
Aku menghela napas panjang sembari tersenyum saat menatap lambang States of Scuart di dadaku. Mau melihat berapa kali pun, seragam ini sangat cocok.
"Hei, Tuan Ranger. Jangan membuat senyum aneh, kamu sedang melakukan tugas wajib perdaba, 'kan?"
"Maaf, Lialia. Tapi, pakaian ini memiliki gaya militer yang khas kau tahu?"
"Itu benar. Sebagai seorang pria, aku memahami perasaanmu akan itu Leml," balas Gane mendukungku.
Aku mengangguk ringan pada Gane. Model seragam dari Ranger Unit Kota Houra sama sekali tidak buruk, tidak hanya berdasarkan performa tapi juga penampilannya. Ini tidak seperti baju kulit ataupun baju besi, tapi pakaian yang terlihat formal dengan sedikit sentuhan militer. Pada saat seperti inilah aku senang bahwa EFO tidak mengambil latar abad pertengahan.
Bahkan, meski dunia ini adalah dunia pedang dan sihir, baju besi jarang terlihat. Bukannya sama sekali tidak ada, tapi itu telah digantikan dengan baju yang terbuat dari tenunan benang logam yang membuatnya jauh lebih ringan. Bahkan jika itu hanya sebagai pakaian dalam —yang terlihat seperti kaos— perlindungannya cukup baik.
"Tapi ya, aku sungguh minta maaf atas kejadian sebelumnya."
"Tidak apa-apa. Itu juga tidak seperti kamu ingin melakukannya 'kan, Leml."
"Jangan membahas topik yang membuat suasana suram."
"Haa, maksudku. Meski kita bertiga sama-sama mendapat Despena, tapi karena itu pula aku diangkat menjadi anggota resmi kau tahu?"
Setelah aku mengatakan ini, kami bertiga menghela napas kecil. Apa yang aku maksud adalah kejadian pembunuhan keturunan Vampire yang ternyata adalah pemain. Itu bahkan menjadi topik hangat saat aku melemparkannya ke forum.
Jika itu adalah pemain matang, kami tidak akan terdapat masalah, tapi karena dia masih dihitung pemula kami mendapat Despena yang cukup berat. Untuk 2 hari (waktu nyata) ke depan, aku, tidak, kami tidak akan dapat meningkatkan level Skill sama sekali. Dalam EFO yang menjadikan Skill sebagai pusatnya, ini tentu berat.
Aku sendiri tidak masalah karena jam bermainku tidak banyak, hanya sekitar 4 jam sehari, tapi untuk Lialia dan Gane yang sepertinya menghabiskan waktu lebih banyak dalam game, itu akan memberi dampak lebih besar. Untung saja waktu penghitungan Despena terus berjalan bahkan saat kami log out, jadi dua hari ke depan kami akan menggunakan waktu ini sebagai refreshing.
Bagaimanapun, semua kesalahan itu terjadi karena aku tidak memperhatikan bahwa kursor keturunan Vampire itu adalah kursor pemain. Jelas itu kesalahanku. Kejadian itu membuat hubungan kami sedikit halus untuk sesaat, meski semua dapat kembali tapi aku tidak ingin mengalami itu lagi. Perasaan saat itu benar-benar sesak.
"Setidaknya berkat itu aku sadar bahwa aku harus memastikan apa yang terjadi, tidak terbawa emosi sesaat."
"Yah, ambil poin positifnya saja."
"Baik, sampai di sini saja pembicaraan ini. Kamu harus lebih memperhatikan Quest yang tengah kamu jalankan agar dapat menjadi Ranger yang bertanggung jawab, 'kan. Leml," ingat Lialia. Menegaskan kembali Quest kami kali ini.
Dia benar, tidak seperti Quest yang selama ini kami jalankan. Quest kali ini kami bertindak mandiri tanpa bantuan Penghuni, ini juga karena aku telah diangkat menjadi anggota resmi Ranger Unit setelah pembunuhan pada keturunan Vampire.
Entah itu baik ataupun buruk, meski Penjajaran kami sedikit berkurang dan mendapat Despena. Namun, tampaknya hal itu justru meningkatkan ketenaran kami di Kota Houra.
Namun, itu juga membuat kami harus melakukan Quest ini sebelum beristirahat untuk 2 hari ke depan. Jika aku bertemu dengan pemain keturunan Vampire itu lagi, aku akan meminta maaf.
"Kamu benar, Lialia. Selain itu, bukankah kalian akan menjadi anggota resmi satuan penyihir dan pasukan keamanan setelah ini?"
Gane mengangguk sedangkan Lialia membantah perkataanku.
__ADS_1
"Tidaklah sehebat itu Leml. Mungkin dalam kasus kalian memang seperti itu, tapi dalam kasus seorang penyihir itu jauh lebih berbelit-belit."
"Turut berduka cita," ucapku dan Gane bersama.
"Setidaknya aku akan memiliki akses bebas ke perpustakaan kota!" sentak Lialia marah sebelum memalingkan muka. Meningkatkan kecepatan berjalannya, dia mendahului kami.
Tampaknya itu menjadi topik sensitif baginya. Perasaan tertinggal benar-benar dapat memengaruhi orang, bahkan Lialia sekalipun.
