
Aku mengangguk kecil. Puas dengan hasil ini, ini jelas lebih cepat dari apa yang kuperkirakan sebelumnya. Aku hanya membunuh beberapa tikus, tapi apa selama aku ikut andil bagian di dalamnya tetap dihitung meski tidak melakukan pukulan akhir?
Yaa, hasilnya baik jadi itu tak masalah. Hanya akan kugunakan sebagai pengingat untuk kesempatan selanjutnya.
Lebih penting daripada itu—
"Apa kubilang. Pilihanmu meragukan, Megaera."
Dan dia hanya memalingkan wajah. Apa dia malu?
"Sekali lagi dirimu melupakan sapaan Master."
Yaa, itu tidak mungkin. Dia hanya peduli dengan itu, 'kah?
Aku memilih diam saja. Yaa, kuhanya perlu tersenyum, anggap saja sama seperti saat aku tengah menghadapi anak kecil yang tidak mau mengalah. Itu terdengar baik, lagi pula aku sering menjumpai anak seperti itu.
"Dirimu benar-benar kewalahan oleh diri ini, ya?"
"Mana mungkin!"
Ahh yaa, pikiranku bocor sekali lagi.
Apa dia menganggap diamku sebagai tanda kekalahan? Aku diam hanya karena malas meladenimu, ya. Jadi apakah aku benar-benar tidak perlu mendorongnya untuk menjadi tikus percobaan?
Ini benar-benar terdengar baik tahu, sangat baik untuk kesehatan mentalku.
Ughh .... Bertahanlah sedikit lagi, diriku. Fight!
Aku mencoba mendekati salah satu mayat untuk menyimpannya tapi ...
"Lebih baik dirimu menghentikan apa yang dirimu ingin lakukan."
... Suara Megaera terdengar dari belakangku.
Kenapa? Apa ada bom bunuh diri di sana?
"Murid, apa dirimu bahkan tidak mengetahui bahwa kecepatan Undead terbentuk lebih cepat di dalam Dungeon?"
Eh? Benarkah? Yaa, apa karena itu di forum selalu diingatkan untuk hanya mengambil material yang diperlukan saja saat berada di Dungeon?
"Sepertinya tidak," katanya sambil menyipitkan mata di balik topeng itu. "Karena itulah dirimu bahkan tidak mengetahui apa itu aura."
Dia puas mengatakan demikian dan mulai membakar mayat tikus yang tersisa dengan sihir api. Itu jelas berbeda dari Fire Ball yang pernah dia tunjukkan sebelumnya.
Tapi apa aura kini menjadi nama kedua bagiku? Hei, ejekan itu tidak lucu lagi. Yaa, itu tak pernah lucu sedari awal.
Megaera meninggalkan mayat tikus dan mengambil pintu di sisi kiri yang telah rusak — tempat Ratfolk sebelumnya menyergap. Aku mengikuti dan mulai kembali melangkah, sementara perhatianku teralihkan pada panel.
Yaa, periksa saja Skill Intermediate Non-Elemental Magic Mastery. Itu lebih baik daripada memperhatikan Megaera —yang hanya menambah kekesalanku.
[Intermediate Non-Elemental Magic Mastery
__ADS_1
Activation : ×××× Variated Key (tergantung pilihan)
Cost : ×××× Mana Poin (tergantung mantra)
Mulai meninggalkan sifat elemental, mengurangi keberadaan sihir yang dapat mengganggu hukum fisik (efek fisik dari sihir -15%). Sementara itu, perilisan keterkaitan fisik telah meningkatkan kekuatan di ranah psike ke tingkatan selanjutnya (efek psike dari sihir +12,5%)]
Yaa? Kenapa peningkatan efek sihir turun menjadi 12,5%, seperti saat itu masih sebagai Basic Magic Mastery berada di level 25?
Aku membuka forum, mencari thread tentang pengembangan Skill dan .... Uhh, sudah bisa ditebak bahwa EFO memang seperti itu. Setelah pengembangan kekuatan Skill akan sedikit turun dengan imbalan tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi.
Yaa, bahkan Skill jenis Art's, Spells, dan Techniques yang memiliki efek bonus jika menggunakan Art, mantra, atau teknik di dalamnya juga tidak masuk dalam pengecualian. Pukul rata, ya.
Untuk apa itu variated key dalam Magic Mastery, itu adalah kunci aktivasi yang dapat dipilih oleh pengguna sendiri. Seperti ada beberapa orang yang menggunakan gerakan klasik, mengangkat tongkat sihir. Atau mungkin mengatakan sesuatu seperti 'lepaskan'.
Itu semua adalah tanda perilisan kabut mana yang akan digunakan untuk penyelesaian lingkaran sihir geometris selama cast mantra. Itu ibarat cast mantra adalah sebuah pipa dan bola kabut mana adalah air.
Saat cast mantra dimulai, itu ibarat menyusun pipa-pipa ke pola tertentu (pembentukan lingkaran sihir). Dan setelah siap, air dapat berjalan melewatinya kapan saja (pelepasan sihir).
Yaa, aku sendiri pada awalnya menggunakan gerakan jari, itu lebih cepat kecuali terkadang digunakan tanpa sadar di luar pertarungan. Tapi setelah mengetahui keberadaan Mind Key, aku menggantinya ke pilihan tersebut.
