Soul Monarch : Eclipse Feast Online

Soul Monarch : Eclipse Feast Online
Selanjutnya, Menghadapi Ratfolk


__ADS_3

Ratfolk lainnya masih terlihat sedikit linglung atas apa yang terjadi namun tak lama kemudian.


"CHUUUUUUUUUUUU!"


Pekikan (cicitan?) amarah datang. Yaa, aku tidak perlu mesin penerjemah untuk mengetahuinya. Tapi tetap saja, apa yang kulakukan tidaklah berubah, ya.


Saat selesai berputar 360 derajat, memotong para Ratfolk, aku menendang mundur. Merentangkan tanganku dan melepaskan Mana Bullet. Aku mencoba sedikit memutarnya seperti yang kulakukan pada bola-bola kabut mana, dan ya, itu berhasil menambah kecepatan akselerasi lebih jauh lagi.


"Huh ...."


Napasku melambat saat kesadaranku mulai terus menerus melakukan ekspansi lebih jauh lagi tanpa kusadari. Ini tidak bagus, yaa, kontrol itu, diriku.


Nilai HP-ku masih berada di ranah bahaya. Bahkan jika kutelah menghindari kekuatan mematikan serangan bola racun sebelumnya dengan melompat, tapi berkat itu pula HP-ku tetap mengalami penurunan saat jatuh dari ketinggian itu. Yaa, di sisi lain, nilai MP masih aman sementara SP menjadi agak berbahaya.


"Lebih baik aku meminimalkan gerakan mulai sekarang."


Aku terus melepaskan Mana Bullet, sementara itu berkat kehadiran Mana Board, tingkat penghindaranku menjadi lebih tinggi dengan konsumsi SP terendah sejauh ini.


Mantra ini (Mana Board) memberikan daya dorong saat papan yang tercipta diinjak, mungkin dalam aplikasi seharusnya dijadikan seperti apa yang kulakukan pada lempengan kabut mana, tapi aku dapat menggunakan ini sebagai sarana melarikan diri.


"Satu lagi Spells Skill yang baik."


"CHUUUU!"


Ratfolk memekik saat melihatku dapat berpindah-pindah tempat dengan leluasa, mata merahnya semakin menjadi-jadi saat dia melemparkan lembing demi lembing tulang. Yaa, itu tidak berhasil mengenaiku. Sementara familiarnya ... oke, jumlah para tikus-tikus itu telah menjadi semakin sedikit, kurang dari seperenam aslinya.


Dan saat menyadari bahwa metode serangan biasa tidak efektif bagiku—


"CHUUUUU! CHU, CHUCHU CHUU CHHUUUU!" Salah satu di antara mengisi daya ke arahku dengan cicitan tak menyenangkan dalam kecepatan tinggi.


Bagaimana bisa kaki sependek itu dapat bergerak secepat ini? Yaa, jangan tanya aku, misteri kenapa tikus-tikus putih kecil lebih cepat daripada tikus besar hitam saja aku tidak mengetahuinya, ya.


Apa yang jelas bagiku sekarang adalah aku memiliki tugas untuk menyelesaikan Ratfolk itu. Dengan lengan pendeknya, dia menyodorkan tombak, berusaha menusukku tapi itu tidak mengenai apa pun saat kumelangkah mundur.


"Strengthen Damage. Mana Bullet," kataku saat melepaskan serangan balasan.


Selain itu, jangan pernah lupakan bola— Tidak, yaa, dalam kesempatan ini jarum kabut mana akan lebih efektif dan terus tusuk bagian pengindraan Ratfolk.


Ratfolk membalas, dia mengayunkan tombaknya dan dukungan dari rekannya pun diterima. Para Ratfolk yang tidak memilih maju dan menghadapiku secara langsung mulai melempar lembing, bahkan jika tak mengenaiku itu sukses merusak keleluasaanku dalam bergerak.


Yaa, itu seperti tengah menggiring domba ke kandangnya dan aku tidak menyukai perasaan itu.

__ADS_1


"CHUUUUU!"


"Chuu, Chu chu!"


"CHUU, chuchu chu. Chuu!"


Oke, mereka saling berkomunikasi dan aku tidak menyukai apa pun yang tengah mereka bahas. Walaupun aku tidak dapat mengerti, itu terasa berbahaya, ya.


Aku mengayunkan rapier, mengarah ke leher tikus. Aku tidak pernah ingin menusuk dadanya karena meskipun itu titik kritis (karena jantung) tapi tingkat pertahanan di tempat itu lebih tinggi. Kalau begitu, yaa, coba padatkan mana dan buat bilah semu yang saling tumpang tindih seperti sebelumnya, itu membuat tingkat kerusakan yang dapat kuberi meningkat.


Memutar langkah, aku membuat Mana Board dan menuju ke tempat lain. Tentu saja, ke tempat di mana para tikus itu berada, ya.


