
"KRACLHUUUUUUU!"
Bos Dungeon itu, Infectionous Reas mengaum tinggi setelah merasakan ketidaknyamanan, menatapku, mengunciku sebagai target. Yaa, itu efek samping dari penggunaan Basic Appraisal padanya.
Di sisi lain, aku menggerang rendah karena rasa sakit, nilai HP-ku turun sebesar 20% akibat penilaian. Yaa, Aku memang sudah menduga akan ada efek seperti ini jika digunakan untuk monster di atas Rank tertentu, tapi tetap saja konfirmasi ini seperti menjadikan diriku sendiri tikus percobaan. Tidak menyenangkan.
"Defense Correction. Higher Resistance. Damage Absorption!" imbuh mantra berantai pada Megaera yang akan menyerang bos Dungeon tersebut. Juga ...
"Locked Mark."
... Salah satu dari dua mantra baru Enhancement Spells aku arahkan pada Infectionous Reas.
Yaa, cara kerja dasar mantra Locked Mark seperti Strengthen Damage, tapi ini tidak meningkatkan kerusakan penyerang tapi menandai target serangan yang akan menerima peningkatan kerusakan. Sedangkan Damage Absorption meniadakan kerusakan hingga sejumlah 5% HP penerima mantra dalam 10 detik.
"Influence!"
Dua belati di tangan Megaera berayun bersama, menusuk, memberi luka sayatan dalam satu garis spiral dari atas ke bawah.
"Fume Abnormal."
Megaera merapalkan mantra, membuat luka saya di seluruh tubuh Infectionous Reas mulai mengeluarkan asap putih bersama dengan bau terbakar kuat.
"Fume Realese!"
Bump!
"KRACLHUUUUUUU!" pekik Infectionous Reas. Dia menatap erat antara aku dan Megaera. Mungkin menentukan mana yang lebih berbahaya?
Dan saat dia bersuara lagi, keempat lengannya berayun secara bengkok dengan sudut aneh, menggapai Megaera yang berada di bagian belakang punggungnya meski itu tidak begitu berguna karena Megaera meloloskan diri dengan cepat.
Jaring benang lengket keluar dari ekor (perut laba-laba) Infectionous Reas. Dia berusaha menjerat Megaera sementara beberapa lingkaran sihir berwarna hitam terlihat mengambang di sekelilingnya, mulai berputar dan melepaskan beberapa sihir berbentuk tombak hitam pekat ke arahku.
"Hindari tombak itu bagaimanapun caranya, Murid!"
Megaera berteriak. Tapi tanpa diberi tahu pun aku tahu itu berbahaya, jadi fokuslah pada yang kamu lakukan Megaera. Yaa, aku memiliki banyak pijakan tersedia sedang kamu sendiri 'kan mengambang di udara tanpa satu pijakan yang dimiliki.
Yaa, sepertinya dirimulah yang harus lebih berhati-hati. Apalagi Penghuni tidak dapat bangkit lagi setelah kematian 'kan?
Namun, seolah menjawab keraguanku, tubuhnya berputar menghindari tombak yang mengarah padanya dan untuk jaring, itu dibakar habis oleh sihir api lainnya.
Yaa, sekarang giliranku. Aku mengambil napas dalam, merapalkan Increase Speed pada diriku sendiri dan dengan bantuan Mana Board mencoba mundur ke arah yang diinginkan. Jangan mengambil jarak terlalu jauh atau—
"Karalaclhuuu!"
__ADS_1
Yaa, jaring itu menembak ke arahku. Maksudku karena kamu dapat menembakkan jaring dari mulut lalu untuk apa perut laba-laba itu?!
"Fire Lance!"
Tombak api melesat, mengejar jaring itu dan membakarnya menjadi abu. Untung saja Megaera juga semi-caster atribut api yang merupakan kelemahan dari ras laba-laba, serangga pada umumnya.
"Terima kasih, Master," kataku saat juga mulai balas melemparkan tombak kabut mana.
Bagian tubuh yang tertutup ekskeleton sepertinya lebih kuat terhadap serangan menusuk atau menebas, jadi aku dan Megaera kompak mengincar sela persendian atau bagian tubuh Infectionous Reas yang tidak tertutup ekskeleton. Yaa, bagian itu tertutup bulu lebat jadi justru memiliki ketahanan terhadap serangan tumpul, tapi itu dapat diabaikan.
"Strengthen Damage."
