Soul Monarch : Eclipse Feast Online

Soul Monarch : Eclipse Feast Online
Arkemi itu ... Arkemi


__ADS_3

Berjalan mengikuti arahan Oku ke area yang dimaksud, kami pun akhirnya membentuk party untuk mempermudah komunikasi.


Dan ya, entah kenapa itu diketuai olehku. Secara logis, aku berpikir seharusnya Oku lah orang yang akan memimpin tapi itu tidak terjadi.


Bagaimanapun, baik Arkemi maupun Oku tampakn tidak terima jika salah satu dari mereka menjadi pemimpin party. Dan karena itulah aku ditunjuk.


Membahas lebih jauh. Hal ini akan agak terasa aneh untuk dikatakan karena meski keputusan ini diambil demi mengurangi perdebatan yang mungkin akan timbul oleh keduanya. Mereka berdua dapat setuju dan sependapat tanpa menimbulkan keberatan pada saat menunjukku.


Jika kalian menyadari perdebatan kalian dapat mengganggu kenapa kalian tidak menyudahinya saja?


Haa ... mari menghela napas panjang untuk itu karena tampak akan sulit ‘tuk terjadi.


Ah, ngomong-ngomong tentanf fungsi party tetap terdapat di EFO meski itu tidak melindungi Pemain dari Friendly Fire. Dengan adanya fungsi party itu sendiri, sesama anggota dapat mengecek kondisi status anggota lain dengan lebih mudah.


Untuk komunikasi jarak jauh sendiri ... yaa, itu masih berupa bentuk teks jika kamu tidak memiliki Skill atau alat bantu seperti yang pernah Tal (Alissa) sampaikan. Meski pesan tersebut akan berada di saluran khusus yang diutamakan.


Sementara untuk jumlah maksimal anggota dalam satu party sendiri enam. Jumlah standar dalam sebuah game.


Yaa, karenanya sekarang aku dapat melihat status kasar keduanya.


Oku sendiri memiliki HP dan SP dalam jumlah yang cukup besar menurutku sementara MP-nya sendiri dapat digolongkan cukup rendah. Dia jelas adalah tipe pemain tempur fisik murni.


Sedangkan Arkemi sendiri memiliki nasib yang tak jauh berbeda dariku, HP-nya sangat rendah. Meski begitu, MP dan SP yang dia miliki sendiri tergolong cukup besar dan aku sendiri pun tidak yakin tentang cara bertarungnya.


Apakah Arkemi adalah Penyihir Slime? Tidak, itu terdengar seperti seorang penyihir (manusia atau lainnya) yang mengandalkan Slime.


Baik, buang pikiran tidak berguna itu.


Juga, menilik dari kejadian sebelumnya, Arkemi jelas membuat beberapa ledakan yang bersifat fisik jadi kurasa kemungkinannya menjadi penyihir cukup rendah.


"Baiklah. Kurasa kita perlu mengetahui spesialisasi masing-masing agar tidak melakukan kesalahan." Aku berkata demikian sambil bertepuk tunggal untuk menarik perhatian. "Aku sendiri ... yaa, singkat kata penyihir."


Dan raut wajah mereka terlihat tidak bisa dijelaskan setelah aku mengatakan ini.


"Apa aku mengatakan sesuatu yang aneh?"


Aku bertanya dan dibalas, "Mika tidak berbohong, 'kan?" Oleh Arkemi.


"Tidak. Aku tidak.” Aku menegaskan kembali hal itu pada mereka yang tak mempercayainya.” Yaa, aku memang memiliki beberapa Skill jenis fisik yang ditentukan oleh rasialku tapi kemampuan sihirku lebih baik daripada kemampuan fisikku, ya," sambungku berterus terang.


Yaa, setelah agak sedikit lelah meyakinkan keduanya, kini giliran mereka untuk memperkenalkan diri.


Dan seperti dugaanku, Oku adalah seorang penyerang jarak dekat murni sedang Arkemi adalah penyerang jarak jauh. Kemudian ...


"Agak sedikit tidak sopan untuk menanyakan ini tapi Dirae, apa kamu memiliki Skill peningkatan status pada rekan?"


"Aku juga ingin menanyakan pertanyaan serupa pada mika."


"Yaa? Kenapa kalian bertanya seperti itu?"

__ADS_1


... Sepertinya (sekali lagi) telah muncul sesuatu yang tidak biasa pada party ini.


"Panelku menunjukkan kondisi status aneh."


"Saya pun memilikinya," timpal Oku dengan nada serupa.