Masa pakai bilah semu yang akan kadaluwarsa kukembalikan. Yaa, sementara jarakku dengan mereka masih jauh, lepaskan tombak kabut mana dengan lampiran Mana Power dan Higher Magic secara berurutan, meningkatkan kerusakan dengan menghancurkan para Ratfolk yang tersisa.


Saat jarak antara diriku dan Ratfolk menyempit, aku mulai mengayunkan rapierku. Namun—


"CHU!"


Mereka, tidak, aku juga sedikit tersentak oleh Megaera yang tiba-tiba muncul begitu saja dan memekakkan bunga darah.


"CHUUUUUUUUUUUUUUUU!" teriak Ratfolk terakhir sebelum kabut hitam jatuh dari tubuhnya.


"Kerja bagus, Murid."


"Yaa, ya, umm?" balasku kebingungan sebelum menatap Megaera di depanku dengan curiga.


"Oleh sebab apa dirimu malah memberi pandangan semacam itu pada diri ini? Apa karena dirimu kagum oleh kehebatan diriku?"


"Tidak .... Yaa, tidak apa-apa."


Oke, ini Megaera asli. Aku sebelumnya curiga kenapa dia bersikap cukup baik untuk tidak mengemukakan sesuatu yang aneh, tapi dia masih menyebalkan. Yaa, ini asli.


"Jadi, selanjutnya apa yang harus kita lakukan?"


Aku bertanya pada pokok permasalahan. Yaa, jika hanya ini, Megaera tidak akan memberikan Quest, kurasa dia masih dapat mengatasinya sendiri. Dan seolah meyakinkan diriku, Megaera terlihat mengangguk.


"Ternyata dirimu cukup tajam juga," balasnya.


Huh, aku memang tajam tahu.


"Kalau begitu kenapa pengenalanmu akan aura bahkan belum naik sedikit pun?"

__ADS_1


Ekspresi tenangku serasa akan jatuh. Itu sakit ... satu lagi masalahku disodok olehnya. Dan saat aku seperti ini, aku mendengar sebuah dengusan ringan.


Hei? Yaa, itu berasal dari kamu 'kan Megaera?!


"Yaa, katakan saja sekarang harus melakukan apa."


Selalu ingat peraturan saat berbicara dengan Megaera. Jangan membalasnya atau kamu akan semakin merasa kesal. Aku mengangguk secara batin pada pengingat dari diriku ini.


Megaera mengangguk sebelum menatap ke arah barat. "Kalah begitu, lebih baik diri kita mulai berjalan. Lebih baik sampai di sana sebelum malam."


Baiklah. Yaa, ikuti saja dia. Ini memang gayanya, daripada menjelaskan semuanya secara sistematis sebelum memulai sesuatu, dia menuntut seseorang menjadi dinamis. Untung saja aku cocok akan hal itu. Mungkin.


"Dirimu telah melihat adanya Ratfolk di antara diri mereka bukan?"


Megaera, yang melihatku mengangguk pun meneruskan penjelasannya.


"Dengan kepribadianmu, kurasa kamu tidak akan berpikir itu muncul dari tikus-tikus yang telah dewasa. Bahkan jika itu mungkin, tingkat mutasi dengan frekuensi setinggi itu hingga menghasilkan puluhan Ratfolk sebelumnya membuat itu mendekati mustahil."


Mutasi? Aku memang menyangkal bahwa Ratfolk dan tikus itu adalah kelompok yang sama, karenanya aku menggunakan kata 'hewan peliharaan' pada para tikus saat dikepalai Ratfolk. Tapi ada apa dengan istilah ini? Aku bahkan tidak tahu bagaimana mutasi itu di EFO, tapi tetap dengarkan.


Yaa, satu-satunya hal baik dari Megaera adalah dia seperti gudang kebocoran informasi bagiku.


"Diri ini akan memberi tahu dirimu satu hal. Dirimu benar, Ratfolk itu bukanlah bagian dari para tikus-tikus sebelumnya."


Megaera kembali menatap ke depan. Gerakannya menjadi lebih tersembunyi dan aku pun mengikutinya. Namun, setelah mengikutinya dalam kesunyian selama 50 menit napasku seolah ingin terhenti untuk waktu lama saat melihat apa yang tersaji di depanku.


Sebuah bangunan yang memiliki bentuk dan nuansa aneh terlihat. Namun, yang lebih membuatku terdiam adalah Ratfolk, para Ratfolk mendirikan tenda-tenda sederhana yang mengelilingi bangunan aneh di tengah.


"Para Ratfolk itu, berasal dari perkampungan ini," pungkas Megaera membenarkan dugaanku.


———


Penjelasan Skill, increase Healing (dari hasil Basic Appraisal).


[Increase Healing


Activation : Always


Cost : Peningkatan konsumsi Satiation (kecil)


Setiap sel dalam dirimu sangat aktif, meregenerasi satu sama lain dengan sangat cepat tapi itu membuat masa hidupnya pun lebih singkat. Meningkatkan jumlah pemulihan dasar Health Poin (15-30%)]

__ADS_1


__ADS_2