Bola kabut mana besar kuluncurkan saat Megaera mulai menyingkir dari tubuh Infectionous Reas. Kemudian menyingkir sembari memperhatikan jalannya pertarungan Megaera, saat dia berada dalam bahaya, berikan Defense Correction atau Damage Absorption untuk memperkuat ketahanannya.
Yaa, terkadang itu tidak diperlukan, karena Megaera dapat menghindarinya. Tapi dalam situasi di mana Vanguard hanya dia yang memiliki HP tipis (dugaan). Aku merasa ini diperlukan.
"Kraclhuuuuuuu! Clhuu chlu!"
Infectionous Reas mengeluarkan suara aneh, mengentakkan kakinya dan—
"APA-APAAN ITU?!" Aku berteriak tanpa sadar.
Bagian perut laba-laba (ekor) Infectionous Reas terbuka bersama dengan hancurnya ekskeleton yang melindungi bagian tersebut. Jika itu saja, maka itu berarti kabar baik karena HP-nya pasti berkurang.
Namun ...
... Ribuan laba-laba hijau kehitaman dengan tubuh bagian atas seekor tikus— laba-laba tikus lahir, keluar dari telur yang membludak seperti busa dalam sekejap mata. Selain itu, terlihat bahwa telur-telur itu yang berukuran sebesar kelereng masih terus keluar dari ekor (perut laba-laba) Infectionous Reas.
Di sisi lain, tubuh Infectionous Reas sendiri mulai terkoyak, tercabik, terpotong menjadi bagian-bagian kecil yang segera masuk ke dalam mulut laba-laba tikus yang lapar. Tidak cukup sampai di sana, laba-laba tikus itu juga memakan sesama jenis mereka bahkan telur yang belum menetas!
Yaa, jujur aku bergidik ngeri. Bahkan aku yang tidak memiliki ketakutan khusus atau fobia terhadap laba dan serangga merasa bahwa bulu kudukku berdiri. Yaa, itu benar-benar ribuan tanpa dilebih-lebihkan, tahu?!
"Murid, menyingkir dari sana!" teriak Megaera seraya aku langsung menggunakan Mana Board untuk menjauh dari kerumunan itu sembari menembakkan bola-bola mana besar yang notabene memiliki cakupan wilayah serangan lebih kuat.
Ah! Jangan lupa lakukan penilaian pada itu, diriku. Kamu benar, aku.
"Appraise!"
[Infect Son (merah)
Communal Poin : 2.461 /2.591]
Aku sedikit tertegun. Yaa, apa tidak terdapat poin HP?! Hei, berikanlah sesuatu yang lebih familiar, manajemen!
__ADS_1
Lingkaran sihir besar terlihat mulai terbentuk di sekitar Megaera, mengelilinginya dengan cahaya merah terang yang membakar mata. Meski begitu, yaa, perhatianku tak dapat teralihkan dari hasil penilaian itu karena ...
[Infect Son (merah)
Communal Poin : 2.861 /3.064]
... Jumlah Communal Poin terus membengkak
[Infect Son (merah)
Communal Poin : 3.019 /3.301]
Lagi, lagi, dan lagi. Jumlah itu terus membengkak selama 5 detik hasil penilaian ditunjukkan, sejalan dengan visiku yang menangkap bahwa gerombolan laba-laba ini semakin meningkat jumlahnya.
Yaa, apa itu menunjukkan jumlah total Infect Son? Lalu apa mereka (satu gerombolan total) itu dihitung sebagai satu kesatuan, bukan beberapa individu berbeda? Jadi bagai—
"Murid, tingkatkan pertahanan dirimu ke titik tertinggi!"
Megaera berteriak, memberi peringatan padaku, segera memutus apa yang akan kupikirkan lebih jauh. Yaa, udara di sekitarnya agak bergoyang dan terus memanas, sepertinya mantra yang dia siapkan telah selesai.
"Defense Correction. Higher Resistance. Damage Absorption." Tiga mantra tipe pertahanan kuhibahkan pada diriku sendiri.
"Indigenous Sancti Flame!"
Lautan api mulai melalap para laba-laba tikus itu.
———
“Tinggalkan like, komen agar terus semangat. Share dan favoritenya jangan sampai ketinggalan juga. Oke?”
“Chuuuu!”
“Kralalaaa!”
“Humu, bener kata tikus.”
“KRALALAAA!”
“Iya, iya, kamu ikut ingengetin juga laba-laba.”
Jadi jangan lupa atau laba-laba (dan?) tikus mengejar kalian ... 👻👻👻👻
Itu hantu, diriku.
__ADS_1