Hanya jenis aktivasi dimiliki lah yang dapat dipilih —meski bentuk tindakan atau perkataan dapat disesuaikan. Dan yaa, satu bulan (waktu nyata) setelah pemilihan, bentuk aktivasi tidak dapat diubah lagi. Itulah batasan dari Variated Key.
Karenanya aku senang memiliki Primal Curses • Decomposition, ya. Bahkan jika tak digunakan secara langsung dalam pertempuran itu memberi banyak manfaat.
Yaa, sebab itu pula aktivasi sihirku menjadi lebih cepat sekarang.
"Mana Bullet."
"CHUUAAAA!"
Itu adalah tikus hitam baru dengan enam kaki. Yaa, jenis baru. Sayang sekali aku tidak dapat membedahnya.
Dia berteriak kesakitan tapi segera kubungkan dengan rentetan tombak kabut mana. Apa cuma perasaanku atau tombak kabut mana semakin transparan? Yaa, mungkin efek lain dari Skill Magic Mastery baru ini.
"...."
"Kenapa, Mas-ter?"
"Tidak, tidak ada. Diri ini hanya sedikit terkejut."
Atas dasar apa? Uhh. Aku tengah bad mood, oke? Jadi yaa, jangan ganggu aku untuk sekarang.
Kami berdua menjelajah mansion, Dungeon ini lebih jauh, berlari ke kanan dan ke kiri. Sejauh ini hanya tikus yang dapat kutemui, dan beberapa jebakan. Yaa, itu terdiri dari material Dungeon jadi mungkin pembentukan jebakan terjadi secara alami? Entahlah.
Yaa, terdapat perbedaan, tapi secara keseluruhan, Dungeon ini masih tak memiliki perbedaan terlalu jauh dengan Hutan Quan walau terdapat beberapa variasi monster baru.
"Na~ Nana~ Nanananana~"
Aku bernyanyi ringan. Yaa, tidak pantas disebut nyanyian sih karena hanya bergumam dengan nada tertentu. Bagaimanapun, ini efektif untuk meringankan suasana hatiku yang 'sedikit', hanya sedikit, sangat sedikit kecewa karena hasil pengembangan Skill tak sesuai ekspektasi.
"Kraklalaaa!"
__ADS_1
Suara itu terdengar bersama segumpal bola benang terbang ke arahku.
"Mana Bullet."
Aku menembak peluru mana tapi itu hanya mampu mengurangi kecepatan bola benang tersebut, tak mampu menghentikannya. "Increase Speed."
Mundur dengan cepat aku mencoba melihat sosok di baliknya. "Appraise."
[Infectionous Tanglenea
Health Poin : 1.538 /1.540]
Aku melirik nama (Title sub ras) dan mulai menarik diri. Monster itu memiliki bentuk tubuh ramping dengan delapan buah kaki. Itu laba-laba 'kan?
Yaa, dia memiliki warna hitam metalik sementara bulunya hijau kemerahan yang cukup lebat untuk jenis laba-laba. Namun, selain itu semua masih dapat diterima sebagai ranah apa yang laba-laba dapat bentuk, kecuali antena yang mirip semut atau lebah dan kaki depan yang seperti sabit layaknya belalang sembah.
"Apa yang dirimu lakukan?! Cepat pergi saja dari sini!" teriak Megaera.
Apakah kita tidak perlu menghadapinya? Laba-laba hitam itu memiliki HP lebih sedikit dari tikus hitam tahu.
"Kenapa tidak kita hadapi saja?"
Lagi pula dia cuma sendiri. Dan ya, untuk serangan yang mungkin dia miliki, sepertinya dasarnya adalah penggunaan benang dan menggunakan sabitnya itu.
"Diri ini tak menyangka dirimu benar-benar sebodoh itu meski memiliki beberapa keterampilan aneh. Itu kar—"
Namun ...
"Kraklalaaa!" "Kraklalaaa!" "Kraklalaaa!" "Kraklalaaa!"
... Suara-suara baru muncul sebelum Megaera sempat menyelesaikan apa yang ingin dia katakan.
"Sepertinya keberuntungan diri kita buruk."
Megaera mengatakan sesuatu, tapi itu lewat telinga kanan dan keluar di telinga kiri bagiku. Yaa, penjelasan yang akan dia lakukan tak diperlukan lagi.
"Kraklalaaa!" pekik satu dari empat laba-laba hitam baru yang hadir.
Aku melihat antena di laba-laba yang pertama kami temui terus bergerak, sementara laba-laba lainnya memulai hal yang sama. Yaa, fungsi antena adalah organ reseptor pada kebanyakan jenis serangga.
Dan ya, itu artinya, dia (laba-laba hitam) dapat memanggil rekannya saat menemui musuh.
"Yaa, kuharap jumlah mereka tidak akan terus meningkat," harapku cemas. Ini hanya akan menjadi taktik lautan monster apalagi dengan ruang gerak sesempit lorong ini, ya.
———
Tiga Chapter untuk hari ini :)
Tikus : “Chu, chuchuchu chu chuuuuu~”
\=\=\=\=\=(jangan lupa like dan komentarnya~)
__ADS_1