai kembali terisi secara perlahan dengan kecepatan tinggi. Tidak hanya itu, alih-alih pemulihan tersebut mengonsumsi Satiation, pemulihan ini justru juga mengisinya.


Terasa tepat seperti saat aku kembali spawn setelah kematian, yaa. Meski aku tahu dengan jelas bahwa ini berbeda.


Yaa, suara-suara samar itu, yang muncul akibat ego samar terus terngiang di kepalaku, mengganggu fokusku. Mengaktifkan kembali Anti-Espirit, aku menekan mereka semua dengannya, menjadikan hanya aku, diriku lah satu-satunya yang tersisa. Lalu ...


"Ha ... Ha ... Ha ... Ha ...."

__ADS_1


... Napasku kembali. Tidak seperti saat aku berusaha mengendalikan tubuh dengan sebuah tali, kali ini, tubuhku benar-benar dikendalikan secara alami, ya. Kondisi fisikku pun pulih ke keadaan penuh walau itu tidak berlaku untuk kondisi mental yang terus kelelahan.


"DHAMPIREEEEEE!" teriak Augusta mendekat.


Apa dia masih marah padaku yang tidak mati (?) karena serangannya sebelumnya? Dari luar itu memang tidak memakan waktu lebih dari 10 detik tapi .... Tsk, sungguh orang yang pendendam.


Yaa, karena itulah selesaikan dia sekarang dan untuk selamanya, diriku.


Aku ingin melakukan itu, tapi tidak mungkin aku dapat melawannya sekarang, perbedaan Power Level kami terlalu jauh. Kalau tidak salah dia C Rank 'kan?


Jika memang seperti—


"Waktunya aku akan meningkatkan Rank, ya."


Aku telah memenuhi prasyarat untuk naik ke Rank E, itu kusadari saat melihat kolom Power Level dalam status menyala seperti sebuah Quest yang berhasil diselesaikan. Yaa, tepat saat aku mengecek kinerja Mana Break dan Magic Vocation.


Namun, karena aku tidak ingin terburu-buru, aku menahan diri untuk segera naik ke Rank E.


"Tapi ... yaa, ini keadaan darurat jadi ini adalah situasi pengecualian."


Tidak baik menjadi terlalu kaku. Aku membuka status, menekan kolom Power Level dan sebuah panel pun naik.


[Mulai usaha peningkatan Rank? Lanjutkan/Batalkan]


Tentu, setuju itu.


—Bertahan selama 20 menit melawan seseorang dalam ranah D Rank atau di atasnya.


—Pembunuhan pribadi pada 50 individu di tingkat E Rank.


*Selama waktu pemenuhan kondisi terjadi, diri akan mencapai titik kritis]


Apa-apaan dengan permintaan sulit itu?! Dan catatan itu mengingatkan tentang apa?


Yaa, tidak masalah sih. Oke, Clearer Quest Card, waktumu tampil telah tiba! Aku menggunakan itu, tapi tidak seperti harapanku yang berharap Quest kemajuan akan segera selesai, itu hanya dapat menghapus satu kondisi yang diperlukan.


Tidak perlu kecewa. Bukankah aku sudah bilang untuk tidak berharap banyak dari EFO? Ugh... tetap saja.


Yaa, hapus yang lebih sulit, pembunuhan pribadi 50 individu di tingkat E Rank. Ya, Aku juga tidak memiliki waktu dan tempat untuk melakukan itu dan tugas pertama dapat diselesaikan selama pertempuran ini berlangsung.


Yaa, selama aku dapat bertahan. Oke?


[Salah satu kondisi kemajuan telah berhasil dipenuhi]


"Ini belum cukup ...," gumamku menegaskan kondisiku sekali lagi.


Opsi untuk meningkatkan Skill dengan mengonsumsi pengalaman aktif telah kusegel. Aku masih memiliki kesadaran untuk menghindari kondisi terburuk atas Despena yang mungkin ada dibaliknya penggunaan pengalaman sebagian biaya.

__ADS_1


Aku melihat Augusta (?) sekali lagi, kecepatannya memang menurun karena tubuhnya yang seperti itu. Namun, kekuatan serangannya itu tidak akan berkurang terlalu jauh.


"Kalau memang seperti ini—"


Sekali lagi, aku mengumpulkan kabut, kabut Kutukan. Itu adalah kabut Primal Curses • Mutation dan aku menghibahkannya pada diriku sendiri.


Aku teringat perkataan Megaera sebelumnya. Bahwa dengan mutasi, suatu individu akan menjadi lebih kuat dengan resiko yang sebanding. Dan ya, aku akan mengambil resiko itu.


Rasa sakit menyerang, tapi itu berusaha aku tahan. Visiku penuh dengan halusinasi dengan dunia yang tampak terbalik. Yaa, dalam persepsiku itu tidak bertahan untuk waktu lama.


Aku merasakannya secara sadar bahwa tubuhku mulai memberontak, seolah ingin menjadi sesuatu yang lain dari asalnya. Jangan lawan, ikuti saja dan coba arahkan. Yaa, seperti tengah menggiring kawanan domba.


Rambutku yang sebelumnya hanya sebatas bahu mulai memanjang, sisi depan memang tidak terlalu jauh karena hanya beberapa centimeter, tapi bagian belakangnya terus tumbuh hingga mencapai pinggang.


Telingaku pun juga menjadi lebih panjang dan tajam, mungkin akan terlihat seperti tanduk sekarang. Senada dengan itu, kuku di jari-jemariku telah benar-benar menjadi sebuah cakar sepanjang 5 centimeter. Namun perubahan yang paling besar ialah—


Grak!


Sepasang sayap kelelawar tumbuh dari punggungku mengepak, menyingkap pakaianku. Membuat keseimbanganku berubah bahkan jika itu tidak terlalu besar, hanya 2,5 meter total. Namun, bagaimanapun itu—


"Saatnya menyelesaikan ini, Augusta," suaraku dingin.


[Primal Curses • Mutation telah menyebabkan mutasi paksa (semu) pada dirimu]


———


“Tinggalkan like, komen agar terus semangat. Share dan favoritenya jangan sampai ketinggalan juga. Oke?”


“Chuuuu!”


“Kralalaaa!”


“Humu, bener kata tikus.”


“KRALALAAA!”


“Iya, iya, kamu ikut ingengetin juga laba-laba.”


Jadi jangan lupa atau laba-laba tikus mengejar kalian ... 👻👻👻👻


Itu hantu, diriku.


🕷🐁 🕷🐁


Udah bener 'kan?


—_—

__ADS_1


__ADS_2