Mendengar keduanya, aku melihat panelku sendiri tapi—


"Apakah benar seperti itu? Aku tidak memiliki kondisi status tertentu yang ditunjukkan, ya." Aku berkata dengan ragu pada keduanya. "Dan apa kondisi yang muncul itu adalah status negatif?"


"Tidak. Sama sekali tidak." Oku menjawab kekhawatiranku.


"Jangankan status negatif, malahan itu adalah kondisi Buff yang meningkatkan beberapa statistik dasarku, tahu."


"Un. Apa yang dikatakan Slime ini benar."


Uhh. Aku cukup iri pada mereka ....


"Yaa, bolehkah aku tahu apa nama kondisi tersebut?"


"Sebentar." Mengecek panel ya sekali lagi, Arkemi pun berkata, "Strengthened Follower?" Dengan sedikit bingung.


Ah ....


"Maaf membuat bingung, tapi tampaknya itu efek dari Skillku."


Strengthen Followers, dari nama efeknya kurasa Skill inilah yang bertanggung jawab atas hal itu. Tapi ya, lupakan masalah itu sejenak, apa Strengthen Followers juga dapat bekerja seperti ini?


Satu kesamaan dari mereka adalah sistem menyatakan dengan jelas mereka menjadi pengikutku. Jadi ya, aku tidak merasa terlalu bingung oleh sebab Skill itu mulai bekerja.


Tapi ... ini pun bekerja pada anggota party? Apakah menjadi ketua party juga memenuhi syarat pengaktifan dari Strengthen Followers?


Harus diakui, agak sulit bagiku untuk dapat menebak secara pasti bagaimana Strengthen Follower bekerja karena efek darinya tidak berdampak langsung padaku. Efek itu lebih berdampak pada orang lain.


"Tampaknya aku belum memahami cara kerja Skill itu sepenuhnya." Aku bergumam.


Menyelesaikan kesalahpahaman ini, mereka berdua menghela napas dan kami pun mulai berjalan kembali dengan sedikit obrolan.


Hanya satu orang di antara kami yang agak sering berbicara, Arkemi. Tapi ... yaa, dia pun bukanlah orang yang benar-benar cerewet hingga akhirnya memilih diam setelah hanya menerima tanggapan minimum. Baik dariku maupun Oku.


Yaa, dan kini suasana di antara kami terasa agak sedikit canggung dengan kesunyian yang menggantung di udara.


Apakah ini tidak masalah? Aku sendiri biasa saja untuk tetap seperti ini tapi aku tidak yakin apakah mereka pun nyaman dengan ini.


Yaa, mengingat bagaimana cara kami bertemu sendiri pun telah terasa aneh bahwa kami dapat berhubungan secara normal setelahnya. Jadi ... yaa ... baik, aku merasa inilah batas terbaik yang dapat kami lakukan.


Hingga akhirnya ...


"Kalian semua mulai berhati-hatilah, saya menangkap beberapa suara gerombolan monster yang mendekat kemari."

__ADS_1


... Oku memecah kesunyian ini dengan laporannya.


Oh, telinganya itu benar-benar lebih tajam daripada dan tidak hanya menjadi hiasan saja, ya?


Ya, lupakan ketertarikan itu sejenak.


Kami sedikit beruntung tentang rencana untuk mengatasi gerombolan monster yang akan datang itu sebelum mengangguk setelah mencapai keputusan.


Baiklah ... ini adalah kali pertama aku bermain bersama orang lain jadi aku akan berusaha untuk tidak sampai membuat kesalahan fatal dan menjadi beban bagi keduanya.


Dan ya, kuharap miss komunikasi —yang adalah salah satu sebab utama kesalahan— tidak akan terjadi pada kami meski ini adalah kami pertama kami bekerja sama.


Aku berpikir demikian, bersiap dan mengeluarkan tongkat sihir pemberian dari Gereja 'Ymnar di tangan.


Aku merasa telah terlalu bergantung pada Megaera dalam beberapa waktu terakhir ini. Jadi ya, kali ini aku akan berusaha sendiri dan membuatnya tetap beristirahat.


Anggap saja sekaligus melatih kembali beberapa bagian diriku yang berkarat.


"Huh ...."


Hembusku sebelum mengambil napas dalam untuk menahan gugup.


Dan ...


"Hooookkkk!"


... Gerombolan monster itu pun tiba di depan kami.


———


Yeayyy update :v


Itu karena ketidak kemalasanmu, diriku.


Uhh, itu benar tapi ...


*tatapan tajam*


Tapi ...


*tatapan tajam*


Tapi ...


*tatapan tajam*


... Uhh, diriku akan berusaha up lebih konsisten.


Seperti yang diharapkan dari diriku.

__ADS_1


Tapi bo’ong. Hehe.


//Plak!


__ADS_2