"Gane, cepat kejarlah Nona Penyihir kita ini."
"Tidak mungkin tahu ...."
Aku tertawa kecil. Sekali lagi, Vanguard kita ini selalu kalah dari penyihir Lialia. Aku merasa tidak mungkin Gane akan menang dari Lialia untuk waktu lama. Dari tingkah mereka sejak awal, aku menduga bahwa mereka juga saling kenal di dunia nyata jadi itu akan jauh lebih sulit.
Itu bukan hal baik untuk bertanya tentang dunia nyata, jadi tetap diam dan perhatikan saja.
"Tapi, beban yang diberikan oleh seorang pemain yang bergabung dalam satuan kenegaraan cukup besar bukan?" Gane berkata, mengalihkan topik dari Lialia.
"Sepertinya benar juga. Terdapat kuota Quest wajib bulanan (waktu game), dan jika kita melewatkannya maka akan terdapat beberapa Despena."
"Meski sebagai gantinya kamu mendapat beberapa fasilitas tambahan."
"Benar ...."
"Karena itu pula kamu melamar menjadi pasukan keamanan setelah hubunganmu dengan para Penghuni naik karena itu bukan?"
Aku membalas Gane yang kini hanya tersenyum masam. Aku tepat mengenai sasaran.
Baiklah, cukup sudah bercandanya. Aku harus mengeluarkan perhatian untuk Quest ini, ini jauh lebih berbahaya saat kamu hanya sendirian. Aku sendiri masih hanya F Rank, jadi berlindung di bawah payung ini sama sekali tidak layak.
Aku mengalihkan pandanganku kembali ke depan, sebelum mendengar suara 'ding' dari sistem. Aku membuka panel dan melihat bahwa Lialia mengirimiku pesan.
Kenapa dia harus mengirimkan pesan padahal posisi kami berdekatan?
Aku membuka pesan Lialia dengan cepat dan membacanya.
—Gane, Leml, aku mendengar suara keras dari dalam hutan. Mungkin terjadi sesuatu tapi tidak mungkin bagiku untuk memastikannya. Kalian segera ke posisiku.
Aku menoleh ke arah Gane yang juga menerima pesan serupa.
"Sebaiknya kita segera menghampirinya. Aku merasa ada sesuatu yang akan terjadi."
"Tidak biasanya kamu seperti ini."
__ADS_1
Biasanya Gane akan senang karena terdapat acara tambahan, tapi tampaknya tidak kali ini. Mungkin dia belajar bahwa tidak semua acara tambahan itu baik dari pengalaman sebelumnya?
Tanpa banyak basa-basi lagi, kami mendekat ke lokasi Lialia berada. Dia cukup jauh dari posisi kami semula, apakah kecepatan penyihir memang setinggi ini?
"Gane, Leml," bisik Lilia memanggil.
"Apa yang terjadi?" tanyaku ikut berbisik.
"Aku tidak tahu dan karena itu pula aku memanggilmu. Coba lihat dengan Eagle Eye."
Aku mengangguk, mengaktifkan Eagle Eye dan akhirnya melihat monster humanoid mirip Triceratops. Aku memusatkan pandanganku pada monster itu, mengantisipasi apakah dia pemain.
[Trilhino (Hitam)]
Dan dia benar-benar monster. Aku memberitahukan pada Gane dan Lialia apa yang kulihat sebelum bertanya, "Apa kita akan mendekatinya?"
Mereka berdua berpikir sejenak sebelum mengangguk.
"Pastikan terlebih dahulu apa itu."
"Selain itu, kita dapat memperoleh informasi sebelum melaporkan ini pada Pusat Keamanan," imbuh Lialia, melengkapi pernyataan Gane.
Aku menuruti mereka. Membuntuti Trilhino hingga akhirnya dia berhenti di sungai, tapi kecepatannya sangat tinggi hingga kamu hampir tertinggal dan tak dapat melacaknya.
Saat kami melihat tubuh Trilhino, sekitar dalam jarak 700 meter ...
“DASAR MONSTER SIALAN ...!"
... Sebuah bayangan hitam melesat, menghantam tubuh Trilhino. Kami menahan napas, kecepatan bayangan itu melebihi apa pun yang pernah kami saksikan sejak memulai EFO.
Namun, seolah belum selesai. Bayangan hitam itu berkata lantang, "Sebagai Baronet dari Dawnbreak Vampire, Ramber Von Augusta tidak akan memberi maaf penghinaan yang telah kamu lakukan."
Tunggu! Apa yang dia katakan?!
———
Penjelasan Title, Opera Artist.
[Opera Artist
Setiap tindakanmu memesona orang lain, membuat mereka terkena akan keindahannya. Panggung bukan berada di tempat terbatas, tapi dunia itu sendirilah panggung yang sebenarnya, membuat pesona (kagum) yang diberikan pada orang lain meningkat (sedang)]
Opera Artist, ini adalah salah satu Title milik Ramber Von Augusta. Tercipta berkat kepiawaiannya dalam panggung sejak dia masih sebagai manusia, dengan kehadiran Title ini kecurigaan yang diarahkan padanya karena hanya aktif pada malam hari menurun.
__ADS_1